INFO BANYUMAS - Gusnia Nurul Kafiah, seorang mahasiswa berprestasi dari semester tiga Teknik Geologi Universitas Diponegoro (Undip), menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet dua gelar juara sekaligus dalam ajang bergengsi Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional Kategori Mahasiswa. Kompetisi yang diadakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Minggu, 9 November 2025, ini menjadi panggung pembuktian inovasi ilmiah Gusnia.
Prestasi yang diraih Gusnia meliputi Juara 2 dalam Kategori Presentasi Karya Ilmiah dan Juara 1 untuk Kategori Pameran, yaitu pameran atau tampilan inovasi ilmiah. Keberhasilan ganda menjadikannya salah satu peserta paling menonjol dalam kompetisi tersebut.
Lomba Karya Ilmiah Nasional dikenal sebagai salah satu ajang paling ketat yang diikuti oleh perwakilan mahasiswa terbaik dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Juri menilai aspek orisinalitas, kedalaman penelitian, metodologi, dan potensi dampak aplikatif dari karya yang dipresentasikan.
Sebagai mahasiswa semester tiga, pencapaian Gusnia di kancah nasional tergolong luar biasa, menunjukkan bahwa semangat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan telah tertanam kuat sejak dini dalam jenjang perkuliahannya. Fakultas Teknik Undip pun menyatakan kebanggaannya atas hasil tersebut.
Gusnia Nurul Kafiah merupakan putri kedua dari empat bersaudara Bapak Tasirin, S.Pd., yang dikenal sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Lumbir. Latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan memberikan dorongan yang kuat dalam minat ilmiahnya.
Berdasarkan laporan panitia, Gusnia dinilai memiliki proposal penelitian yang sangat kuat dan relevan dengan isu-isu terkini di bidang Teknik Geologi. Kemenangan pada kategori Presentasi tersebut menunjukkan kemampuan akademisnya dalam menjelaskan konsep secara terstruktur.
Terlebih lagi, capaian Juara 1 pada Kategori Pameran membuktikan bahwa karya ilmiah Gusnia tidak hanya unggul secara substansi, tetapi juga menarik dalam penyajian visual dan interaktif. Tampilan pertunjukan tersebut berhasil memukau dewan juri dan pengunjung.
Proses penjurian untuk kategori Pameran tersebut melibatkan interaksi langsung dengan peserta, di mana Gusnia harus mempertahankan idenya di hadapan publik dan panelis, membuktikan penguasaannya terhadap materi penelitiannya.
Kehadiran mahasiswa Undip yang mendominasi podium di tengah ketatnya persaingan dari kampus-kampus teknik terkemuka lainnya menegaskan kualitas pendidikan di Undip. Lomba yang diselenggarakan di ITS Surabaya tersebut menjadi tolok ukur penting kualitas penelitian mahasiswa.
Dukungan dari keluarga, terutama peran sang ayah sebagai tokoh pendidikan di tingkat kecamatan, disinyalir menjadi faktor pendukung utama. Motivasi dari orang tua dan lingkungan yang edukatif tersebut memperkuat fokus Gusnia dalam berprestasi.
Gusnia Nurul Kafiah dengan wajah berseri mengungkapkan perasaannya setelah berhasil meraih dua gelar dari kompetisi tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan bangga, apalagi ini adalah salah satu kompetisi nasional terbesar yang saya ikuti. Persaingan di ITS memang sangat ketat, tapi kami berpegang pada detail riset yang sudah matang,” kata Gusnia.
Ia juga membagikan kunci suksesnya dalam memenangkan kategori Exhibition. “Untuk pameran, kami harus memastikan bahwa ide kompleks kami sampaikan dengan visual yang sederhana dan elegan. Kami ingin semua orang, bahkan non-teknik, dapat memahami karya tersebut ,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Ayah Gusnia, Bapak Tasirin, S.Pd., menyampaikan rasa bangga yang tak sampai atas pencapaian putri.
“Ini adalah hadiah terindah bagi keluarga. Melihat Gusnia berprestasi di tingkat nasional adalah bukti bahwa bibit unggul tidak hanya tumbuh di kota besar. Saya selalu menekankan pentingnya disiplin dan membaca, dan ia menjalankannya dengan baik,” ujar Bapak Tasirin.
Bapak Tasirin berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa dan siswa lain di daerah asalnya. “Saya berharap ia terus maju dan karya ilmiahnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Geologi di Indonesia,” tutupnya.

Posting Komentar