KEDUNGBANTENG, INFO BANYUMAS — Komitmen dalam membentuk pondasi karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berintegritas terus digelorakan oleh lingkup pendidikan dasar. Sebagai bagian dari upaya strategis menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan sejak usia dini, SD Negeri Dawuhan Wetan menggelar upacara Penerimaan Anggota Baru Perindukan Siaga yang diikuti oleh sebanyak 36 murid kelas rendah. Kegiatan yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh semangat ini diselenggarakan pada Jumat (31/7/2026) di lingkungan sekolah setempat, menandai dimulainya fase awal pembentukan jiwa kepemimpinan serta kebersamaan bagi para siswa di jenjang Gerakan Pramuka.
Penyelenggaraan agenda Penerimaan Anggota Baru Perindukan Siaga ini ditujukan sebagai sarana pengenalan mendalam mengenai pondasi serta nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka kepada para peserta didik yang baru bergabung. Rangkaian kegiatan tersebut dikemas sedemikian rupa agar sifatnya tidak hanya seremonial, melainkan juga sarat akan muatan edukatif yang menyenangkan (learning by doing), sehingga mampu menyulut antusiasme tinggi dari seluruh calon anggota Siaga.
Pelaksanaan acara diawali dengan upacara pembukaan secara formal, dilanjutkan dengan sesi pengenalan susunan Perindukan Siaga serta penyematan tanda peserta secara simbolis. Untuk menghidupkan suasana dan mengasah ketangkasan para siswa, panitia menyajikan serangkaian permainan edukatif, sorakan yel-yel kepramukaan yang membakar semangat, hingga penanaman nilai kehormatan Pramuka Siaga melalui pembacaan serta pemahaman Dwi Satya dan Dwi Darma. Seluruh aktivitas dirancang khusus untuk melatih keberanian, komunikasi, dan kerja sama antartim.
Dalam laporan serta keterangan pimpinan sekolah, pihak manajemen pendidikan SD Negeri Dawuhan Wetan mengungkapkan bahwa seluruh agenda ini difungsikan sebagai wahana pelengkap bagi kurikulum pembelajaran formal di dalam kelas. Pihak sekolah menjelaskan bahwa interaksi nyata dalam kepramukaan memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar memimpin, beradaptasi dengan tantangan, serta menyelesaikan masalah bersama rekan sejawat melalui dorongan sikap positif.
Lebih lanjut, perwakilan pembina kepramukaan setempat menegaskan bahwa kehadiran 36 anggota baru ini menjadi amunisi segar bagi regenerasi organisasi di tingkat kwartir ranting. Pihak pembina menyebutkan bahwa rasa bangga terhadap atribut dan seragam Pramuka harus dipupuk sejak awal, sebab nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat terefleksikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat luas.
Melalui pendekatan yang inklusif ini, sekolah optimis dapat membangun mentalitas siswa yang pantang menyerah. Rangkaian orientasi interaktif tersebut juga dirancang untuk mempererat rasa gotong royong dan kepedulian sosial, sehingga anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang dinamis dan berakhlak mulia.
Kepala SD Negeri Dawuhan Wetan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus), Kak Umi Ngatiyah, S.Pd., memberikan penekanan khusus mengenai substansi dan visi jangka panjang dari kegiatan pembinaan karakter ini dalam amanat sambutannya.
"Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang sangat penting bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta rasa cinta kepada bangsa dan tanah air sejak dini. Kami berharap 36 anggota baru Perindukan Siaga mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, dan selalu bersemangat dalam belajar maupun berkarya," tegas Kak Umi Ngatiyah, S.Pd.
Senada dengan pernyataan Kamabigus, Pembina Pramuka SD Negeri Dawuhan Wetan, Kak Anisa Widya Pangestika, S.Pd., turut memberikan dorongan motivasi serta pesan mendalam kepada puluhan anggota Siaga muda yang baru dilantik agar senantiasa konsisten dan aktif dalam setiap latihan bulanan maupun mingguan.
"Hari ini merupakan langkah awal perjalanan adik-adik sebagai Pramuka Siaga. Jadilah anak-anak yang berani mencoba, rajin belajar, suka menolong, disiplin, dan selalu ceria. Pramuka bukan hanya tentang seragam, tetapi tentang membiasakan diri berbuat baik di mana pun berada. Teruslah belajar, jangan takut gagal, karena setiap latihan akan menjadikan kalian lebih hebat," ujar Kak Anisa Widya Pangestika, S.Pd., yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para peserta.
Penyelenggaraan penerimaan anggota baru ini menjadi bukti konkret komitmen berkelanjutan SD Negeri Dawuhan Wetan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam sistem pendidikan sekolah dasar. Kehadiran 36 anggota Perindukan Siaga yang baru diharapkan tidak hanya memperkuat struktur keorganisasian Pramuka di tingkat sekolah, tetapi juga menjadi modal utama dalam mencetak generasi muda yang memiliki integritas, keberanian, dan kesadaran sosial tinggi.
Melalui pengamalan nilai Dwi Satya dan Dwi Darma secara konsisten, lembaga pendidikan ini optimistis dapat terus berkontribusi aktif dalam mencetak calon-calon pemimpin masa depan yang taat pada ajaran agama, hormat kepada orang tua dan guru, serta mengedepankan semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kontributor : HUMASTIKA Kedungbanteng

Posting Komentar