Sepuluh Barung, Satu Semangat: PERSARI SDN 4 Bancarkembar Ubah Tantangan Menjadi Petualangan Siaga




PURWOKERTO UTARA - Sebanyak 92 anggota Pramuka Siaga Gugus Depan SD Negeri 4 Bancarkembar mengikuti Perkemahan Satu Hari (PERSARI), Jumat (28/8/2026), dengan penuh antusias dan kegembiraan. Dipusatkan di lingkungan sekolah, kegiatan yang mengusung tema “Siaga Cemara: Cerdas, Mandiri, Kreatif dan Gembira” tersebut diikuti peserta yang terbagi dalam 10 barung. Bukan sekadar perkemahan, PERSARI dikemas sebagai wahana pembelajaran luar kelas yang menguji keterampilan sekaligus menanamkan keberanian, kemandirian, kreativitas, kerja sama, dan sportivitas melalui berbagai permainan edukatif dengan pendekatan learning by doing atau belajar sambil melakukan.


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) SD Negeri 4 Bancarkembar, Kak Siti Susiyamti. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan bersama, para anggota Pramuka Siaga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan tantangan, serta membangun rasa percaya diri. PERSARI juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpeserta dengan suasana belajar yang lebih santai, menyenangkan, dan dekat dengan dunia anak-anak.


“Selamat mengikuti kegiatan PERSARI untuk nanda-nanda Pramuka Siaga SDN 4 Bancarkembar. Ikuti kegiatan ini dengan antusias, semangat, dan penuh kegembiraan,” pesan Kak Siti Susiyamti saat membuka kegiatan. 


Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh peserta sebelum mereka memasuki rangkaian permainan dan tantangan yang telah disiapkan pembina. Kegembiraan menjadi bagian penting dalam kegiatan karena peserta tidak hanya diarahkan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menikmati setiap proses pembelajaran yang mereka jalani bersama teman satu barung.


Usai pembukaan, seluruh peserta bergerak mengikuti rangkaian kegiatan melalui Taman Bermain Siaga. Setiap barung menghadapi sejumlah tantangan yang dirancang untuk menguji pengetahuan, keterampilan, kekompakan, serta kemampuan mengambil keputusan secara bersama-sama. Konsep tersebut membuat suasana PERSARI menjadi dinamis karena setiap peserta memiliki peran dalam menyelesaikan tantangan. Mereka harus mampu berkomunikasi, mendengarkan pendapat teman, membagi tugas, dan menentukan strategi agar seluruh permainan dapat diselesaikan dengan baik. Dengan cara tersebut, nilai-nilai kepramukaan tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori, tetapi langsung dipraktikkan melalui pengalaman nyata.


Pembina Pramuka SD Negeri 4 Bancarkembar, Anjar Wahyu Adi, menjelaskan bahwa terdapat lima taman yang harus diselesaikan oleh setiap barung. Masing-masing taman memiliki karakter tantangan yang berbeda sehingga peserta dituntut mengembangkan kemampuan dari berbagai sisi. Kelima taman tersebut terdiri atas Taman Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Taman Kemampuan Indera Manusia (KIM), Taman Fun Ball, Taman Pancasila, dan Taman Yel-Yel. Variasi kegiatan tersebut sengaja dirancang agar peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga pengetahuan, ketelitian, kreativitas, kemampuan mengingat, keberanian tampil, serta semangat kebersamaan.


“Lima taman yang harus diselesaikan peserta terdiri atas Taman Peraturan Baris-Berbaris atau PBB, Taman Kemampuan Indera Manusia atau KIM, Taman Fun Ball, Taman Pancasila, dan Taman Yel-Yel,” jelas Anjar Wahyu Adi. 


Ia menambahkan bahwa permainan dalam PERSARI tidak semata-mata diarahkan untuk mencari siapa yang menjadi pemenang. Setiap tantangan merupakan media untuk melatih komunikasi, kekompakan, keberanian tampil di depan orang lain, kemampuan memecahkan masalah, serta sikap sportif. Dengan demikian, keberhasilan peserta tidak hanya dilihat dari hasil akhir perlombaan, tetapi juga dari proses mereka belajar menghadapi tantangan dan bekerja sebagai sebuah tim.


“Di akhir kegiatan, peserta diberikan apresiasi dan penghargaan kepada barung terbaik. Harapannya, PERSARI dapat menjadi arena bagi peserta didik untuk belajar berkompetisi secara sehat, mengembangkan keterampilan, sekaligus menampilkan jiwa sportivitas,” ungkap Anjar. 


PERSARI SD Negeri 4 Bancarkembar pun menjadi gambaran bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui kegiatan sederhana yang dikemas secara menyenangkan. Dari 10 barung yang beradu keterampilan, setiap anak memperoleh pengalaman tentang arti kerja sama, keberanian, tanggung jawab, dan kegembiraan dalam belajar. Pada akhirnya, bukan hanya barung terbaik yang membawa pulang penghargaan, tetapi seluruh peserta membawa bekal pengalaman yang dapat menjadi bagian dari proses tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, kreatif, dan berkarakter. Dari taman-taman permainan Siaga, tumbuh langkah kecil menuju generasi Pramuka yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.


Kontributor: Tim Publikasi Kwarran Purwokerto Utara

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama