KEDUNGBANTENG, INFO BANYUMAS
– Dinamika kepemimpinan di lingkungan pendidikan dasar wilayah Kedungbanteng
memasuki babak baru melalui prosesi regenerasi yang strategis. Koordinator
Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan Kedungbanteng secara resmi
memfasilitasi gelaran Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Kepala Sekolah
Dasar, sebuah momentum yang dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga ritme
serta kesinambungan mutu pendidikan di tengah tantangan global tahun 2026.
Acara yang berlangsung khidmat di Aula UPK Kedungbanteng pada Selasa (28/04)
tersebut, tidak sekadar menjadi ajang pergantian figur, melainkan sebuah
manifestasi dari komitmen kolektif untuk mengakselerasi transformasi
pembelajaran yang lebih adaptif dan berorientasi pada kepentingan peserta
didik.
Penyelenggaraan sertijab ini
dipandang sebagai langkah krusial dalam struktur manajemen pendidikan di
tingkat kecamatan. Anas Saeful Bahtiar, S.Pd., selaku Koordinator Korwilcam
Dindik Kedungbanteng, menegaskan bahwa reposisi pejabat kepala sekolah
merupakan bagian integral dari upaya penguatan institusi secara menyeluruh.
Menurut Anas, transisi kepemimpinan ini dirancang untuk memastikan bahwa visi
pendidikan nasional dapat terimplementasi secara konsisten hingga ke tingkat
satuan pendidikan terkecil.
Anas menjelaskan bahwa pergantian
posisi ini memiliki bobot strategis yang melampaui aspek administratif semata.
Ia menyatakan bahwa setiap estafet kepemimpinan membawa harapan baru bagi
pengembangan program-program instruksional yang lebih inovatif. Pejabat korwil
tersebut menekankan pentingnya bagi para kepala sekolah yang baru dilantik
untuk memiliki kemampuan dalam membaca tren pendidikan masa kini, terutama
dalam menghadapi tantangan teknologi dan pedagogi yang terus berkembang pesat
di tahun 2026.
Lebih lanjut, Anas menyebutkan
bahwa integritas dan kemampuan kolaborasi menjadi dua modal utama yang harus
dimiliki oleh setiap pemimpin sekolah. Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah
lembaga pendidikan sangat bergantung pada kemampuan manajerial kepala sekolah
dalam merangkul seluruh elemen, mulai dari guru, staf tata usaha, hingga orang
tua siswa. Dalam pandangannya, sinergi tersebut akan menciptakan iklim belajar
yang kondusif dan memberikan dampak positif secara langsung terhadap prestasi
akademik maupun non-akademik para siswa di wilayah Kedungbanteng.
Dalam orasi pembinaannya, Anas
Saeful Bahtiar memberikan penekanan khusus pada peran kepala sekolah sebagai
nakhoda perubahan. Ia tidak ingin jabatan baru ini hanya dipandang sebagai
status formal, melainkan sebagai tanggung jawab besar untuk membawa perubahan
nyata di lapangan.
“Serah terima jabatan ini bukan
hanya pergantian posisi, tetapi merupakan bagian dari kesinambungan program dan
visi pendidikan. Saya berharap kepala sekolah yang baru dapat melanjutkan
bahkan mengembangkan capaian yang telah dirintis sebelumnya. Pemimpin
pendidikan harus mampu menjadi motor penggerak perubahan, membangun kolaborasi,
serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berpihak pada peserta
didik,” tegas Anas di hadapan para hadirin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kedungbanteng, Wiarso, S.Pd., turut
memberikan pandangannya mengenai pentingnya ekosistem kerja yang solid. Wiarso
menekankan bahwa kepala sekolah yang baru harus segera meninggalkan zona nyaman
dan mulai berintegrasi dengan forum-forum profesi guna memperkaya perspektif
kepemimpinan mereka.
“Kami berharap kepala sekolah
yang baru dapat segera beradaptasi dan aktif dalam forum K3S. Kebersamaan dan
komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam memajukan pendidikan di
wilayah Kedungbanteng,” ujar Wiarso dengan penuh optimisme.
Momen haru sempat menyelimuti
ruangan saat Sudarman, S.Pd., M.Pd., yang mewakili jajaran kepala sekolah lama,
menyampaikan pesan serta kesannya. Selama masa jabatannya, Sudarman dikenal
sebagai figur yang dedikatif dalam meletakkan fondasi kedisiplinan dan prestasi
di sekolah yang ia pimpin. Ia mengakui bahwa setiap capaian yang diraih
merupakan hasil dari kerja keras kolektif seluruh tenaga pendidik.
“Saya merasa bangga pernah
menjadi bagian dari sekolah ini. Banyak kenangan dan pengalaman berharga yang
tidak akan terlupakan. Terima kasih atas dukungan seluruh guru dan staf. Saya
titipkan sekolah ini untuk terus dikembangkan. Semoga ke depan semakin maju dan
berprestasi,” tutur Sudarman dengan nada bicara yang menyentuh.
Menanggapi estafet tanggung jawab
tersebut, Sarno, S.Pd., sebagai perwakilan kepala sekolah yang baru, menyatakan
kesiapannya untuk memikul amanah tersebut. Sarno menyadari bahwa ekspektasi
masyarakat dan pemerintah terhadap kualitas pendidikan di tahun 2026 kian
meningkat. Ia berkomitmen untuk membawa semangat baru melalui berbagai inovasi
pelayanan pendidikan.
“Saya menyadari bahwa ini adalah
amanah besar. Saya mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh warga sekolah
agar bersama-sama kita dapat membawa sekolah ini menjadi lebih baik. Fokus kami
ke depan adalah penguatan kolaborasi demi peningkatan mutu pendidikan,” ucap
Sarno dalam sambutan perdananya.
Prosesi sertijab ini melibatkan
delapan satuan pendidikan dasar yang tersebar di wilayah Kedungbanteng. Secara
simbolis, penyerahan tugas dilakukan dari para Pelaksana Tugas (Plt) kepada
pejabat definitif atau pejabat baru yang ditunjuk untuk memimpin sekolah-sekolah
tersebut. Berikut adalah rincian transisi kepemimpinan yang telah dilaksanakan:
|
No |
Satuan Pendidikan |
Dari (Pejabat Lama/Plt) |
Kepada (Pejabat Baru) |
|
1 |
SDN Karangnangka |
Sudarman, S.Pd., M.Pd. |
Sarno, S.Pd. |
|
2 |
SDN 1 Kutaliman |
Puji Sumirah, S.Pd.SD. |
Anys Farkhiyah, S.Ag. |
|
3 |
SDN 2 Kalisalak |
Akh. Muti Akromi, S.Pd.SD. |
Imam Setiadi, S.Pd.SD. |
|
4 |
SDN 2 Windujaya |
Susi Lestari, S.Pd. |
Panji Nugroho, S.Pd.I., M.Pd. |
|
5 |
SDN 2 Dawuhan Kulon |
Ah. Sobirin |
Darsiti, S.Pd. |
|
6 |
SDN 1 Kalikesur |
Siti Fatmah, S.Ag. |
Siti Mutmainnah Junaedi, S.Pd. |
|
7 |
SDN 1 Kebocoran |
Wiarso, S.Pd. |
Puji Sumirah, S.Pd. |
|
8 |
SDN 2 Baseh |
Nazarudin Adnan, S.Pd. |
Ah. Sobirin, S.Pd. |
Acara ditutup dengan prosesi
penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan dokumen
kedinasan. Langkah administratif ini menandai legalitas penuh bagi para kepala
sekolah baru untuk segera bertugas di unit masing-masing. Sebagai penutup, doa
bersama dipanjatkan dengan harapan agar proses transisi ini tidak hanya menjadi
perpindahan kursi jabatan, melainkan menjadi awal dari keberkahan dan kemajuan
signifikan bagi dunia pendidikan di Kedungbanteng.
Dengan berakhirnya rangkaian
acara ini, Korwilcam Dindik Kedungbanteng berharap para pemimpin baru dapat
langsung bekerja secara efektif, membawa energi positif, serta membuktikan
bahwa pendidikan di daerah mampu bersaing dengan kualitas yang unggul dan berintegritas.
Kesinambungan visi pendidikan yang ditekankan dalam pertemuan ini diharapkan
mampu mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
_1.jpg)

Posting Komentar