Akselerasi Digitalisasi Pendidikan, Korwilcam Dindik Lumbir Gelar Bimtek Pengimbasan Papan Interaktif Digital



LUMBIR, INFO BANYUMAS — Koordinasi Wilayah Kecamatan Dinas Pendidikan (Korwilcam Dindik) Lumbir menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Pembelajaran Mendalam Berbasis Digital Kemendikdasmen RI yang bertempat di Aula SD Negeri 1 Parungkamal pada Selasa, 20 Oktober 2026. Agenda pelatihan interaktif selama sehari penuh ini diikuti oleh puluhan guru jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Lumbir guna mengoptimalkan pemanfaatan sarana Papan Interaktif Digital (PID), laptop, dan perangkat digital bantuan pemerintah dalam proses pembelajaran di kelas.


Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Dinas Pendidikan Lumbir bekerja sama dengan PGRI Cabang Lumbir ini dirancang untuk menjawab tantangan transformasi digital dalam dunia pendidikan dasar. Melalui skema pelatihan terstruktur, para peserta dibekali wawasan teknis serta inspirasi pembuatan media ajar interaktif yang memanfaatkan sarana infrastruktur teknologi terkini. Langkah ini bertujuan meningkatkan mutu interaksi belajar, literasi digital, serta pemahaman materi para peserta didik secara inklusif.


Integrasi teknologi informasi dalam proses belajar-mengajar di tingkat sekolah dasar menjadi imperatif penting demi menciptakan ekosistem pembelajaran modern yang relevan dengan perkembangan zaman. Keberadaan perangkat Papan Interaktif Digital (PID) bantuan pemerintah merupakan aset berharga yang harus diimbangi dengan kapasitas kompetensi sumber daya manusia (SDM) pendidik. Tanpa adanya pemahaman pedagogis berbasis digital dari para guru, perangkat canggih tersebut berpotensi tidak termanfaatkan secara optimal.


Koordinator Wilayah Kecamatan Dinas Pendidikan Lumbir, Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd., menggarisbawahi bahwa program pengimbasan ini membawa materi-materi mutakhir yang sangat dibutuhkan guru di lapangan. Beliau mengimbau seluruh peserta untuk menyerap seluruh ilmu yang disampaikan oleh tim narasumber agar dapat mentransfer pengetahuan tersebut kepada rekan-rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing.


“Kaitannya dengan pengimbasan ini adalah hal yang sangat luar biasa, karena ini adalah materi yang segar dan tentunya acara ini akan menjadi padat. Saya harap semua peserta bisa fokus, sehingga bisa mengimbaskan di sekolah masing-masing. Jangan sampai di Lumbir ada Papan Interaktif Digital yang tidak dimanfaatkan, sehingga PID bisa difungsikan maksimal sebagai sarana meningkatkan hasil belajar dan kemampuan belajar berbasis digital,” tegas Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Ary Kurniawan, S.Pd.SD., membeberkan bahwa fokus utama bimtek ini tidak hanya menyasar pada aspek infrastruktur fisik semata, melainkan pada peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik secara berkelanjutan. Menurut beliau, pembaruan keterampilan mengajar secara berkala merupakan syarat mutlak agar guru mampu menghadirkan suasana kelas yang dinamis, interaktif, dan disukai oleh anak-anak era digital.


“Semoga dengan pelaksanaan bimtek ini, pendidikan di Kecamatan Lumbir menuju digitalisasi sepenuhnya dan pemanfaatan bantuan pemerintah berupa PID dapat dioptimalkan di sekolah masing-masing. Bukan hanya infrastruktur yang dibenahi, tetapi SDM guru juga harus terus diperbarui sesuai dengan perkembangan zaman,” tutur Ary Kurniawan, S.Pd.SD.


Dari perspektif organisasi profesi guru, Ketua PGRI Cabang Lumbir, Sugino, S.Pd., mendorong para peserta untuk memanfaatkan wadah bimbingan teknis ini sebagai ajang berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar pendidik. Beliau menjelaskan bahwa ruang belajar bersama ini harus menjadi pemantik lahirnya inovasi-inovasi baru dalam pembuatan media pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan murid.


“Ikuti dengan baik pelatihan yang dilaksanakan kali ini, sehingga pemanfaatan bantuan pemerintah berupa PID ini bisa dioptimalkan secara menyeluruh. Manfaatkan hari belajar guru untuk saling berbagi pengetahuan dan kemampuan dalam pembuatan media ajar yang menarik,” ungkap Sugino, S.Pd., saat memberikan arahannya kepada peserta.


Rangkaian materi pelatihan selama 7 jam 45 menit tersebut dipandu langsung oleh tim narasumber praktisi pengimbasan yang berpengalaman di bidangnya, antara lain Hilal Kurniawan, S.Pd. (SDN 5 Cingebul), Dhimas Diky Fahmi, S.Pd. (SDN 2 Kedunggede), Tarmono, S.Pd. (SDN 2 Parungkamal), dan Eko Yuliansor, S.Pd. (SDN 3 Canduk). Para narasumber menyajikan modul komprehensif, mulai dari Kebijakan Digitalisasi, Penguatan Literasi Digital, Eksplorasi Papan Interaktif Digital (PID), hingga Praktik Perencanaan dan Asesmen Pembelajaran Mendalam Berbasis Digital.



Secara akademis dan praktis, pelaksanaan bimtek pengimbasan ini memberikan nilai tambah (high-value content) yang signifikan bagi penguatan kapasitas guru di wilayah pedesaan. Penguasaan alat bantu digital seperti PID terbukti mampu meningkatkan keterlibatan emosional serta daya tangkap siswa terhadap materi-materi abstrak. Transisi dari metode ceramah konvensional menuju pembelajaran visual-interaktif diprediksi akan mendongkrak capaian literasi dan numerasi siswa secara mendasar.


Ke depan, sinergi antara Korwilcam Dindik Lumbir, PGRI, dan satuan pendidikan sekolah dasar diharapkan terus terjaga untuk mengawal keberlanjutan pemanfaatan teknologi di kelas. Dengan SDM guru yang makin adaptif dan fasih digital, Wilayah Kecamatan Lumbir optimistis mampu mencetak generasi peserta didik yang unggul, berdaya saing tinggi, serta siap menghadapi tantangan era globalisasi.

Penulis: Eko Yuliansor

Editor: Andi Dwi Atmoko 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama