PURWOKERTO - Harmoni budaya, kemegahan akademik, dan air mata haru berpadu dalam prosesi Wisuda ke-19 STMIK Widya Utama (SWU) Purwokerto yang digelar di Gedung Hastinapura Convention Center, Hotel Java Heritage, Sabtu, 7 Februari 2026. Sebanyak 179 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, menandai berakhirnya satu fase perjuangan akademik sekaligus awal perjalanan baru menuju dunia profesional yang penuh tantangan.
Prosesi wisuda tahun ini terasa istimewa karena tidak hanya menghadirkan seremoni akademik yang khidmat, tetapi juga memadukan nilai-nilai budaya lokal Banyumas dalam balutan kemasan modern. Gedung megah Java Heritage menjadi saksi bagaimana institusi pendidikan teknologi informasi ini menghadirkan perayaan kelulusan yang sarat makna, membumi pada akar budaya, namun tetap menatap masa depan global.
Nuansa emosional semakin terasa ketika prosesi memasuki sesi penghormatan kepada orang tua. Tangis haru tak terbendung saat para wisudawan dan wisudawati turun dari kursi kehormatan, bersimpuh, dan memeluk orang tua mereka. Pelukan erat, doa lirih, dan air mata bahagia menjadi pemandangan yang menggetarkan hati, seolah seluruh perjuangan bertahun-tahun dirangkum dalam satu momen sakral.
Menurutnya, penguasaan teknologi harus dibarengi dengan karakter, etika, dan kemampuan adaptasi. Lulusan STMIK Widya Utama diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu menjawab kebutuhan zaman dan memberi solusi nyata bagi masyarakat.
Wisuda ke-19 ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan STMIK Widya Utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi informasi. Dengan 179 lulusan baru, kampus ini kembali menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak transformasi digital di tingkat regional maupun nasional.
Dengan berakhirnya rangkaian acara, 179 lulusan STMIK Widya Utama resmi dilepas ke tengah masyarakat. Mereka membawa bekal ilmu pengetahuan, nilai budaya, serta doa orang tua yang mengiringi langkah ke depan. Dari panggung Babad Banyumas hingga pelukan penuh haru, wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan peristiwa yang meneguhkan identitas: berakar pada budaya, berdaya saing global, dan siap menembus masa depan.
Posting Komentar