PURWOKERTO, INFO BANYUMAS –
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Banyumas kembali mencatatkan
prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Melalui pendampingan
intensif Bidang Binasatuan, tiga orang Pembina Gudep terbaik dari Banyumas
berhasil lolos menembus tiga besar Lomba Pembina Gudep Berprestasi Kwarda Jawa
Tengah Tahun 2026.
Keberhasilan luar biasa ini
dicapai setelah Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah secara resmi menerbitkan
surat keputusan penetapan tiga besar pada tanggal 2 September 2026. Ketiga
utusan Banyumas tersebut sukses memimpin perolehan nilai di setiap golongan
tingkatan Pramuka, mulai dari Siaga, Penggalang, hingga Penegak.
Berdasarkan jadwal yang diterbitkan panitia, para finalis dipastikan akan mengikuti tahapan verifikasi serta evaluasi akhir dalam ajang Final Kwarda Jawa Tengah pada 7 September 2026 mendatang. Apresiasi atas raihan luar biasa ini rencananya diserahkan secara resmi dalam upacara penghargaan puncak di Banyumas pada 10 September 2026.
Pihak Kwarda Jawa Tengah merilis bahwa utusan dari Kwarcab Banyumas berhasil
menempatkan nama-nama terbaiknya di seluruh lini kategori lomba yang
diperebutkan. Keberhasilan mendominasi setiap tingkatan ini membuktikan
kualitas pembinaan gugus depan di wilayah Banyumas yang berjalan sangat optimal
dan berkesinambungan.
Pada Kategori Pembina Siaga,
utusan Banyumas diwakili oleh Nurrina Diyahpuspita, S.Pd., M.Pd. dari pangkalan
SDN 1 Bancarkembar. Ia berhasil bersaing ketat dengan utusan dari Kwarcab
Grobogan dan Kwarcab Demak untuk mengamankan posisi tiga besar di tingkat
provinsi tersebut.
Sementara itu pada Kategori
Pembina Penggalang, nama Danang Guruh Sukmawan dari pangkalan SMPN 4 Purwokerto
sukses melenggang ke babak final. Pendidik berdedikasi ini mewakili Banyumas
bersama perwakilan Kwarcab Cilacap dan Kwarcab Jepara yang juga berhasil lolos
seleksi berkas serta penilaian awal.
Adapun pada Kategori Pembina
Penegak, jajaran pembina senior Banyumas diwakili oleh Dra. Djubaedah yang
berasal dari pangkalan SMAN 1 Sumpiuh. Pengalaman serta inovasi pembinaannya
mengantarkannya bersaing dengan utusan Kwarcab Demak dan Kwarcab Kota Surakarta
pada perebutan takhta juara utama.
Pengurus Bidang Binasatuan
Kwarcab Banyumas mengungkapkan rasa syukur mendalam atas pencapaian para
pembina yang telah berjuang secara maksimal. Pihaknya menyatakan bahwa
partisipasi dan pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, serta
komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan organisasi.
Jajaran pengurus Kwarcab Banyumas
memaparkan bahwa keberhasilan meloloskan perwakilan di setiap tingkatan
merupakan bukti nyata peningkatan kualitas mutu pembina di daerah. Pihaknya
terus berkomitmen memberikan pengawalan penuh agar para peserta mampu tampil
prima pada babak final mendatang.
Perwakilan tim pendamping
Binasatuan Kwarcab Banyumas menegaskan optimisme mereka saat memberikan laporan
resmi kepada jajaran pimpinan Kwartir Cabang. Pihaknya optimistis para pembina
Banyumas dapat membawa pulang predikat terbaik serta mengharumkan nama
kabupaten di tingkat regional.
"Alhamdulillah, melalui
pengawalan Bidang Binasatuan, Banyumas berhasil meloloskan tiga perwakilan di
tiap golongan untuk melanjutkan tahap final di Kwarda Jawa Tengah pada tanggal
7 September," ungkap perwakilan tim Binasatuan Kwarcab Banyumas.
"Para pembina terbaik ini
dijadwalkan akan menerima penghargaan resmi dan apresiasi atas prestasinya
dalam acara khusus di Banyumas pada tanggal 10 September 2026 mendatang,"
tambah narasumber mengakhiri penjelasannya.
Sekretaris Kwarda Jawa Tengah,
Dr. Zulkifli, S.Pt., M.M., CGAA., secara resmi menandatangani penetapan daftar
tiga besar tersebut. Dalam catatan resminya, panitia menegaskan bahwa daftar
nama peserta yang diumumkan disusun berdasarkan urutan pendaftaran dan bukan
merupakan pemeringkatan nilai akhir.
Hal tersebut menandakan bahwa
babak final pada tanggal 7 September 2026 akan menjadi penentu utama persaingan
ketat antarpeserta. Seluruh peserta diprediksi akan menyajikan presentasi
keunggulan, inovasi portofolio, serta program kerja terbaik yang selama ini
telah diterapkan di pangkalan masing-masing.
Masyarakat dan keluarga besar
Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas menaruh harapan besar agar ketiga perwakilan
tersebut mampu menorehkan tinta emas. Kemenangan ini diharapkan tidak hanya
membawa pulang trofi kebanggaan, namun juga memotivasi seluruh pembina Gudep
lainnya di Banyumas.


Posting Komentar