Hari Belajar Guru Menggeliat di Ajibarang, KKG Gugus Pakarti Nyalakan Semangat Berbagi untuk Pembelajaran Bermakna



AJIBARANG - Semangat meningkatkan kualitas pembelajaran bergema di SD Negeri 1 Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Rabu (29/7/2026). Kepala sekolah dan guru kelas se-Gugus Pakarti yang meliputi Pancasan, Karangbawang, dan Tipar Kidul mengikuti Hari Belajar Guru (HBG) KKG Gugus Pakarti sebagai upaya memperkuat kompetensi profesional dan pedagogik sekaligus membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan pendidik.


Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kemendikdasmen dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Nomor B/259/400.3.5/VI/2026 tentang Pelaksanaan Hari Belajar Guru. Selain menjadi ruang pengembangan kompetensi, HBG dirancang sebagai forum diskusi dan berbagi praktik baik pembelajaran sehingga guru memperoleh referensi baru untuk merancang pembelajaran yang lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Koordinator Korwilcam Dindik Ajibarang, Fresti Listiani, S.Pd.AUD., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus gugus dan KKG Gugus Pakarti yang sudah menyelenggarakan kegiatan Hari Belajar Guru sesuai jadwal. Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat demi peningkatan kompetensi guru yang muaranya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Fresti Listiani.


Rangkaian HBG tidak sekadar diisi dengan pertemuan dan diskusi, tetapi menghadirkan sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Empat pemateri memberikan penguatan dari berbagai perspektif, yakni Undi Yuwono, S.Pd., M.Pd. membawakan materi Struktur Kurikulum, Iguh Erianto, S.Pd. menyampaikan materi Kokurikuler, Dwi Wachjuni, S.Pd., M.Pd. membahas Pembelajaran Mendalam, serta Prayitno, S.Pd. mengulas Metode dan Strategi Pembelajaran. Materi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperkaya wawasan sekaligus menghubungkan konsep dengan praktik di sekolah.

Pengawas SD Korwilcam Dindik Ajibarang, Armo, S.Pd.SD., M.Pd., menilai pelaksanaan HBG Gugus Pakarti menunjukkan keseriusan guru dalam mengembangkan diri secara berkelanjutan. Menurutnya, perencanaan kegiatan yang matang dan terstruktur perlu dipertahankan agar HBG benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas proses pembelajaran. Ia mengajak para peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan memperluas cara pandang dalam menjalankan tugas profesional sebagai pendidik.


“Manfaatkan momen Hari Belajar Guru ini sebagai kesempatan untuk menambah referensi berpikir dalam rangka merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Saya mengapresiasi kinerja KKG Gugus Pakarti yang telah merencanakan program ini dengan matang dan terstruktur,” ungkap Armo.


Ketua Gugus Pakarti, Undi Yuwono, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa keberlangsungan HBG tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pengurus KKG dan gugus. Program tersebut dirancang sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan satu kali setiap bulan, tepatnya pada Rabu minggu keempat. Pola tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan guru untuk terus belajar, berdiskusi, mengevaluasi praktik pembelajaran, dan menemukan solusi bersama atas berbagai tantangan pendidikan di satuan masing-masing.


“Pelaksanaan Hari Belajar Guru di Gugus Pakarti terselenggara berkat kerja sama antara pengurus KKG dan gugus yang luar biasa. Kegiatan ini akan dilaksanakan satu kali dalam sebulan pada hari Rabu minggu keempat. Kami juga mengajak kepala sekolah dan guru agar kegiatan HBG dapat dilaksanakan di sekolah satu hari dalam seminggu dengan jadwal sesuai kesepakatan bersama di sekolah,” jelas Undi Yuwono.


Dengan materi yang mencakup Struktur Kurikulum, Kokurikuler, Pembelajaran Mendalam, serta Metode dan Strategi Pembelajaran, HBG KKG Gugus Pakarti diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pengembangan profesional guru, tetapi berlanjut menjadi perubahan nyata di ruang kelas. Semangat belajar bersama tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan, menyenangkan, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Dari forum guru di SDN 1 Karangbawang, ikhtiar membangun budaya belajar pendidik terus dinyalakan karena guru yang terus belajar akan melahirkan pembelajaran yang terus berkembang.


Kontributor: Iguh Erianto

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama