PEKUNCEN - Semangat pendidikan Islam dan kreativitas siswa menggema di Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/9/2026), saat Korwilcam Dindik Pekuncen sukses menggelar Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SD ke-XXVII Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh Sekolah Dasar se-Kecamatan Pekuncen tersebut berlangsung meriah dengan mempertemukan para siswa dalam berbagai cabang kompetisi keagamaan, pengetahuan, seni, dan keterampilan Islami. Tidak sekadar menjadi arena persaingan untuk meraih prestasi, MAPSI juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan bakat, keberanian, kreativitas, serta nilai-nilai akhlakul karimah yang diharapkan menjadi bagian dari karakter generasi muda.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Koordinator Korwilcam Dindik Pekuncen, Akhmad Sukaryanto, M.Pd., yang ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian perlombaan. Momentum tersebut turut dihadiri Pengawas PAI, Pengawas SD, Pengawas Madrasah, Ketua K3S, para kepala sekolah, serta ratusan peserta yang datang dengan semangat mengikuti kompetisi. Kehadiran berbagai unsur pendidikan tersebut memperlihatkan dukungan bersama terhadap penyelenggaraan kegiatan yang memadukan unsur pendidikan, keagamaan, seni, dan pembentukan karakter siswa. Para peserta pun mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui cabang lomba yang telah dipersiapkan.
Ketua Panitia MAPSI SD ke-XXVII Kecamatan Pekuncen, Guntur Danang Sulistyawan, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar menentukan pemenang perlombaan. MAPSI diposisikan sebagai bagian dari proses pembinaan peserta didik agar memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan dan karakter yang baik.
“MAPSI bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah untuk membentuk karakter siswa yang cerdas, kreatif, dan berakhlakul karimah. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam menunjukkan kemampuan mereka,” ungkap Guntur Danang Sulistyawan.
Persaingan berlangsung melalui 13 cabang lomba yang mencakup kemampuan pengetahuan agama, praktik ibadah, seni Islami, hingga kreativitas berbasis teknologi. Cabang tersebut meliputi Pengetahuan PAI dan BTQ, Praktik Wudu dan Salat, Azan dan Iqamah, Tilawatil Qur'an, Hifzil Qur'an, Khat Al-Qur'an, Kaligrafi, Khitabah, Macapat Islami, Teknologi Informatika Islami, Cerita Islami, Duet Lagu Religi, serta Musik Rebana. Keragaman cabang tersebut memberikan ruang kepada siswa dengan berbagai potensi untuk berkompetisi sesuai kemampuan masing-masing, sekaligus memperkenalkan bahwa pendidikan Islam dapat dikembangkan melalui pengetahuan, praktik, seni, budaya, dan teknologi.
“Melalui 13 cabang yang dipertandingkan, setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap pengalaman mengikuti MAPSI ini tidak berhenti pada hasil perlombaan, tetapi dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan bakatnya,” lanjut Ketua Panitia.
Semangat kompetisi pun terlihat dari para peserta yang berusaha memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri. Setelah melalui rangkaian perlombaan dan persaingan yang ketat, SD Negeri Karangklesem di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Umi Khotipah, S.Pd., berhasil tampil sebagai Juara Umum MAPSI SD ke-XXVII Tingkat Kecamatan Pekuncen Tahun 2026. Pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan untuk menghadapi berbagai cabang perlombaan.
Prestasi yang diraih SD Negeri Karangklesem sekaligus menambah semarak pelaksanaan MAPSI tahun ini. Namun, capaian tersebut tidak menutup arti penting keikutsertaan seluruh sekolah dan peserta yang telah berproses dalam kompetisi. Para juara terbaik dari masing-masing cabang lomba selanjutnya akan mendapatkan kesempatan membawa nama Kecamatan Pekuncen untuk berlaga pada tingkat Kabupaten Banyumas. Tahapan tersebut menjadi tantangan berikutnya bagi para siswa untuk kembali mempersiapkan diri, meningkatkan kemampuan, serta membawa pengalaman dari kompetisi tingkat kecamatan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Harapan kami, para juara yang nantinya mewakili Kecamatan Pekuncen di tingkat Kabupaten Banyumas dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan mampu membawa nama baik Kecamatan Pekuncen. Lebih dari itu, semoga MAPSI terus menjadi sarana pembinaan sehingga lahir generasi Islami yang berprestasi, percaya diri, kreatif, memiliki pengetahuan keagamaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari,” demikian harapan yang mengiringi penutupan rangkaian kegiatan.
MAPSI SD ke-XXVII Kecamatan Pekuncen Tahun 2026 pun menjadi momentum untuk menegaskan bahwa prestasi dan pendidikan karakter dapat tumbuh beriringan, dengan menjadikan semangat belajar, kreativitas, nilai keislaman, dan sportivitas sebagai bekal bagi generasi penerus untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Kecamatan Pekuncen.
Kontributor: Deni Wiwit Martina
Posting Komentar