Ulang Tahun ke-7 yang Berkesan, Bocah SD di Karangkemiri Wujudkan Mimpi Naik Mobil Dam Truk

 



Karangkemiri – Momen ulang tahun ke-7 menjadi pengalaman yang benar-benar tak terlupakan bagi Muhammad Handaru Mubarok, siswa kelas I SD Negeri 3 Karangkemiri, pada Selasa, 30 Desember 2025. Bocah ceria, putra dari pasangan Afanudin Aziz dan Ana Noviani tersebut, merayakan hari bahagianya dengan cara yang sederhana namun sarat makna. Alih-alih pesta mewah, kebahagiaan Handaru justru terpancar saat keinginannya yang sederhana—merasakan sensasi naik mobil dam truk—berhasil terwujud. Momen tersebut tidak hanya menghadirkan senyum lebar di wajahnya, tetapi juga menjadi kenangan manis yang akan terus diingat sebagai perayaan ulang tahun yang penuh kehangatan dan kebahagiaan.


Permintaan tersebut disampaikan Handaru dengan cara yang polos dan apa adanya menjelang hari ulang tahunnya. Di saat kebanyakan anak seusianya lebih sering meminta mainan terbaru atau hadiah yang bernilai mahal, Handaru justru mengungkapkan keinginan yang sangat sederhana, yakni ingin merasakan naik mobil dam truk. Keinginan itu keluar tanpa paksaan, penuh ketulusan khas anak-anak, sehingga membuat kedua orang tuanya terdiam sekaligus terharu. Bagi mereka, permintaan sederhana tersebut mencerminkan kepolosan dan rasa bahagia yang tidak selalu diukur dari kemewahan, melainkan dari pengalaman kecil yang berkesan.


“Handaru hanya bilang ingin naik mobil dam truk. Tidak minta mainan atau kado apa pun. Mendengar itu, kami sebagai orang tua merasa sangat tersentuh,” ujar Afanudin Aziz.


Demi memenuhi keinginan sang putra, Afanudin sejak pagi hari berupaya mencari armada dam truk yang tengah beroperasi di sekitar wilayah Karangkemiri. Usaha tersebut dilakukan dengan penuh kesungguhan agar impian kecil anaknya dapat terwujud tepat di hari ulang tahunnya.


“Saya sengaja berkeliling sejak pagi, bertanya ke beberapa orang, sampai akhirnya menemukan dam truk yang sedang bekerja dan diizinkan untuk dinaiki,” katanya.


Upaya tersebut membuahkan hasil. Handaru akhirnya dapat merasakan langsung sensasi naik mobil dam truk, sebuah pengalaman yang selama ini hanya ia bayangkan. Wajah ceria dan mata berbinar terlihat jelas saat ia berada di atas kendaraan besar tersebut.


“Anaknya senang sekali, senyumnya tidak lepas. Itu sudah lebih dari cukup bagi kami sebagai orang tua,” tutur Afanudin.


Momen sederhana itu pun menjadi hadiah paling berharga bagi keluarga kecil tersebut. Bagi mereka, kebahagiaan anak tidak selalu diukur dari mahalnya hadiah, melainkan dari perhatian, usaha, dan kebersamaan yang tulus.


“Yang penting anak bahagia. Kalau permintaannya sederhana dan bisa kami wujudkan, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga,” ujarnya.



Kisah ulang tahun Handaru ini menjadi potret kepolosan mimpi seorang anak yang masih jujur dan apa adanya. Keinginan sederhana itu justru meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang di sekitarnya.


“Semoga Handaru tumbuh menjadi anak yang baik, sederhana, dan selalu bersyukur,” harap Afanudin.


Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati kerap hadir dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan. Di usia yang masih sangat muda, Handaru telah mengajarkan arti bahagia yang sesungguhnya kepada banyak orang.


Kontributor: Maz Anang

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama