Megah, Estetik dan Penuh Makna, Pelepasan Siswa SMP Negeri 1 Lumbir Memukau

Penampilan Sendra Tari Kolosal "Rama dan Sinta" pada Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Lumbir. (Info Banyumas)


LUMBIR, INFO BANYUMAS – SMP Negeri 1 Lumbir kembali membuktikan konsistensinya dalam menghadirkan perhelatan pelepasan siswa yang spektakuler, khas, dan sarat nilai seni budaya melalui acara Pelepasan Siswa Siswi Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 bertema “Melangkah demi ilmu, berpisah dengan do’a dan bertemu dengan kesuksesan” yang digelar di halaman sekolah, Selasa (2/6/2026).


Tidak kalah dengan tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan acara terasa sejak awal dengan hadirnya panggung megah, dekorasi artistik penuh sentuhan estetik, tata tempat yang tertata apik, alur acara yang kuat, hingga dentuman tata suara dan alunan musik yang menggelegar, menjadikan pagelaran seni budaya tahunan tersebut tampil memukau dan membius perhatian segenap tamu undangan.


Ratusan hadirin yang memenuhi area kegiatan tampak menikmati setiap rangkaian acara yang dikemas secara kreatif dan penuh makna. Nuansa haru, bangga, serta semangat masa depan menyatu dalam balutan pertunjukan seni yang ditampilkan para siswa.


Acara pelepasan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Lumbir, mulai dari Camat, Danramil, hingga Kapolsek. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan kreativitas generasi muda di wilayah Lumbir.


Selain itu, kegiatan juga dihadiri para kepala maupun perwakilan instansi tingkat kecamatan seperti Puskesmas dan Korwilcam Dindik, serta kepala atau perwakilan satuan pendidikan jenjang SLTA maupun SLTP se-Kecamatan Lumbir yang turut menyaksikan kemegahan acara tahunan tersebut.


Daya tarik tersendiri muncul dengan hadirnya tamu spesial yang dikenal sebagai “Presiden Geguritan”, Bapak Wanto Tirta, yang tidak hanya memenuhi undangan, tetapi juga bersedia ikut berpartisipasi dan berkolaborasi memeriahkan pagelaran seni budaya itu.


Kehadiran tokoh seni tersebut menambah warna tersendiri dalam acara, sekaligus memperkuat nuansa budaya dan literasi seni yang menjadi ciri khas pelepasan siswa SMP Negeri 1 Lumbir dari tahun ke tahun.


Kepala SMP Negeri 1 Lumbir, Sutomo, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum penghargaan atas perjalanan belajar siswa selama menempuh pendidikan di sekolah ini.


“Tema ‘Melangkah demi ilmu, berpisah dengan do’a dan bertemu dengan kesuksesan’ bukan hanya rangkaian kata, tetapi doa dan harapan besar bagi seluruh siswa kelas IX agar mampu melanjutkan langkah menuju masa depan yang lebih gemilang,” ujar kepala sekolah.


Ia menambahkan, seluruh konsep acara sengaja dirancang dengan matang agar memberikan pengalaman berkesan bagi siswa, orang tua, tamu undangan, serta menjadi ruang aktualisasi bakat dan kreativitas bagi peserta didik.


“Melalui pagelaran seni budaya ini, kami ingin menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga tempat tumbuhnya karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya,” tambahnya.


Sementara itu, Camat Lumbir, Wardoyo, S.IP,  dalam sambutannya mengajak sekaligus menekankan agar semua alumnus SMP Negeri 1 Lumbir tahun ini bisa melanjutkan belajar di jenjang SLTA. Hal ini sebagai bentuk pelaksanaan program pemerintah wajib belajar 13 tahun.


“Saya sangat berharap kepada seluruh lulusan SMP Negeri 1 Lumbir tahun ini agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA. Hal ini merupakan bagian dari dukungan kita terhadap program pemerintah wajib belajar 13 tahun,” ujar Camat Lumbir dalam sambutannya.


Beliau juga menambahkan, bagi orang tua atau wali yang mungkin terkendala secara ekonomi bisa menghubungi dan komunikasi dengan pihak kecamatan, supaya bisa difasilitasi untuk dicarikan solusinya.


Penampilan Ebeg Edukasi bersama Presiden Geguritan pada Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Lumbir. (Info Banyumas)


Pada kesempatan yang lain, “Presiden Geguritan”, Bapak Wanto Tirta mengaku terkesan dengan kualitas penyelenggaraan acara yang dinilainya mampu memadukan unsur pendidikan, seni, budaya, dan hiburan dalam satu panggung yang hidup dan inspiratif.


“Saya melihat semangat luar biasa dari sekolah ini. Tata acara, konsep pertunjukan, hingga energi para siswa menunjukkan bahwa pendidikan dapat dikemas secara indah, bermakna, sekaligus membanggakan,” ungkapnya.


Bagi siswa kelas IX, kegiatan tersebut menjadi penanda akhir perjalanan di bangku SMP sekaligus awal langkah menuju jenjang pendidikan berikutnya. Momen perpisahan yang dibalut seni budaya itu meninggalkan kenangan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir.


Dengan kemasan acara yang megah, unik, dan penuh sentuhan kreativitas, SMP Negeri 1 Lumbir sekali lagi berhasil menghadirkan pelepasan siswa yang bukan hanya menjadi agenda tahunan, melainkan sebuah pertunjukan edukatif dan kultural yang menginspirasi banyak pihak.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama