LUMBIR, INFO BANYUMAS — Suasana Lapangan Krida Buntara di Desa
Cirahab, Kecamatan Lumbir, mendadak riuh dan dipenuhi semangat membara dari
ratusan anggota Pramuka Penggalang. Selama tiga hari berturut-turut, mulai dari
tanggal 26 hingga 28 Agustus 2026, lapangan tersebut resmi menjadi pusat
perhelatan Jambore Ranting Penggalang SD dan SMP/MTs Tingkat Kwartir Ranting
(Kwarran) Lumbir. Ajang kepramukaan bergengsi skala kecamatan tersebut berhasil
menyatukan ratusan tunas muda dari berbagai tingkatan sekolah dasar hingga
menengah pertama dalam satu hamparan tenda perjuangan, kebersamaan, dan
pembentukan karakter.
Sebanyak 640 peserta Pramuka Penggalang yang berasal dari
jajaran Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
(SMP/MTs) se-Kecamatan Lumbir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian
agenda yang telah disiapkan panitia pelaksana. Berbagai kegiatan edukatif,
ketangkasan fisik, hingga ajang kreasi seni ditampilkan untuk memupuk jiwa
kepemimpinan, kemandirian, kekompakan, serta rasa persaudaraan antaranggata
Pramuka. Kehadiran ratusan peserta tersebut tak hanya meramaikan area
perkemahan utama, tetapi juga menyuntikkan energi positif dan dinamika baru
bagi lingkungan masyarakat Desa Cirahab selama kegiatan berlangsung.
Keberhasilan perhelatan akbar tersebut tidak terlepas dari
kerja keras dan alokasi energi luar biasa dari segenap jajaran panitia
penyelenggara. Ketua Panitia Jambore Ranting Lumbir 2026, Murti Eksina, S.Pd.,
menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap loyalitas dan konsistensi seluruh
tim yang bertugas di lapangan. Menurutnya, kesuksesan agenda perkemahan tersebut
merupakan buah manis dari koordinasi yang intensif serta pengorbanan tanpa
lelah dalam mempersiapkan seluruh sarana pendukung jauh sebelum hari
pelaksanaan.
Murti Eksina menuturkan bahwa koordinasi teknis, penataan
area bumi perkemahan, hingga penyediaan perlengkapan utama dan pendukung dapat
terealisasi sesuai dengan rencana awal berkat dedikasi tak terhingga dari
rekan-rekan panitia. Ia menilai bahwa tanpa soliditas dan kesiapsetiaan para
panitia di lapangan, perhelatan yang melibatkan ratusan pelajar tersebut tidak
akan dapat berjalan secara tertib, aman, dan lancar hingga penutupan.
"Saya selaku ketua panitia mengucapkan terima kasih
banyak kepada seluruh panitia yang telah bejibaku bekerja keras menyiapakan
semua kebutuhan, perlengkapan demi mensuksekan kegiatan jambore renating
penggalang SD SMP/MTs tahun 2026 ini."
Senada dengan hal tersebut, pimpinan gerakan Pramuka di
tingkat kecamatan juga memberikan arahan dan penegasan terkait kedudukan
strategis agenda perkemahan tersebut. Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Lumbir,
Ary Kurniawan, S.Pd., SD., menjelaskan bahwa perkemahan Jambore Ranting tersebut
bukanlah sekadar acara perkemahan hiburan semata, melainkan bagian integral
dari program kerja rutin dua tahunan yang dijalankan secara sistematis. Agenda tersebut
dirancang untuk membina mental dan karakter tunas muda di wilayah Lumbir secara
berkelanjutan.
"Saya ketua Kwarran Lumbir mengucapkan terima kasih
banyak kepada seluruh panitia yang telah bejibaku bekerja keras menyiapakan
semua kebutuhan, perlengkapan demi mensuksekan kegiatan jambore renating
penggalang SD SMP/MTs tahun 2026 tersebut, kegiatan tersebut merupakan agenda
rutin dua tahunan yang akan terus dilaksanakan, dilaporkan dan di
pertanggungjawabkan secara terstruktur kepada kwartir cabang banyumas."
Ary Kurniawan menambahkan bahwa seluruh proses perencanaan,
pelaksanaan teknis, hingga evaluasi kegiatan akan dilaporkan dan
dipertanggungjawabkan secara berjenjang serta terstruktur kepada Kwartir Cabang
(Kwarcab) Banyumas. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan bahwa pola
pembinaan kepramukaan di tingkat Kwartir Ranting Lumbir senantiasa sejalan
dengan standar operasional dan visi-misi gerakan Pramuka di tingkat kabupaten.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran panitia yang telah
merealisasikan kegiatan dua tahunan tersebut dengan sangat baik.
Tidak hanya dari internal struktur Kwartir Ranting,
kesuksesan perhelatan tersebut juga berakar kuat pada partisipasi aktif dan
dukungan penuh dari pemerintah serta warga masyarakat setempat. Kepala Desa
Cirahab, Subur Priyanto, menyatakan rasa bangga dan kebahagiaannya karena
desanya dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan hajatan besar kepramukaan
tersebut. Ia menggarisbawahi betapa tingginya semangat gotong royong yang
ditunjukkan oleh warga Desa Cirahab dalam menyambut kedatangan para kontingen
Pramuka dari berbagai sekolah.
Subur Priyanto memaparkan bahwa sinergi lintas elemen
masyarakat terlihat nyata di lapangan selama perkemahan berlangsung. Warga desa
secara sukarela membuka pintu rumah mereka untuk dijadikan homestay atau tempat
tinggal sementara bagi para pembina, pendamping, maupun tamu undangan. Selain
itu, jajaran Satuan Linmas (Kasatlinmas beserta anggotanya) berpatroli secara
intensif selama kurang lebih empat hari berturut-turut demi menjamin keamanan,
ketertiban, dan kenyamanan lingkungan perkemahan. Dukungan tersebut semakin
sempurna dengan keterlibatan aktif pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Cirahab
yang bekerja bahu-membahu menjaga kelancaran operasional di sekitar lokasi.
"Saya selaku kepala Desa Cirahab mengucapkan terima
kasih banyak kepada seluruh panitia yang telah bejibaku bekerja keras demi
kelancaran even dua tahunan tersebut, terimakasih juga kepada seluruh wagra
masyarakat desa cirahab yang telah membantu mensukseskan acara tersebut baik
dari rumah warga yang di jadikan homestay, kasatlinmas dan anggotanya yang
selama kurang lebih 4 hari menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan
perkemahan, karang taruna desa cirahab yang luar biasa kompak, saya selaku
kepala desa cirahab mendukung sepenuh kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan di
desa cirahab, bahkan apabila ada event lagi, selagi saya masih menjabat saya
siap di tempati lagi dalam kegiatan ini."
Melihat dampak positif dan iklim kebersamaan yang terbangun,
Kepala Desa Cirahab menyatakan komitmennya untuk terus mendukung setiap bentuk
kegiatan pembentukan karakter muda melalui gerakan kepramukaan. Ia bahkan
menegaskan kesiapan penuh desanya untuk kembali ditunjuk sebagai lokasi
perkemahan di masa-masa mendatang selagi dirinya masih mengemban amanah sebagai
kepala desa.
Keberhasilan Jambore Ranting Lumbir 2026 tersebut memberikan
gambaran nyata bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab
institusi pendidikan atau organisasi kepramukaan semata, tetapi juga
membutuhkan keterlibatan masyarakat luas. Kebersamaan antara 640 peserta
penggalang, panitia, jajaran Kwarran Lumbir, serta warga Desa Cirahab di
Lapangan Krida Buntara menjadi bukti nyata hidupnya semangat gotong royong dan
Pramuka di tanah Banyumas.


Posting Komentar