AJIBARANG - Suasana berbeda tampak menyelimuti SD Negeri 1 Tiparkidul pada Jumat, 8 Mei 2026. Seluruh sudut sekolah terlihat lebih bersih, rapi, dan penuh warna dalam pelaksanaan Lomba Kebersihan dan Keindahan Kelas yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkelas, tetapi juga momentum membangun budaya peduli lingkungan melalui semangat gotong royong yang begitu terasa di lingkungan sekolah.
Sejak pagi hari, para siswa bersama guru dan wali murid terlihat sibuk memastikan kelas masing-masing tampil maksimal di hadapan tim penilai. Berbagai dekorasi kreatif menghiasi ruang kelas, mulai dari penataan sudut baca, hiasan dinding edukatif, tanaman hijau, hingga susunan meja dan perlengkapan belajar yang tertata rapi. Kehadiran wali murid yang turut membantu persiapan semakin menambah hangat suasana kebersamaan di sekolah tersebut.
“Kegiatan lomba kebersihan dan keindahan kelas ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekolah,” ujar Kepala SD Negeri 1 Tiparkidul dalam sambutannya saat membuka kegiatan.
Lomba ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, siswa, hingga wali murid. Bahkan, proses penilaian dilakukan langsung oleh pengawas sekolah dasar, yakni Armo, S.Pd.SD., M.Pd. dan Anita Wardani, S.Pd.SD., M.Pd., yang berkeliling dari kelas ke kelas untuk melihat kesiapan dan kreativitas masing-masing peserta.
Setiap kelas menampilkan ciri khas tersendiri dalam menata ruangan. Ada kelas yang mengusung konsep hijau dengan dominasi tanaman hidup, ada pula yang menampilkan nuansa edukatif melalui pajangan karya siswa dan slogan-slogan motivasi belajar. Kreativitas tersebut menunjukkan bahwa kebersihan dan keindahan dapat diwujudkan dengan cara sederhana namun penuh makna.
“Terima kasih kepada seluruh guru, tenaga pendidik, wali murid, dan siswa yang telah bekerja sama dengan sangat baik,” lanjut kepala sekolah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Tidak hanya siswa dan guru, para wali murid juga tampak antusias mendukung kegiatan tersebut. Mereka membantu menghias kelas, menyiapkan perlengkapan, hingga memberikan ide kreatif agar ruang belajar anak-anak menjadi lebih nyaman dan menarik. Kolaborasi yang terjalin menjadi cerminan kuatnya hubungan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan.
“Kami merasa senang dapat ikut mendukung kegiatan sekolah. Semoga dengan adanya lomba ini, kebersihan dan keindahan kelas dapat terus terjaga serta membuat anak-anak semakin semangat belajar,” ungkap salah satu wali murid yang ikut mendampingi kegiatan.
Selama proses penilaian berlangsung, suasana sekolah tampak meriah namun tetap tertib. Para siswa dengan penuh percaya diri menjelaskan konsep kelas mereka kepada dewan juri. Tidak sedikit siswa yang terlihat bangga ketika kelasnya mendapat pujian atas kreativitas dan kekompakan yang ditunjukkan.
Tim juri menilai berbagai aspek, mulai dari kebersihan lantai, kerapian tata ruang, kreativitas dekorasi, hingga kekompakan warga kelas dalam menjaga lingkungan belajar. Penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan detail-detail kecil yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
“Kami melihat antusias dan kekompakan seluruh warga sekolah sangat luar biasa. Setiap kelas memiliki kreativitas masing-masing dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan yang patut diapresiasi,” ujar salah satu juri, Armo, S.Pd.SD., M.Pd., usai melakukan penilaian.
Menurut para juri, kegiatan semacam ini memiliki dampak positif yang sangat besar bagi pembentukan karakter siswa. Anak-anak tidak hanya belajar menjaga kebersihan, tetapi juga belajar bekerja sama, bertanggung jawab, dan memiliki rasa bangga terhadap lingkungan sekolah mereka sendiri.
Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi sarana pendidikan karakter yang dikemas secara menyenangkan. Para siswa diajak memahami bahwa ruang kelas bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan sehat untuk seluruh warga sekolah.
Suasana penuh semangat tampak di setiap sudut sekolah sepanjang kegiatan berlangsung. Gelak tawa siswa, diskusi kecil antarwali murid dan guru, hingga semangat saling membantu menciptakan atmosfer positif yang memperlihatkan betapa pentingnya kebersamaan dalam dunia pendidikan.
Selain mempercantik ruang kelas, kegiatan ini juga menjadi bentuk pembelajaran nyata tentang pentingnya budaya hidup bersih sejak dini. Dengan keterlibatan langsung seluruh pihak, siswa dapat memahami bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar kewajiban sekolah, tetapi bagian dari tanggung jawab bersama dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui lomba ini, SD Negeri 1 Tiparkidul berharap dapat terus menumbuhkan budaya sekolah yang sehat, nyaman, dan menyenangkan. Lingkungan belajar yang bersih dan indah diyakini mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus menciptakan suasana pendidikan yang lebih positif.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut akhirnya menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya hadir melalui pelajaran di dalam buku, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang melibatkan kepedulian, kerja sama, dan kreativitas. Dari ruang-ruang kelas sederhana di SD Negeri 1 Tiparkidul, tumbuh semangat baru untuk menjaga lingkungan dan membangun karakter generasi masa depan yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
Kontributor: Kuwatiningsih
Posting Komentar