CILONGOK - Semangat kreativitas dan inovasi para guru taman kanak-kanak mewarnai peringatan HUT ke-76 IGTKI Kabupaten Banyumas melalui kegiatan seleksi Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) yang diselenggarakan oleh IGTKI Kecamatan Cilongok dan diikuti puluhan lembaga pendidikan dari seluruh wilayah Kecamatan Cilongok.
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan anak usia dini tersebut diikuti oleh 40 lembaga dari total 48 TK di Kecamatan Cilongok, menunjukkan tingginya antusiasme guru dalam menghadirkan metode pembelajaran kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Sebagai guru sebaiknya bukan hanya meningkatkan kognitif anak, tetapi juga penting meningkatkan kemampuan afektif peserta didik melalui tujuh kebiasaan anak hebat,” ujar Roko Adi Nugroho saat memberikan pembinaan dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) di Desa Batuanten.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam membangun karakter anak sejak usia dini, sehingga proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan sikap dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan yang baik membutuhkan kerja sama yang baik pula dengan orang tua agar anak berkembang secara utuh,” lanjutnya di hadapan para peserta rapat koordinasi dan finalis lomba inovasi pembelajaran.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang apresiasi bagi para guru untuk menunjukkan kreativitas dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, serta sesuai kebutuhan anak di era digital yang terus berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi semangat guru-guru TK di Cilongok yang terus berkarya dan berinovasi demi pendidikan yang lebih baik,” ungkap Roko Adi Nugroho sambil memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan kemampuan profesionalnya.
Ia juga memperkenalkan jargon khas yang kini menjadi penyemangat dunia pendidikan di wilayah tersebut, yakni “Dari Cilongok, Menginspirasi Indonesia”, sebagai simbol optimisme bahwa inovasi dari daerah mampu memberikan dampak luas bagi kemajuan pendidikan nasional.
Adapun apresiasi enam karya terbaik diberikan kepada Reztingka Arta Melia sebagai Juara I, Suyati sebagai Juara II, Feri Ana sebagai Juara III, serta Ummu Lutfiatur Rohmah, Yuli Kismawati, dan Sefimar Atin masing-masing sebagai Juara Harapan I, II, dan III.
Melalui kegiatan ini, IGTKI Kecamatan Cilongok berharap budaya inovasi di kalangan guru dapat terus tumbuh secara berkelanjutan, terlebih di tengah transformasi digital pendidikan yang kini didukung pemerintah melalui penggunaan Papan Interaktif Digital (PID/IFP), sehingga para pendidik mampu menghadirkan layanan pembelajaran yang kreatif, berkualitas, dan sesuai kebutuhan generasi masa kini.
Kontributor: Yuli Kismawati
Posting Komentar