KKG PJOK Kedungbanteng Tancap Gas 2026, Silaturahmi dan Program Kerja Jadi Mesin Penggerak Mutu

Kedungbanteng, Info Banyumas. Semangat kolaborasi dan tekad memperkuat mutu pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) mengemuka dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Kedungbanteng yang digelar pada Rabu, 1 April 2026. Bertempat di R.M. Balai Rahayu Purwosari, forum ini menjadi ajang strategis bagi para guru PJOK untuk menyusun program kerja tahun 2026 sekaligus mempererat silaturahmi sebagai fondasi kebersamaan dalam memajukan pendidikan.


Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh semangat. Para guru PJOK dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Kedungbanteng hadir tidak hanya untuk membahas agenda organisasi, tetapi juga untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, serta strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kebutuhan siswa saat ini. Forum ini sekaligus menjadi penanda bahwa peningkatan mutu pembelajaran harus diawali dari perencanaan yang terarah dan semangat kolektif yang kuat.


Ketua KKG PJOK Kedungbanteng, Jody Yuka Adi Pratama, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas dan profesionalitas guru PJOK. Ia menilai bahwa pembelajaran PJOK ke depan tidak bisa lagi dipandang sekadar aktivitas olahraga di lapangan, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter siswa.


“Kita harus bergerak cepat, adaptif, dan kolaboratif. Program yang kita susun hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi harus benar-benar berdampak nyata bagi siswa dan perkembangan pembelajaran PJOK di sekolah masing-masing,” tegas Jody.


Ia menambahkan bahwa kekuatan utama organisasi profesi seperti KKG bukan hanya terletak pada banyaknya program, tetapi juga pada eratnya hubungan antaranggotanya. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin kuat akan memudahkan guru untuk saling mendukung dan bertumbuh bersama dalam menghadapi tantangan pendidikan.


“Dengan kebersamaan, kita bisa saling menguatkan, saling menginspirasi, dan menghadapi tantangan pendidikan dengan lebih percaya diri,” imbuhnya.


Dalam forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai berbagai agenda prioritas yang akan menjadi fokus kerja KKG PJOK selama tahun 2026. Pembahasan mencakup penguatan kompetensi guru, pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif, pembinaan bakat dan minat siswa, serta penguatan karakter melalui pendidikan jasmani. Diskusi berjalan dinamis dan produktif karena setiap peserta membawa pengalaman dan pandangan yang berbeda dari sekolah masing-masing.


Ketua K3S Kecamatan Kedungbanteng, Wiarso, S.Pd, yang turut hadir dalam kegiatan itu, memberikan motivasi kepada seluruh guru PJOK agar terus menjaga semangat berinovasi. Ia menilai bahwa guru PJOK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa, bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan sosial.


“Guru PJOK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga kedisiplinan, sportivitas, dan kerja sama. Maka dari itu, teruslah berinovasi dan jangan pernah lelah untuk belajar,” ujarnya.


Menurut Wiarso, forum KKG seperti ini sangat penting untuk terus dirawat karena menjadi ruang tumbuh bersama bagi para guru. Ia menekankan bahwa silaturahmi dalam organisasi bukan hanya sebatas pertemuan rutin, tetapi juga wadah untuk memperkuat sinergi dan membangun kesamaan langkah.

 

“Silaturahmi seperti ini bukan hanya ajang temu, tetapi juga ruang untuk memperkuat sinergi demi kemajuan bersama,” tambahnya.


Apresiasi atas semangat para guru PJOK juga disampaikan oleh Korwilcam Dindik Kedungbanteng, Anas Saeful Bahtiar, S.Pd. Ia mengaku bangga melihat KKG PJOK yang langsung “tancap gas” menyusun program kerja 2026 dengan semangat dan keseriusan tinggi.


“Saya sangat bangga melihat semangat teman-teman guru PJOK. Ini menunjukkan bahwa kita siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan dengan perencanaan yang matang,” ungkap Anas.


Ia juga berpesan agar seluruh program yang disusun tetap berpijak pada arah kebijakan pendidikan nasional, namun tidak kehilangan relevansinya dengan kebutuhan nyata siswa di sekolah. Menurutnya, program yang baik harus jelas tujuannya, terukur pelaksanaannya, dan terasa manfaatnya dalam proses pembelajaran.


“Pastikan setiap program memiliki tujuan yang jelas, terukur, dan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Jangan lupa, kebersamaan adalah kunci utama keberhasilan,” tuturnya.


Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok dan penyusunan rancangan program kerja. Dalam sesi ini, para guru tampak aktif memberikan usulan, masukan, dan ide-ide segar yang diharapkan mampu menjawab tantangan pembelajaran PJOK di masa mendatang. Semangat untuk menyusun program yang tidak sekadar administratif, tetapi aplikatif dan berdampak nyata, terasa begitu kuat sepanjang kegiatan.


Bagi KKG PJOK Kedungbanteng, forum ini menjadi lebih dari sekadar rapat kerja. Ia menjadi titik temu antara semangat profesionalisme, kebersamaan, dan komitmen membangun pendidikan yang lebih baik. Di tengah perubahan zaman dan tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, langkah cepat yang dilakukan para guru PJOK ini menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi masa depan harus dimulai dari kemauan untuk terus belajar, merencanakan, dan bergerak bersama.


Dengan semangat baru dan silaturahmi yang semakin erat, KKG PJOK Kedungbanteng optimistis mampu menghadirkan program-program unggulan sepanjang tahun 2026. Dari forum yang penuh kehangatan ini, lahir harapan besar bahwa pendidikan PJOK di Kedungbanteng akan semakin maju, lebih inovatif, dan semakin kuat dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, disiplin, serta berkarakter.


Kontributor : SIMAS Korwilcam Dindik Kedungbanteng

Editor: Suripto

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama