CILONGOK - Semangat membangun Gerakan Pramuka yang profesional, aktif, dan berprestasi kembali ditunjukkan Kwartir Ranting (Kwarran) Cilongok saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kwarran Tergiat (LKT) Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2025, Sabtu (27/6/2026). Bertempat di Aula Graha Cendekia Korwilcam Dindik Cilongok dan Sanggar Bakti Kwarran Cilongok, kegiatan penilaian berlangsung sebagai ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja organisasi selama satu tahun terakhir. Tidak sekadar mengejar prestasi, penilaian ini menjadi momentum penting untuk mengukur kualitas pembinaan, tata kelola organisasi, serta inovasi program yang telah dijalankan demi memperkuat peran Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.
Tim penilai dipimpin oleh Kak Drs. H. Joko Wiyono MR., M.Si. bersama jajaran penilai dari Kwartir Cabang Banyumas. Kehadiran tim disambut hangat oleh jajaran Majelis Pembimbing Ranting, pengurus Kwarran, Dewan Kerja Ranting, serta para pembina yang selama ini terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan. Sejak pagi, seluruh bidang telah mempersiapkan dokumen administrasi, laporan kegiatan, serta berbagai bukti inovasi yang menjadi bagian dari proses penilaian.
Ketua Kwarran Cilongok, Kak Roko Adi Nugroho, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Lomba Kwarran Tergiat bukan semata-mata kompetisi untuk meraih penghargaan, melainkan sarana evaluasi terhadap seluruh program yang telah dilaksanakan selama tahun 2025. “Lomba Kwarran Tergiat merupakan kegiatan evaluasi atas kinerja kita selama tahun 2025. Kami bertekad dapat membawa pulang tujuh Samir Tergiat I di tingkat Kwartir Cabang Banyumas. Tentu cita-cita tersebut hanya dapat terwujud melalui kerja keras tim, kekompakan, serta kolaborasi seluruh bidang yang saling mendukung satu sama lain,” ungkapnya.
Proses penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mengacu pada berbagai indikator yang telah ditetapkan Kwartir Cabang Banyumas. Seluruh aspek organisasi diperiksa secara sistematis, mulai dari administrasi kelembagaan, pelaksanaan program kerja, inovasi kegiatan, hingga dampak pembinaan terhadap anggota dan masyarakat. Setiap bidang memperoleh kesempatan memaparkan capaian sekaligus menunjukkan bukti nyata pelaksanaan program yang telah dijalankan sepanjang tahun.
Bidang Pembinaan Anggota Muda dipaparkan oleh Kak Agus Priyanto, A.Ma.Pust., yang menjelaskan berbagai program pembinaan bagi Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Sementara Bidang Organisasi dan Hukum dipresentasikan oleh Kak Joko Triyono, S.Pd.SD., M.Pd., yang menguraikan tata kelola organisasi, kelengkapan administrasi, serta penguatan regulasi internal. Bidang Pembinaan Anggota Dewasa kemudian dipaparkan oleh Kak Darkim, S.Pd.SD., yang menampilkan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas pembina dan pelatih Pramuka di wilayah Cilongok.
“Keberhasilan sebuah kwartir tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari bagaimana setiap program mampu memberikan dampak nyata terhadap pembinaan anggota. Karena itu kami berupaya memastikan seluruh program berjalan secara terencana, berkelanjutan, dan terdokumentasi dengan baik,” tutur Kak Roko di sela-sela proses penilaian.
Selanjutnya, Bidang Keuangan, Usaha, Sarana, dan Prasarana dipresentasikan oleh Kak Akhmad Fauzan, S.Pd., M.Pd., yang menjelaskan pengelolaan anggaran serta pengembangan fasilitas pendukung kegiatan kepramukaan. Bidang Hubungan Masyarakat dipaparkan oleh Kak Ismanto, S.Pd.I., yang menampilkan berbagai strategi publikasi, kemitraan, dan penyebarluasan informasi kegiatan Pramuka. Sementara itu, Bidang Pengabdian Masyarakat yang dipresentasikan oleh Kak Tasiwan, S.Pd. bersama unsur Pramuka Peduli memperlihatkan berbagai aksi sosial, kegiatan kemanusiaan, serta kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi wujud nyata pengamalan Dasa Darma Pramuka.
Tidak kalah penting, Bidang Bina Satuan yang dipaparkan oleh Kak Dodi Sulistiono, S.Pd.SD. menjelaskan pembinaan gugus depan serta penguatan aktivitas kepramukaan di sekolah-sekolah. Selain tujuh bidang utama, tim penilai juga melakukan evaluasi terhadap kinerja Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwarran Cilongok yang selama ini menjadi motor penggerak kegiatan Pramuka Penegak dan Pandega. Seluruh proses berlangsung secara terbuka sehingga setiap aspek memperoleh kesempatan untuk diverifikasi langsung oleh tim penilai.
Ketua Mabiran Cilongok, Kak Susanti Tri Pamuji, S.STP., M.Si., memberikan motivasi kepada seluruh pengurus agar menjadikan proses penilaian sebagai bahan refleksi untuk terus berkembang. “Prestasi tahun 2025 harus menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik lagi. Saya yakin hasil penilaian tahun ini akan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tidak ada istilah sistem kebut semalam, tetapi semua lahir dari proses pembinaan dan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pertahankan yang sudah baik dan terus perbaiki setiap kekurangan,” pesannya.
Ketua Tim Penilai, Kak Drs. H. Joko Wiyono MR., M.Si., menjelaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan administrasi, implementasi program, inovasi, serta capaian masing-masing bidang. Menurutnya, Lomba Kwarran Tergiat bukan sekadar menentukan peringkat, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk mendorong setiap kwartir ranting terus meningkatkan kualitas organisasi dan pembinaan kepramukaan. Penilaian yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat. Di hadapan tim penilai, Kwarran Cilongok menampilkan berbagai dokumen, inovasi program, dan capaian kegiatan sebagai bukti komitmen membangun organisasi yang profesional dan adaptif. Melalui proses evaluasi ini, Kwarran Cilongok berharap mampu kembali menorehkan prestasi di tingkat Kwartir Cabang Banyumas sekaligus memperkuat tekad bahwa keberhasilan Gerakan Pramuka tidak dibangun dalam semalam, melainkan melalui pembinaan yang konsisten, kolaborasi yang solid, dan semangat pengabdian yang terus menyala untuk membentuk generasi muda yang berkarakter serta bermanfaat bagi masyarakat.
Kontributor: TAFT
Posting Komentar