Menjemput Berkah dalam Kreativitas: SDN 1 Linggasari Jadi Pusat Syiar Lomba Ramadan Ceria SD se-Kecamatan Kembaran



KEMBARAN, INFO BANYUMAS – Semangat religiusitas dan keceriaan anak-anak menyatu dalam perhelatan akrab di Desa Linggasari pada Kamis pagi (12/2/2026). Ratusan siswa perwakilan dari seluruh Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Kembaran berkumpul untuk memeriahkan ajang "Lomba Ramadan Ceria Siswa Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Kembaran Tahun 2026". Dengan mengusung tema visioner “Generasi Hebat Ramadan Khidmat: Menjemput Berkah Ramadan dengan Kegembiraan,” kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi ruang kompetisi, tetapi juga momentum penguatan karakter spiritual bagi generasi zilenial di wilayah Banyumas.


Perhelatan tersebut dipusatkan di dua lokasi utama untuk menjaga kekhidmatan kompetisi, yakni di lingkungan SD Negeri 1 Linggasari dan Aula Kantor Kepala Desa Linggasari. Sejak pukul 07.30 WIB, area tersebut telah dipadati oleh para peserta yang tampil percaya diri dengan atribut khas sekolah dan busana muslim, didampingi oleh para guru pembimbing serta kepala sekolah masing-masing. Kehadiran para tokoh penting, mulai dari jajaran Korwilcam Dindik Kembaran, Pengawas PAI, Pengawas SD, hingga unsur pemerintah desa dan aparat keamanan, menandakan bahwa agenda tersebut memiliki nilai strategis dalam peta pendidikan daerah.


Penyelenggaraan Lomba Ramadan Ceria tahun ini merupakan buah kerja keras dari Pengurus Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) SD Kecamatan Kembaran. Dalam pelaksanaannya, panitia mengkurasi tiga cabang lomba yang dinilai mampu merepresentasikan bakat komprehensif siswa, yaitu Lomba Gambar Bercerita, Membaca Tartil Al-Quran, dan kompetisi Tek Tek Sahur. Cabang lomba tersebut dipilih secara sengaja untuk menyeimbangkan aspek kognitif, spiritual, dan pelestarian budaya lokal, mengingat musik Tek Tek merupakan identitas kultural yang kuat di wilayah Banyumas.


Pihak panitia menjelaskan bahwa pendaftaran dan koordinasi teknis untuk kegiatan tersebut telah dilakukan secara intensif dalam beberapa pekan terakhir guna memastikan seluruh sekolah dapat mengirimkan representasi terbaiknya. Melalui cabang Tartil Al-Quran, kegiatan tersebut berupaya menjaring bibit-bibit qari dan qariah muda, sementara melalui Gambar Bercerita, imajinasi siswa tentang nilai-nilai Islam divisualisasikan dengan apik. Tak kalah meriah, lomba Tek Tek Sahur dalam agenda tersebut berhasil menghidupkan suasana dengan dentuman bambu yang harmonis, menciptakan harmoni kegembiraan menyambut bulan suci.


Selain sebagai ajang unjuk kebolehan, kegiatan tersebut memiliki fungsi sosial yang mendalam, yakni mempererat tali silaturahmi antar-pendidik dan siswa di bawah naungan Korwilcam Dindik Kembaran. Kehadiran Babinkamtibmas Linggasari, Afiq, dalam acara tersebut juga memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam koridor keamanan dan ketertiban yang terjaga, sehingga para siswa dapat berkompetisi dengan rasa nyaman dan tenang.


Ketua Panitia Pelaksana, Sutrisno, dalam laporan resminya memaparkan bahwa visi besar dari kompetisi ini adalah menumbuhkan keberanian ekspresi di atas landasan nilai-nilai religius. Ia menekankan bahwa proses pembinaan yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan tersebut merupakan langkah awal yang krusial. Hasil dari lomba tersebut akan menentukan duta-duta terbaik yang akan membawa panji Kecamatan Kembaran pada ajang serupa di tingkat Kabupaten Banyumas yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari mendatang.


Ekspektasi tinggi juga diletakkan pada standar penilaian. Panitia memastikan bahwa juri yang bertugas dalam kompetisi tersebut bertindak secara objektif dan profesional untuk menjaga marwah perlombaan. Keberhasilan pelaksanaan di tingkat kecamatan ini dianggap sebagai tolak ukur kesiapan mental para siswa sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di level kabupaten.


Momentum pembukaan menjadi semakin bermakna dengan adanya apresiasi tulus dari Pemerintah Desa Linggasari yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Kepala Desa Linggasari, Tuti Irawati, memberikan pujian khusus atas dedikasi panitia yang bekerja tanpa kenal lelah demi kesuksesan acara tersebut.


“Luar biasa panitia dalam mempersiapkan kegiatan Ramadan Ceria ini. Saya melihat sendiri bagaimana kawan-kawan panitia lembur, dan meskipun cuaca sempat hujan, mereka tetap mempersiapkan tempat dengan sangat baik bahkan sampai malam hari. Ini adalah bentuk pengabdian untuk anak-anak kita. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujar Tuti Irawati dalam sambutannya.


Sejalan dengan semangat tersebut, Pengawas PAI, Aslam Suhada, menitikberatkan pada aspek prestasi dan kualitas output dari perlombaan ini. Beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KKG PAI SD Kembaran yang tetap konsisten mengawal program keagamaan di tengah padatnya kurikulum sekolah.


“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran KKG PAI SD Kembaran atas terselenggaranya kegiatan ini dengan begitu megah. Harapan kami sangat besar, dari tiga cabang lomba yang dipertandingkan hari ini, Kecamatan Kembaran mampu meraih prestasi gemilang di tingkat kabupaten nanti. Mari kita buktikan bahwa pembinaan agama dan seni di kecamatan kita adalah yang terbaik,” ungkap Aslam Suhada dengan nada optimis.



Sebagai penutup rangkaian pembukaan, Koordinator Korwilcam Dindik Kembaran, Hery Supriyatno, memberikan pengarahan strategis sekaligus motivasi bagi para peserta agar tampil maksimal namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.


“Kegiatan ini adalah filter utama, sebuah ajang seleksi penting untuk lomba tingkat Kabupaten Banyumas yang akan digelar pada 26 Februari 2026 nanti. Saya berharap melalui kompetisi hari ini, kita benar-benar dapat memilih duta-duta terbaik, mutiara-mutiara dari Kembaran yang siap bersaing. Selamat berkegiatan untuk anak-anakku semua, semoga lancar dan kita bisa mendapatkan perwakilan yang akan mengharumkan nama sekolah dan kecamatan kita,” tegas Hery Supriyatno sebelum secara resmi membuka acara.


Hingga siang hari, sorak sorai pendukung lomba Tek Tek Sahur dan lantunan merdu ayat suci Al-Quran masih menggema di SDN 1 Linggasari. Semangat kebersamaan yang terpancar dari wajah para siswa menjadi bukti bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang perayaan prestasi dan peningkatan kualitas diri.


Dengan sinergi yang kuat antara guru, kepala sekolah, dan pengawas, Lomba Ramadan Ceria 2026 di Kecamatan Kembaran ini sukses menjadi oase pendidikan karakter. Harapan besar kini tertumpu pada para juara yang terpilih, agar semangat "Generasi Hebat Ramadan Khidmat" tidak berhenti di meja juri, melainkan terus diimplementasikan dalam perilaku sehari-hari sebagai insan yang berprestasi dan berakhlakul karimah.


Kontributor : Riptina

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama