KEDUNGBANTENG - Semangat baru ditunjukkan oleh para guru yang tergabung dalam KKG Dwija Wiyata Kedungbanteng setelah restrukturisasi kepengurusan dengan menggelar kegiatan perdana pada Selasa (31/3/2026) di SDN 3 Kebocoran, sebagai langkah awal meningkatkan mutu dan kompetensi guru melalui program kerja yang lebih inovatif dan kolaboratif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah jam pembelajaran selesai dan diikuti oleh guru dari delapan sekolah anggota gugus. Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah Kecamatan Kedungbanteng serta Pengawas SD yang baru, yang memberikan pendampingan sekaligus motivasi kepada para guru agar kegiatan Kelompok Kerja Guru benar-benar menjadi wadah peningkatan profesionalisme guru.
“Pengurus baru sudah menunjukkan keseriusan dan semangat untuk menyusun serta melaksanakan program-program yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pengurus memiliki jiwa kepemimpinan yang baik untuk mengakomodasi kebutuhan para anggota,” ujar Anas Saeful Bahtiar dalam sambutannya.
Selain dihadiri para guru, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari para kepala sekolah yang hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para guru. Kehadiran para kepala sekolah ini menjadi bukti bahwa peningkatan mutu guru merupakan tanggung jawab bersama demi kemajuan pendidikan di masing-masing sekolah.
Ketua Gugus Dwija Wiyata yang juga Kepala SDN 3 Kebocoran menyampaikan bahwa kegiatan perdana setelah restrukturisasi ini menjadi tanda bahwa para guru memiliki semangat baru untuk berkembang dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Menurutnya, KKG harus menjadi ruang belajar bersama yang aktif dan produktif.
“Momen ini menunjukkan semangat para guru untuk terus belajar dan meningkatkan mutu diri. KKG harus menjadi tempat kita bertumbuh bersama sebagai guru yang profesional,” ungkap Wiarso selaku Ketua Gugus.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penguatan jiwa nasionalisme melalui menyanyikan lagu kebangsaan, mars dinas pendidikan, dan mars Gugus Dwija Wiyata. Suasana kegiatan terasa penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kekompakan para guru dalam membangun budaya belajar bersama.
“Kami berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujar Era Wahyuni selaku Ketua KKG.
Kegiatan inti kemudian diisi dengan pemaparan materi tentang penggunaan papan interaktif digital dalam pembelajaran oleh narasumber dari SD Qaryah Thayyibah Purwokerto dan SD Islam Al-Izzah. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung praktik menggunakan papan interaktif digital tersebut dengan penuh antusiasme.
“Ternyata banyak hal baru yang cukup seru dengan papan interaktif digital ini. Kita saja sebagai guru merasa senang, apalagi nanti anak-anak saat belajar di kelas,” ujar salah satu peserta setelah mencoba penggunaan media pembelajaran digital tersebut.
Kontributor: SIMAS Korwilcam Dindik Kedungbanteng
Posting Komentar