Arifin Nur Hayadi Jadi Narasumber Bimtek Sukses UKKJ Guru 2026 di Pekalongan


PEKALONGAN, INFO BANYUMAS – Upaya meningkatkan kesiapan dan kompetensi guru dalam menghadapi Uji Kompetensi Kenaikan Jabatan (UKKJ) Guru Tahun 2026 terus dilakukan melalui kegiatan penguatan kapasitas pendidik. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sukses UKKJ Guru Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/10/2026), di Hotel Dafam Pekalongan.


Dalam kegiatan tersebut, Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd., yang merupakan Tim Smart Learning and Character Center (SLCC) PGRI Banyumas sekaligus Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan, dipercaya menjadi narasumber untuk menyampaikan materi pengantar, pokok-pokok materi UKKJ, serta contoh soal yang relevan dengan pelaksanaan asesmen.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti oleh guru sasaran UKKJ Tahun 2026 dan guru yang akan menjadi calon peserta UKKJ. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan guru agar lebih memahami mekanisme, substansi, dan strategi dalam menghadapi uji kompetensi sebagai salah satu tahapan kenaikan jabatan.


Selain sebagai upaya peningkatan kompetensi profesional, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026.


Perkuat Pemahaman dan Strategi Menghadapi UKKJ

Materi yang disampaikan Arifin Nur Hayadi mencakup pengantar UKKJ, pokok-pokok materi yang perlu dipahami peserta, serta contoh soal sebagai gambaran dalam menghadapi asesmen. Pembahasan tersebut dirancang untuk membantu guru mengenali karakteristik soal sekaligus memperkuat pemahaman terhadap kompetensi yang diujikan.


Berdasarkan agenda kegiatan, sesi materi berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB. Setelah istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan latihan soal UKKJ melalui Google Form pada pukul 13.00–14.00 WIB.



Peserta kemudian mengikuti pembahasan soal dan refleksi pada pukul 14.00–15.00 WIB. Rangkaian ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berlatih, mencermati jawaban, serta melakukan refleksi terhadap pemahaman materi yang telah dipelajari.


Pembelajaran melalui latihan soal dan pembahasan diharapkan dapat membantu guru mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat sebelum mengikuti UKKJ. Dengan demikian, persiapan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemahaman pola asesmen dan ketepatan dalam menentukan jawaban berdasarkan situasi yang dihadapi.


Bahas Situational Judgment Test dan Studi Kasus

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam persiapan UKKJ adalah pemahaman terhadap soal berbasis situasi atau Situational Judgment Test (SJT). Jenis soal ini berkaitan dengan kemampuan peserta dalam menganalisis suatu keadaan dan menentukan tindakan yang tepat berdasarkan konteks permasalahan.


Panitia mengharapkan materi yang disampaikan mencakup standar kompetensi UKKJ, strategi menghadapi asesmen, pembahasan soal SJT, studi kasus, serta penguatan kesiapan peserta secara teknis maupun mental.


Pendekatan tersebut penting karena guru tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan pertimbangan profesional dalam menghadapi berbagai situasi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya.


Melalui kegiatan bimbingan teknis, peserta diharapkan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai materi dan bentuk latihan yang dapat digunakan sebagai bekal persiapan menghadapi UKKJ Guru Tahun 2026.


Kolaborasi untuk Penguatan Kompetensi Guru

Penyelenggaraan bimtek ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antarorganisasi profesi dan pemangku kepentingan pendidikan dalam mendukung pengembangan karier guru. Keterlibatan narasumber dari Tim SLCC PGRI Banyumas menjadi bagian dari kontribusi lintas daerah dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk penguatan kompetensi pendidik.



Bagi guru, kenaikan jabatan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan profesional yang memerlukan kesiapan, pemahaman kompetensi, dan komitmen untuk terus belajar.


Melalui kegiatan ini, PGRI Cabang Khusus Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan berupaya memberikan pendampingan kepada guru sasaran maupun calon peserta UKKJ agar memiliki bekal yang lebih memadai dalam menghadapi proses asesmen.


Bimtek Sukses UKKJ Guru Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama bagi para pendidik untuk memperkuat kesiapan menghadapi uji kompetensi, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya pengembangan profesional berkelanjutan di lingkungan pendidikan.


Semangat peningkatan kompetensi tersebut sejalan dengan peran PGRI sebagai organisasi profesi yang mendukung peningkatan kualitas guru dan pendidikan Indonesia. Momentum HUT ke-81 PGRI dan HGN Tahun 2026 pun menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan perlu ditopang oleh guru yang terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.


Kontributo: ANH

Editor: Suripto

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama