Lantunan Sholawat Menggema di Semedo, SD Negeri 2 Semedo dan Warga Satukan Doa, Santunan, serta Semangat Hijrah 1448 Hijriah

 


PEKUNCEN - Cahaya lampu menerangi halaman SD Negeri 2 Semedo pada Sabtu (27/6/2026) malam ketika ribuan doa dan lantunan sholawat berpadu dalam suasana yang khidmat. Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, SD Negeri 2 Semedo berkolaborasi dengan RW 6 Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, menggelar Pengajian Akbar dan Sholawat yang tidak hanya menjadi perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, dan sinergi antara sekolah dengan masyarakat. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga, serta keluarga besar SD Negeri 2 Semedo.


Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan masyarakat ini menghadirkan makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial. Di tengah tantangan kehidupan sosial yang semakin kompleks, peringatan Tahun Baru Islam dijadikan ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai religius kepada peserta didik dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin sejak awal acara mencerminkan kuatnya semangat gotong royong yang masih terpelihara di lingkungan Desa Semedo.


Kepala SD Negeri 2 Semedo, Guntur Danang Sulistyawan, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti Pengajian Akbar dan Sholawat memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus mempererat hubungan sekolah dengan masyarakat. “Kami berharap kegiatan Pengajian dan Sholawat dalam rangka Tahun Baru Islam ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat karakter religius peserta didik, mempererat kebersamaan dengan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter,” ujarnya.


Salah satu rangkaian kegiatan yang paling menyentuh hati adalah penyaluran santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 13 anak yatim piatu dan 64 kaum duafa di wilayah RW 6 Desa Semedo menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian bersama. Penyerahan santunan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh rasa syukur, menjadi pengingat bahwa makna hijrah tidak hanya diwujudkan melalui perubahan pribadi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan.


Semangat berbagi tersebut sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menempatkan solidaritas sosial sebagai bagian dari ibadah. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diajak memahami bahwa keberkahan Tahun Baru Hijriah tidak hanya diukur dari kemeriahan peringatan, melainkan dari sejauh mana masyarakat mampu menghadirkan manfaat bagi orang lain. Kehadiran sekolah sebagai bagian dari penggerak kegiatan sosial menunjukkan bahwa lembaga pendidikan juga memiliki tanggung jawab dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.


“Momentum hijrah mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah menuju akhlak yang lebih mulia, memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebajikan, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama. Itulah pesan utama yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Saefulloh Makhlas, S.Pd.I., saat menyampaikan tausiah di hadapan jamaah.


Dalam ceramahnya, Saefulloh Makhlas mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik awal untuk memperbaiki kualitas diri, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia. Menurutnya, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih damai apabila setiap individu mampu mengamalkan nilai-nilai hijrah melalui sikap saling menghormati, tolong-menolong, dan menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan.


Suasana malam semakin syahdu ketika Group Hadroh El Yaman yang dipimpin Heri Abdillah mulai melantunkan sholawat. Irama rebana yang berpadu dengan lantunan pujian kepada Rasulullah SAW menghadirkan nuansa religius yang begitu mendalam. Para jamaah tampak larut mengikuti setiap bait sholawat yang dikumandangkan, sementara anak-anak hingga orang tua menikmati suasana penuh ketenangan dan kebersamaan. Kehadiran Grup Hadroh El Yaman juga memberikan kebanggaan tersendiri karena dipimpin oleh alumni SD Negeri 2 Semedo yang kini turut berkontribusi dalam syiar Islam di tengah masyarakat.


“Menjadi kebanggaan bagi kami ketika alumni sekolah dapat kembali hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan tempat mereka menimba ilmu. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi adik-adik mereka untuk terus berkarya, berprestasi, sekaligus berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Guntur Danang Sulistyawan.


Kegiatan Pengajian Akbar dan Sholawat turut dihadiri Kepala Desa Semedo Dasari, Ketua Tanfidziyah Ranting Semedo Khoerudin, Ketua RW 6 Maryono, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta keluarga besar SD Negeri 2 Semedo. Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui kebersamaan dalam kegiatan-kegiatan yang menyentuh nilai spiritual dan sosial.


Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, SD Negeri 2 Semedo bersama RW 6 Desa Semedo berharap semangat hijrah dapat terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai pergantian kalender Hijriah, tetapi sebagai awal perubahan menuju masyarakat yang lebih religius, peduli, dan saling menguatkan. Dari halaman sekolah yang malam itu dipenuhi lantunan sholawat, doa, dan senyum kebersamaan, lahir harapan agar ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, kepedulian sosial semakin tumbuh, dan sinergi antara sekolah serta masyarakat terus menjadi kekuatan dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.


Kontributor: Mas Anang

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama