Sebagai Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyumas, Sadewo menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Momentum itu menjadi bagian penting dari persiapan pasukan yang akan menjalankan tugas kehormatan dalam peringatan Hari Pramuka tingkat provinsi.
Sebanyak 39 anggota yang dikukuhkan terdiri atas 24 putra dan 15 putri. Mereka berasal dari berbagai jenjang satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas, mulai dari perguruan tinggi, SMA sederajat, SMP sederajat, hingga sekolah dasar.
Keberagaman asal pendidikan tersebut menunjukkan bahwa Pasukan Tunas Muda menjadi wadah pembinaan yang melibatkan generasi muda dari berbagai tingkatan. Para anggota dipersiapkan untuk menjalankan tugas secara bersama-sama dengan mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan.
Ketua Panitia Pelaksana Upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwarda Jawa Tengah, Wahyu Adhi Fibrianto, menjelaskan bahwa seluruh anggota telah melalui tahapan seleksi sebelum mengikuti pendidikan dan pelatihan. Seleksi dilaksanakan pada 2 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan sejak 12 Agustus hingga 6 September 2026.
“Dilanjutkan dengan karantina pada tanggal 7 September sampai dengan 11 September 2026. Hingga akhirnya sampai pada hari ini kita melaksanakan Upacara Pengukuhan Unit Pasukan Tunas Muda tahun 2026,” terang Wahyu.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan pasukan yang tidak hanya mengandalkan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kesiapan mental dan karakter. Dengan persiapan yang berjenjang, para anggota diharapkan mampu menjalankan tugas secara tertib dan profesional dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-65.
Wahyu menambahkan bahwa para anggota mendapatkan pelatihan dari kakak-kakak pelatih yang berasal dari Satuan TNI Kodim 0701 Banyumas. Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, pendidikan Pancasila, keprotokoleran, pembinaan fisik dan mental, serta pembentukan karakter.
“Dan mereka ini telah dilatih oleh kakak-kakak pelatih yang berasal dari Satuan TNI Kodim 0701 Banyumas dengan berbagai materi pelatihan seperti PBB, Wawasan Kebangsaan, Pendidikan Pancasila, Keprotokoleran, Pembinaan Fisik dan Mental, serta Pembentukan Karakter,” tuturnya.
Adapun tugas yang akan diemban oleh Pasukan Tunas Muda mencakup sejumlah peran penting dalam upacara. Para anggota akan bertugas sebagai pengucap naskah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Dasa Dharma, dan Widya Dharma.
Selain itu, mereka juga akan menjalankan tugas sebagai pengibar dan pembawa bendera Merah Putih. Sebagian anggota lainnya akan berperan sebagai pemimpin upacara, pemimpin barisan, serta pembawa acara.
Rangkaian tugas tersebut menuntut kesiapan teknis sekaligus tanggung jawab yang tinggi. Setiap anggota harus mampu menjalankan peran masing-masing dengan penuh konsentrasi agar seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat.
Sadewo dalam arahannya mengingatkan bahwa tugas yang akan dijalankan para anggota memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar menjalankan prosesi upacara. Menurutnya, pengibaran bendera Merah Putih merupakan simbol kehormatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Ingatlah esok hari tugas kalian bukan hanya mengibarkan sehelai kain. Tapi kalian akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih simbol kehormatan dan kemerdekaan Bangsa Indonesia,” tekannya.
Pesan tersebut disampaikan untuk menanamkan kesadaran bahwa setiap tugas yang diemban dalam upacara memiliki nilai kebangsaan. Para anggota diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara teknis, tetapi juga memahami makna penghormatan terhadap simbol negara.
Sadewo juga berpesan agar seluruh anggota berpegang teguh pada nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka. Ia secara khusus mengingatkan butir kesembilan yang menekankan sikap bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
“Selain itu, ingatlah juga butir ke-10 yang menegaskan bahwa setiap insan pramuka harus suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Jaga selalu kesucian hati kalian dan lakukan semuanya dengan niat yang tulus juga ikhlas,” ucapnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas sebagai Pasukan Tunas Muda tidak hanya berkaitan dengan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku. Tanggung jawab, kejujuran, serta ketulusan menjadi nilai penting yang harus dijaga selama menjalankan tugas.
Ia menambahkan bahwa pembinaan melalui Gerakan Pramuka dapat menjadi salah satu upaya untuk menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kenakalan remaja. Melalui kegiatan yang terarah, para pemuda dan pemudi diharapkan memiliki ruang positif untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter.
“Apalagi menurut Sadewo, gerakan pramuka merupakan wadah yang tepat bagi pemuda-pemudi menempa keterampilan, pengetahuan, memupuk jiwa disiplin, semangat kebersamaan, dan menjadi solusi untuk mengentaskan masalah kenakalan remaja yang marak terjadi,” demikian pesan yang disampaikannya.
Lebih lanjut, Sadewo mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen menjadikan Gerakan Pramuka sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan kontribusi bagi masa depan bangsa.
“Mari kita kembali kuatkan tekad dan komitmen untuk menjadikan gerakan pramuka sebagai pembentuk karakter generasi muda yang berkualitas,” pungkasnya.
Pengukuhan Pasukan Tunas Muda Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Jawa Tengah. Dengan telah dilaksanakannya seleksi, pendidikan dan pelatihan, serta karantina, para anggota diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai peran masing-masing.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan Hari Pramuka tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda. Melalui keterlibatan dalam tugas upacara, para anggota Pasukan Tunas Muda memperoleh pengalaman untuk mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air.
Dengan semangat kebersamaan dan kesiapan yang telah dibangun selama proses pelatihan, Pasukan Tunas Muda Banyumas diharapkan mampu menjalankan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera dengan baik. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi para anggota untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam tugas nyata.
Kontributor: Kak Parsito
Editor: Suripto


.jpeg)
Posting Komentar