![]() |
| Foto bersama peserta "Happy Fun Super Camp" bersama guru pendamping dan penilik Korwilcam Dindik Kembaran (IB) |
KEMBARAN, INFO BANYUMAS – Taman Kanak-kanak (TK) Universitas Muhammadiyah Purwokerto
(UMP) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Happy Fun Super Camp” pada
Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan kompleks TK-SD UMP ini
dirancang khusus untuk mengenalkan dunia kepanduan atau prasiaga kepada
anak-anak sejak usia dini melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.
Kegiatan
ini dirancang sebagai sebuah upaya sistematis dari sekolah untuk memupuk jiwa
patriotisme dan cinta tanah air pada generasi masa depan. Melalui latihan
upacara bendera, para siswa diajarkan cara menghormati Bendera Merah Putih
sebagai simbol identitas Bangsa Indonesia yang harus dijunjung tinggi.
Kepala TK
UMP menyatakan bahwa pengenalan nilai-nilai kebangsaan memang harus dimulai
dari bangku prasekolah (PAUD) agar karakter anak terbentuk dengan kuat. “Kami
ingin anak-anak memiliki rasa bangga terhadap bangsanya sendiri, sehingga
kegiatan menghormati bendera ini menjadi fondasi awal yang sangat penting,”
ujarnya saat ditemui di sela-sela acara.
Selain
aspek nasionalisme, panitia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan
sikap saling menyayangi antar sesama teman maupun guru. Nilai-nilai sosial
tersebut diimplementasikan melalui berbagai permainan ketangkasan yang
membutuhkan kerja sama tim yang solid, seperti estafet menyusun menara gelas.
Salah satu
guru pendamping menjelaskan bahwa permainan kelompok sengaja dipilih untuk
melatih empati dan kesabaran anak dalam berinteraksi dengan rekannya. “Saat
menyusun menara gelas secara estafet, mereka belajar bahwa keberhasilan tim
bergantung pada kontribusi dan sikap saling menghargai setiap anggota,”
ungkapnya.
Isu
lingkungan hidup juga tidak luput dari agenda Happy Fun Super Camp kali ini, di
mana anak-anak diajarkan untuk menyayangi bumi sejak dini. Salah satu kegiatan
tematik yang menjadi sorotan adalah aksi peduli sampah yang dilakukan dengan
cara memilah sampah di area lapangan secara bersama-sama.
Seorang
instruktur kegiatan menyebutkan bahwa pembiasaan memilah sampah ini bertujuan
untuk menanamkan disiplin dan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan
lingkungan. “Kami mengarahkan anak-anak agar mampu membedakan jenis sampah agar
mereka paham bahwa menjaga bumi bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar
mereka,” tuturnya.
Keseruan
acara terus berlanjut dengan berbagai lomba ketangkasan lainnya, mulai dari
estafet bola menggunakan kertas hingga permainan unik berupa suit silang
kelompok. Aktivitas-aktivitas ini nampak memicu gelak tawa dan antusiasme
tinggi dari seluruh peserta yang hadir di lapangan kompleks TK-SD UMP tersebut.
Ketua
panitia penyelenggara menyampaikan bahwa seluruh rangkaian permainan ini telah
disesuaikan dengan tingkat perkembangan motorik dan kognitif anak usia dini.
“Setiap permainan, baik itu estafet bola maupun suit silang, memiliki tujuan
untuk melatih konsentrasi sekaligus membangun suasana kegembiraan yang tak
terlupakan,” jelasnya.
Rangkaian
kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut diawali dengan upacara pembukaan
yang khidmat, kemudian dilanjutkan dengan sesi permainan tepuk dan yel-yel
penyemangat. Setelah lelah beraktivitas, anak-anak diberikan waktu snack time
untuk memulihkan energi sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
Salah satu
wali murid yang turut memantau kegiatan mengungkapkan rasa bangganya melihat
keberanian anak-anak mengikuti seluruh prosesi dari awal hingga akhir. “Sangat
luar biasa melihat anak sekecil ini sudah belajar disiplin dan berani mencoba
hal-hal baru yang biasanya hanya dilakukan oleh kakak kelas mereka,” kata
beliau dengan penuh haru.
Memasuki
waktu sholat Dzuhur, agenda dilanjutkan dengan kegiatan religius untuk
membentuk karakter spiritual para siswa prasiaga tersebut. Seluruh peserta
melaksanakan sholat Dzuhur secara berjamaah, diikuti dengan makan siang bersama
dan waktu istirahat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Salah seorang
guru pendamping lainnya menegaskan bahwa integrasi antara nilai kepanduan dan
nilai-nilai Islam merupakan ciri khas pendidikan di lingkungan UMP. “Meskipun
judul kegiatannya Happy Fun, kami tetap mengutamakan kewajiban ibadah sebagai
bentuk ketaatan kepada Sang Pencipta dalam kondisi apapun,” tegasnya.
Menjelang
sore hari, kegiatan mulai memasuki babak akhir dengan persiapan upacara
penutupan yang ditandai dengan prosesi simbolis pencabutan bendera. Puncak
acara ditutup dengan momen api unggun ceria yang cahayanya melambangkan
semangat kehangatan dan rasa kasih sayang yang membekas di hati para siswa.
Kepala
sekolah menutup rangkaian acara dengan memberikan pesan penutup yang menyentuh
hati bagi seluruh peserta dan panitia yang terlibat. “Semoga semangat api
unggun yang menyala hari ini terus berkobar di hati anak-anak sekalian, membawa
cinta untuk sesama, lingkungan, dan tanah air Indonesia,” pungkasnya menutup
seluruh rangkaian kegiatan.
Orang tua
yang hadir mengapresiasi kegiatan tersebut karena anak-anak tidak hanya pulang
dengan rasa senang, tetapi juga membawa pengalaman belajar yang berkesan dan
bermakna.
Melalui
Happy Fun Super Camp, TK UMP membuktikan bahwa pendidikan karakter, cinta
lingkungan, dan jiwa patriotisme dapat ditanamkan sejak dini melalui kegiatan
yang ceria, aman, dan penuh kebahagiaan.
Kontributor: Sulistiyono

Posting Komentar