Tujuh Sekolah Lintas Kecamatan Ikuti Implementasi Digitalisasi Pembelajaran di SDN 2 Dermaji


Dermaji, Info Banyumas. Penguatan literasi dan numerasi melalui pemanfaatan teknologi menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran dalam Penguatan Literasi dan Numerasi Gugus 4 Banyumas BOSP Kinerja Tahun 2026 yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Dermaji, Kecamatan Lumbir, Rabu (21/10/2026).


Kegiatan tersebut diikuti tujuh sekolah dari wilayah Korwilcam Dindik Lumbir dan Jatilawang. Peserta dari Lumbir meliputi SDN 2 Dermaji, SDN 3 Dermaji, dan SDN 1 Besuki. Sementara itu, dari Jatilawang hadir SDN 2 Tinggarjaya, SDN Karangwangkal, SDN Gendurek, dan SDN 2 Kedungwringin.


Baca juga:

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk meningkatkan pemahaman mengenai penerapan digitalisasi dalam pembelajaran, khususnya untuk mendukung penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Selain itu, pertemuan lintas kecamatan tersebut diharapkan memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarsekolah.


Rangkaian acara dipandu oleh Reni Ekawati, S.Pd., diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dinas, dilanjutkan sambutan-sambutan, doa, serta kegiatan inti yang dipandu Fasilitator Daerah, Lilies Putri Rakhmawati, S.Pd.SD., M.Pd.


Kepala SDN 2 Dermaji Bangga Menjadi Tuan Rumah

Kepala SDN 2 Dermaji, Carwan, S.Pd.SD., menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir. Ia mengungkapkan kebanggaannya karena sekolah yang berada di kawasan perbukitan tersebut dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan tingkat Gugus 4 Banyumas.


“Selamat datang kepada seluruh peserta di SD Negeri 2 Dermaji. Kami merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu semua. Meskipun perjalanan menuju sekolah kami cukup berliku, alhamdulillah kita dapat berkumpul untuk mengikuti kegiatan yang bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan,” ungkap Carwan.


Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan maupun pelayanan selama kegiatan terdapat kekurangan. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antarguru dan antarsekolah.


“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan menjadi awal untuk mempererat silaturahmi. Semoga komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut meskipun kegiatan hari ini telah selesai,” tambahnya.



Korwilcam Dindik Lumbir Tekankan Pelayanan kepada Peserta Didik

Sambutan berikutnya disampaikan Iwan Bayu Bimantoro, S.Pd., yang mewakili Korwilcam Dindik Lumbir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Ia menyambut baik keterlibatan tujuh sekolah dari dua wilayah kecamatan dalam kegiatan implementasi digitalisasi pembelajaran tersebut.


Baca juga:

Menurut Iwan, kegiatan peningkatan kompetensi guru perlu diarahkan pada perbaikan kualitas layanan pendidikan yang dirasakan langsung oleh peserta didik.


“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kompetensi. Yang paling penting, kita harus senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada putra-putri kita, yaitu para peserta didik,” tutur Iwan.


Ia berharap pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran tidak sekadar menjadi tuntutan perkembangan zaman, tetapi benar-benar membantu guru menghadirkan proses belajar yang lebih menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan anak.


“Teknologi hendaknya kita manfaatkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih baik. Tujuan akhirnya bukan hanya guru semakin terampil menggunakan perangkat digital, tetapi peserta didik juga semakin berkembang kemampuan literasi, numerasi, dan keterampilan berpikirnya,” lanjutnya.


Ketua Gugus 4 Banyumas Berharap Kegiatan Berdampak Nyata

Ketua Gugus 4 Banyumas, Farid Prihandoyo, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan di SDN 2 Dermaji.


Ia berharap program implementasi digitalisasi pembelajaran yang didukung melalui BOSP Kinerja Tahun 2026 tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Implementasi Digitalisasi Pembelajaran dalam Penguatan Literasi dan Numerasi Gugus 4 Banyumas ini. Semoga kegiatan hari ini memberikan manfaat nyata bagi para guru dan dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah masing-masing,” ujar Farid.


Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pertemuan atau penyampaian materi semata. Hasil pembelajaran dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui praktik nyata di kelas.


Baca juga:

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Mari kita saling berbagi, berkolaborasi, dan berinovasi agar pembelajaran semakin berkualitas serta mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,” tambahnya.


Digitalisasi Pembelajaran sebagai Penguatan Literasi dan Numerasi

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Khamidin. Acara inti kemudian dipandu oleh Fasilitator Daerah, Lilies Putri Rakhmawati, S.Pd.SD., M.Pd..



Digitalisasi pembelajaran memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan metode belajar yang lebih variatif dan interaktif. Melalui pemanfaatan teknologi yang sesuai, materi pembelajaran dapat disajikan secara lebih menarik sehingga membantu peserta didik memahami informasi, mengembangkan keterampilan membaca, serta menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan numerasi.


Meski demikian, penggunaan teknologi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan kondisi peserta didik. Peran guru dalam merancang kegiatan belajar, mendampingi siswa, dan mengevaluasi hasil pembelajaran tetap menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan digitalisasi.


Melalui kegiatan Gugus 4 Banyumas ini, diharapkan para pendidik dari wilayah Lumbir dan Jatilawang semakin termotivasi untuk berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi, dan menerapkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarsekolah dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan semangat belajar sepanjang hayat dan kerja sama yang berkelanjutan, digitalisasi pembelajaran diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan literasi dan numerasi di Kabupaten Banyumas.


Kontributor: Haryanto/Ji2

Editor: Suripto

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama