Dari Enam Penjuru Menuju Banyumas: Estafet Tunas Kelapa 2026 Siap Menyalakan Semangat Pramuka Jawa Tengah

 



BANYUMAS - Kabupaten Banyumas bersiap mencatat sejarah sebagai pusat perhelatan kepramukaan terbesar di Jawa Tengah tahun 2026. Kepercayaan yang diberikan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah kepada Banyumas sebagai titik puncak Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 sekaligus tuan rumah Upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Jawa Tengah menjadi momentum penting yang tengah dipersiapkan secara serius oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas. Berbagai langkah koordinasi dan pemantapan teknis mulai dilakukan agar kegiatan berskala provinsi tersebut dapat berlangsung sukses dan berkesan.


Salah satu bentuk kesiapan tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan perwakilan Bidang Hubungan Masyarakat dan Informatika (Humastika) Kwarcab Banyumas dalam Temu Teknis atau Technical Meeting Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Semarang, Selasa (23/6). Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarkwartir cabang se-Jawa Tengah menjelang pelaksanaan ETK yang akan menjadi bagian penting dalam rangkaian Bulan Bakti Pramuka Tahun 2026.


Kegiatan temu teknis dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Humastika Kwarda Jawa Tengah, Kak Agung Hariyadi, dan diikuti oleh seluruh perwakilan kwartir cabang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kwarcab Banyumas mengirimkan Kak Rachman Maulana dan Kak Doni Damara T. yang bertugas sebagai penanggung jawab rute Estafet Tunas Kelapa di wilayah Banyumas. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh informasi strategis dapat diterima dan diterapkan secara optimal dalam persiapan pelaksanaan kegiatan.


Dalam forum tersebut, sejumlah agenda penting dibahas secara mendalam. Mulai dari pembaruan rute ETK, pembahasan teknis pelaksanaan dan penilaian pada berbagai kategori perlombaan, hingga koordinasi jadwal serah terima tunas antarkabupaten dan kota. Kesepahaman terhadap aspek teknis dinilai sangat penting mengingat Estafet Tunas Kelapa merupakan kegiatan yang melibatkan ribuan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan serta melintasi banyak wilayah di Jawa Tengah.


Bagi Banyumas, kegiatan ini memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar menjadi peserta. Kabupaten ini telah ditetapkan sebagai titik kumpul utama sekaligus lokasi puncak pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026. Penetapan tersebut menempatkan Banyumas sebagai pusat perhatian Gerakan Pramuka Jawa Tengah, karena seluruh perjalanan estafet dari berbagai daerah akan bermuara di wilayah ini sebelum mencapai puncak kegiatan.


“Penunjukan Banyumas sebagai titik puncak Estafet Tunas Kelapa dan tuan rumah Hari Pramuka ke-65 Tingkat Jawa Tengah merupakan amanah yang harus disambut dengan kesiapan dan kerja sama seluruh jajaran. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat persaudaraan, pengabdian, dan kebanggaan sebagai Gerakan Pramuka yang terus berkarya untuk masyarakat,” ujar Wakil Ketua Humas dan Informatika Kwarcab Banyumas, Kak Budi Nugroho, usai menerima laporan hasil kegiatan temu teknis tersebut.


Tidak hanya dipercaya menjadi titik akhir Estafet Tunas Kelapa, Banyumas juga akan menjadi tuan rumah Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Penyelenggaraan dua agenda besar tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas kapasitas dan kesiapan Gerakan Pramuka Banyumas dalam mengelola kegiatan kepramukaan berskala besar yang melibatkan peserta dari seluruh penjuru provinsi.


Dalam pelaksanaannya nanti, Estafet Tunas Kelapa akan diberangkatkan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah menuju Banyumas sebagai titik akhir perjalanan. Di Kabupaten Banyumas sendiri, kegiatan estafet akan menjangkau seluruh kecamatan melalui enam titik start utama yang tersebar di berbagai wilayah, yakni Kwarran Lumbir, Gumelar, Pekuncen, Kebasen, Sumbang, dan Tambak. Jalur tersebut dirancang untuk menggambarkan semangat persatuan dan kebersamaan yang menjadi jiwa Gerakan Pramuka.


"Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 65, Kwarda Jawa Tengah kembali menggelar ETK yang akan dimulai dari 14 titik pemberangkatan dan semua akan menuju Banyumas yang menjadi titik kumpul dan tuan rumah Peringatan Hari Pramuka ke 65 Tingkat Kwarda Jawa Tengah. Kami siap melaksanakan Edaran Kwarda Jawa Tengah tenatang ETK,” kata Wakil Ketua Bidang Humas dan informatika Kak Budi Nugroho, S.STP, M.Si


Rangkaian kegiatan diperkirakan akan melibatkan ribuan peserta yang terdiri atas Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega, anggota dewasa, pembina, serta unsur masyarakat sebagai pasukan penggembira. Kehadiran berbagai elemen tersebut diharapkan mampu menciptakan atmosfer kebersamaan yang kuat sekaligus menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.


“Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pramuka Banyumas untuk bekerja lebih maksimal. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang akan hadir dari berbagai daerah. Kesuksesan kegiatan ini bukan hanya kebanggaan bagi Gerakan Pramuka Banyumas, tetapi juga bagi masyarakat Banyumas secara keseluruhan,” tambah Kak Budi Nugroho.


Melalui hasil Temu Teknis ETK 2026, Kwarcab Banyumas kini memiliki bekal informasi yang lebih lengkap dalam menyusun langkah-langkah persiapan lanjutan. Koordinasi lintas wilayah, pemetaan rute, kesiapan teknis, hingga dukungan berbagai pihak terus dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan aman. Dengan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka, Banyumas optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan menghadirkan pengalaman berkesan bagi seluruh peserta. Ketika ribuan langkah Pramuka dari berbagai penjuru Jawa Tengah akhirnya bertemu di Banyumas pada tahun 2026, momen itu bukan hanya menjadi puncak sebuah estafet, melainkan simbol persatuan, pengabdian, dan tekad bersama untuk terus membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap berkarya bagi bangsa.


Kontributor: Nurrina Dyahpuspita

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama