KEDUNGBANTENG, INFO BANYUMAS -Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kedungbanteng secara resmi membuka ajang Lomba Tingkat (LT) II Tahun 2026 melalui upacara khidmat di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Selasa (3/11/2026). Kegiatan berkala ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan berjenjang untuk menggembleng Pramuka Penggalang agar memiliki kedisiplinan tinggi, kemandirian, kepemimpinan, serta karakter berprestasi dalam membela bangsa dan negara.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) Kedungbanteng, Kak Didit Hermawan, S.Sos., yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka rangkaian perlombaan secara resmi. Pembukaan LT II 2026 ini disambut penuh antusiasme oleh ratusan Pramuka Penggalang, pembina pendamping, jajaran pengurus Kwarran, serta masyarakat setempat yang memenuhi arena kegiatan.
Pelaksanaan Lomba Tingkat II bagi Pramuka Penggalang merupakan instrumen krusial dalam menguji kecakapan diri, keterampilan manajerial regu, dan ketahanan mental para anggota muda. Di tengah tantangan era digital yang rentan mengikis kebiasaan berinteraksi secara fisik, kegiatan luar ruangan seperti LT II menjadi media edukasi karakter yang sangat efektif. Melalui berbagai cabang perlombaan yang dirancang khusus, para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong.
Menurut Kamabiran Kedungbanteng, Kak Didit Hermawan, S.Sos., penyelenggaraan LT II bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengejar gelar juara atau piala bergilir semata. Ia menjelaskan bahwa esensi utama kegiatan ini adalah menyediakan ruang pembelajaran terbuka yang konstruktif untuk mengembangkan potensi kepemimpinan dan rasa tanggung jawab sosial setiap anggota regu.
"Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempererat persaudaraan. Dalam perlombaan, menang dan kalah adalah hal yang biasa. Namun, pengalaman, kebersamaan, kedisiplinan, serta nilai-nilai positif yang diperoleh selama kegiatan merupakan bekal yang jauh lebih berharga," tegas Kak Didit Hermawan, S.Sos. dalam amanat pembukaannya.
Beliau memaparkan lebih jauh bahwa proses dinamika kelompok di dalam regu penggalang akan membentuk ketahanan mental anak dalam menghadapi realitas kehidupan di masa depan. Kak Didit juga mengingatkan seluruh kontingen untuk mengedepankan asas sportivitas, menaati regulasi perlombaan yang berlaku, serta senantiasa memprioritaskan faktor keselamatan dan kesehatan fisik selama beraktivitas di lapangan.
Sejalan dengan arahan Kamabiran, Ketua Kwarran Kedungbanteng, Kak Supriyati, S.Pd., menyampaikan bahwa LT II 2026 menjadi barometer penting untuk mengukur efektivitas proses pembinaan kepramukaan yang selama ini berjalan di masing-masing pangkalan sekolah. Menurut beliau, keunggulan sebuah regu tidak hanya bergantung pada kecerdasan individu, melainkan pada soliditas tim, komunikasi yang efektif, dan rasa saling percaya antaranggota.
"Adik-adik harus memiliki semangat untuk terus belajar dan berusaha. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan regu, dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Jadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi," ujar Kak Supriyati, S.Pd. memberi dorongan semangat kepada seluruh kontingen.
Ia mengimbau agar seluruh peserta menjalani setiap tahap kompetisi dengan rasa gembira dan menjadikan momentum ini untuk mempererat jejaring persaudaraan antar-pangkalan se-Kecamatan Kedungbanteng. Melalui kompetisi yang sehat, para penggalang terlatih untuk menginternalisasi nilai Dasa Darma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menghafalnya sebagai teks norma.
Penyelenggaraan LT II Kwarran Kedungbanteng Tahun 2026 memberikan implikasi strategis bagi penguatan pendidikan karakter anak di tingkat dasar dan menengah. Program ini terbukti mampu melatih generasi muda dalam pemecahan masalah (problem solving), kerja sama tim, kemandirian fisik, serta kepekaan lingkungan. Kontribusi nyata dari pembinaan Pramuka ini diharapkan dapat mencetak tunas-tunas muda Banyumas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan jiwa kepemimpinan yang tangguh di masa depan.
Kontributor : HUMASTIKA KWARRAN KEDUNGBANTENG 2026
Kontributor : HUMASTIKA KWARRAN KEDUNGBANTENG 2026


Posting Komentar