70 Andik MI Darul Hikmah Ikuti Ujian Pramuka Garuda 2026 di Purwokerto

 


PURWOKERTO - Pangkalan MI Darul Hikmah mengirimkan 70 anggota didik (Andik) Pramuka Siaga untuk mengikuti Ujian Pramuka Garuda 2026 di SDN Kedungwuluh 3, Purwokerto, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti 795 calon Pramuka Garuda, terdiri atas 676 Siaga dan 119 Penggalang.


Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya MI Darul Hikmah membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berkarakter. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik belajar mengembangkan keterampilan, menaati aturan, bekerja sama, serta menghargai sesama.


Ujian Pramuka Garuda merupakan tahapan pembinaan untuk mengukur kecakapan anggota sesuai persyaratan yang berlaku. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.


Bagi siswa sekolah dasar, ujian ini menjadi kesempatan melatih keberanian dan kepercayaan diri. Peserta juga belajar menyelesaikan tugas, mengikuti arahan pembina, serta menghadapi tantangan sesuai kemampuan dan tahap perkembangannya.


Berdasarkan informasi penyelenggaraan, ujian tahun ini diikuti 795 peserta, dengan rincian 676 calon Pramuka Siaga dan 119 calon Pramuka Penggalang. Jumlah tersebut menunjukkan partisipasi anggota Pramuka dalam mengembangkan kecakapan dan memperkuat pendidikan karakter.


Golongan Siaga umumnya mencakup anak berusia 7–10 tahun, sedangkan Penggalang berusia 11–15 tahun. Pembinaan disesuaikan dengan perkembangan peserta agar kegiatan berlangsung mendidik, terarah, dan sesuai kebutuhan usia.


Keikutsertaan 70 Andik MI Darul Hikmah menjadi wujud dukungan madrasah terhadap pembinaan kepramukaan. Para peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan ujian dengan tertib, percaya diri, dan menunjukkan kemampuan terbaik.


Ujian Pramuka Garuda menjadi momentum untuk menerapkan nilai kejujuran, kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata di madrasah, rumah, maupun lingkungan masyarakat.


Pendidikan kepramukaan memberi kesempatan kepada anak untuk belajar melalui pengalaman langsung. Membiasakan diri menaati aturan, menjaga kebersihan, membantu teman, dan menghormati orang lain merupakan contoh penerapan nilai kepramukaan dalam keseharian.


Pembinaan yang berkelanjutan membutuhkan dukungan madrasah, pembina, dan keluarga. Latihan rutin serta pembiasaan perilaku positif akan membantu peserta didik menerapkan keterampilan dan karakter yang diperoleh selama kegiatan.


MI Darul Hikmah berharap para peserta memperoleh pengalaman berharga melalui ujian ini. Selain meningkatkan kecakapan, mereka diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan menerapkan nilai-nilai kepramukaan.


Predikat Pramuka Garuda yang diraih setelah memenuhi persyaratan bukanlah akhir pembinaan. Anggota yang memperolehnya diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya serta menunjukkan sikap disiplin, santun, dan peduli terhadap lingkungan.


Keberhasilan pendidikan kepramukaan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau pencapaian predikat, tetapi juga dari tumbuhnya generasi yang berakhlak mulia, mandiri, tangguh, dan bertanggung jawab.


Partisipasi 70 Andik MI Darul Hikmah menjadi bagian dari upaya membangun generasi berkarakter sejak dini melalui pembinaan kepramukaan yang terarah dan berkelanjutan.


Salam Pramuka!


Kontributor: Neneng Sri Nurhasanah, S.Pd.I  
Editor : Andi Dwi A

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama