KEDUNGBANTENG, INFO BANYUMAS – Akselerasi transformasi digital di tubuh Kepolisian Sektor (Polsek) Kedungbanteng memasuki babak baru dengan merangkul elemen pemuda melalui Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kedungbanteng. Dalam sebuah forum strategis yang digelar di Aula SD Negeri 3 Kedungbanteng, Rabu (11/2), korps berseragam cokelat tersebut secara resmi menyosialisasikan penguatan layanan darurat Polisi 110 serta sistem Laporan Polisi (LP) dan Laporan Kehilangan (LK) berbasis daring (online). Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memangkas jarak birokrasi antara petugas dan warga, sekaligus menjadikan anggota Pramuka sebagai agen literasi digital keamanan masyarakat (Kamtibmas). Dengan memanfaatkan jaringan luas yang dimiliki Pramuka hingga ke tingkat pangkalan sekolah, Polsek Kedungbanteng optimistis bahwa respons darurat dan pengurusan administrasi kepolisian kini dapat diakses secara instan, transparan, dan gratis oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah kaki Gunung Slamet tersebut.
Pusat perhatian dalam sosialisasi tersebut tertuju pada kanal darurat 110 yang kini telah dioptimalkan sebagai garda terdepan pelaporan warga. Layanan ini dirancang untuk memberikan aksesibilitas penuh selama 24 jam tanpa dipungut biaya sepeser pun, sehingga kendala teknis seperti ketiadaan pulsa tidak lagi menjadi penghalang bagi warga yang sedang terdesak. Keunggulan sistem ini terletak pada kecepatan transmisi data dari pusat komando (command center) langsung ke unit patroli terdekat di lapangan, guna memastikan kehadiran polisi di lokasi kejadian dalam hitungan menit.
Informasi mengenai efektivitas layanan 110 tersebut disampaikan secara detail kepada para pembina pangkalan dan andalan ranting yang hadir. Pihak kepolisian menekankan bahwa sistem ini tidak hanya mencakup pelaporan tindak kriminalitas berat, tetapi juga gangguan ketertiban umum, bencana alam, hingga kecelakaan lalu lintas yang memerlukan tindakan medis segera. Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat untuk segera menghubungi petugas saat melihat atau mengalami potensi bahaya di lingkungannya.
Kapolsek Kedungbanteng, AKP Sutardiyana, S.H., dalam paparan materinya menjelaskan bahwa integrasi teknologi ini adalah bagian dari janji Polri untuk hadir lebih dekat dengan denyut nadi masyarakat. Ia menjamin bahwa setiap panggilan yang masuk akan terdokumentasi secara digital untuk menjaga akuntabilitas personel.
“Melalui layanan 110, masyarakat dapat dengan cepat melaporkan kejadian darurat seperti tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Petugas kami akan segera merespons dan menindaklanjuti laporan tersebut secara cepat, mudah, dan responsif,” tegas AKP Sutardiyana di hadapan para pengurus Kwarran.
Selain layanan darurat, inovasi lain yang diperkenalkan adalah kemudahan pengurusan surat kehilangan dan laporan polisi melalui platform digital. Selama ini, paradigma masyarakat mengenai pengurusan administrasi di kantor polisi seringkali identik dengan antrean panjang dan proses yang memakan waktu. Namun, melalui layanan LK dan LP Online, warga kini dapat mengisi formulir awal secara mandiri dari rumah melalui gawai mereka. Sistem ini memungkinkan verifikasi data dilakukan lebih awal, sehingga saat tiba di kantor polisi, warga hanya perlu menunjukkan kode referensi untuk pencetakan dokumen fisik.
Kemudahan digitalisasi pelayanan ini diklaim mampu meminimalisir praktik pungutan liar dan meningkatkan transparansi proses hukum. Bagi masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti KTP, SIM, atau surat berharga lainnya, prosedur daring ini menjadi solusi praktis di tengah kesibukan aktivitas harian. Pihak Polsek juga menjamin bahwa data pribadi yang diunggah ke dalam sistem akan terlindungi secara aman dalam peladen (server) resmi Kepolisian Republik Indonesia.
AKP Sutardiyana menambahkan bahwa pergeseran cara kerja dari manual ke digital ini merupakan tuntutan zaman yang harus segera diadopsi untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pemohon layanan.
“Untuk laporan kehilangan seperti KTP, SIM, atau dokumen penting lainnya, masyarakat bisa memanfaatkan layanan LK Online. Begitu pula dengan Laporan Polisi, proses awal dapat dilakukan secara daring sebelum verifikasi lanjutan. Ini bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan humanis tanpa harus menunggu lama di kantor polisi,” imbuhnya dalam sesi diskusi.
Pemilihan Kwarran Kedungbanteng sebagai mitra sosialisasi bukan tanpa alasan. Pramuka dinilai memiliki struktur organisasi yang solid dari tingkat kecamatan hingga ke desa-desa melalui gugus depan di sekolah-sekolah. Anggota Pramuka, dengan jiwa kepanduan yang disiplin dan peduli, dianggap sebagai duta yang paling efektif untuk menyebarkan informasi positif kepada keluarga dan teman sebaya. Sinergi ini sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter bagi para anggota Pramuka agar lebih tanggap terhadap situasi keamanan di lingkungan sekitar mereka.
Pihak Kwarran Kedungbanteng menyambut antusias kerja sama ini karena dianggap selaras dengan pengamalan Dasa Darma Pramuka, khususnya poin tentang cinta alam dan kasih sayang sesama manusia serta bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Pengetahuan mengenai layanan kepolisian digital ini akan dimasukkan ke dalam materi pembinaan anggota sebagai bagian dari kecakapan hidup (life skill) di era modern.
Kapolsek Kedungbanteng secara khusus menitipkan pesan agar para kader Pramuka tidak menyalahgunakan layanan tersebut untuk kepentingan iseng (prank call), melainkan menggunakannya dengan bijak demi keselamatan publik.
“Pramuka adalah mitra strategis kami dalam pembinaan generasi muda. Kami berharap adik-adik dan para pembina bisa menjadi perpanjangan tangan informasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar tentang pentingnya memanfaatkan layanan kepolisian secara bijak. Kesadaran kolektif ini adalah kunci terciptanya keamanan wilayah yang kondusif,” pesan Kapolsek dengan penuh harap.
Acara ditutup dengan simulasi singkat penggunaan aplikasi laporan online dan tanya jawab mengenai prosedur penanganan kasus hukum. Dengan berakhirnya sosialisasi ini, Polsek Kedungbanteng dan Kwarran Kedungbanteng resmi memulai babak baru kolaborasi sektor keamanan dan kepemudaan guna mewujudkan pelayanan publik yang prima dan modern di wilayah Kedungbanteng.


Posting Komentar