Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran di Dusun Suryan Tewaskan Lansia dan Hanguskan Dua Rumah


Karangpucung, Info Banyumas-Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Suryan RT 004 RW 009, Desa Karangpucung, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua rumah warga terbakar dan satu orang meninggal dunia.


Korban meninggal dunia diketahui bernama Santohid (91), warga setempat yang juga merupakan pemilik salah satu rumah yang terbakar. Korban ditemukan meninggal di puing-puing rumahnya yang habis dan diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai membesar.


Selain rumah milik Santohid, api juga menghanguskan rumah milik Namirto, warga yang tinggal bersebelahan. Kobaran api dengan cepat merambat karena jarak antarbangunan yang berdekatan dan mayoritas material rumah mudah terbakar.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik. Dugaan tersebut muncul karena api pertama kali terlihat dari bagian dalam rumah korban sebelum merembet ke bangunan lain.


Warga sekitar yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah dan berupaya memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya, seperti ember berisi air dan alat pemukul api. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian rumah lain sehingga upaya warga tidak mampu mengendalikan situasi. 


Melihat kondisi yang semakin berbahaya, laporan segera disampaikan kepada petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di titik-titik rawan guna mencegah api kembali menyala. Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman.


Peristiwa tersebut mengundang kepanikan warga sekitar, mengingat kejadian berlangsung pada malam hari saat sebagian besar warga tengah beristirahat. Sejumlah warga memilih keluar rumah untuk menghindari kemungkinan api meluas.


Identitas korban meninggal dunia diketahui bernama Santohid, lahir di Cilacap pada 7 April 1935. Korban merupakan lansia yang diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.


Korban diduga berada di dalam kamar saat kebakaran terjadi. Kondisi fisik korban yang sudah lanjut usia membuatnya diduga kesulitan untuk menyelamatkan diri ketika api mulai menyebar.


Ketua RT 004 RW 009 Dusun Suryan, Kusaeni, menyampaikan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari rumah korban sebelum akhirnya membesar dan merembet ke rumah di sebelahnya.


“Api berasal dari rumah Pak Santohid, kemudian membesar dan merembet ke rumah Pak Namirto,” ujar Kusaeni saat ditemui di lokasi kejadian.


Menurut Kusaeni, warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api cepat menjalar sehingga upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.


“Warga sudah berusaha menolong dan memadamkan api, tapi kondisinya cepat sekali membesar,” lanjutnya.


Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan cukup besar, meski hingga saat ini pihak terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut di lokasi kebakaran.


Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan atau saat beristirahat di malam hari.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama