Finalis LKG 2026 PGRI Jawa Tengah Didorong Perkuat Kreativitas Guru di Era AI


SEMARANG, INFO BANYUMAS – Finalis Lomba Kreativitas Guru (LKG) Tahun 2026 PGRI Jawa Tengah didorong untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran guna mendukung akselerasi transformasi pendidikan Indonesia di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).


Pesan tersebut disampaikan Ketua Pelaksana LKG 2026 PGRI Jawa Tengah, Drs. H. Jumanto, M.Pd., dalam pembukaan kegiatan finalis LKG 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Transformasi Pendidikan Indonesia di Era AI” pada Sabtu, 24 Oktober 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap final setelah melalui proses seleksi.


Jumanto menegaskan, para finalis diharapkan dapat menampilkan karya kreativitas terbaik sesuai dengan kategori lomba yang diikuti. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga kesempatan bagi guru untuk menunjukkan gagasan inovatif yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.


“Selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menjadi finalis. Tampilkan karya terbaik Bapak dan Ibu sesuai dengan kategori masing-masing. Nantinya, peserta terpilih akan mewakili PGRI Jawa Tengah untuk berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.


Ia menjelaskan, finalis yang nantinya terpilih mewakili Jawa Tengah akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu sebelum melanjutkan kompetisi di tingkat nasional. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih matang, baik dalam penyajian karya maupun penguatan substansi inovasi yang dikembangkan.


Menurut Jumanto, kreativitas guru perlu terus ditumbuhkan seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pembelajaran. Kehadiran AI menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang bagi pendidik untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.


Ia juga berharap karya-karya yang dihasilkan para finalis tidak berhenti pada ajang perlombaan. Berbagai inovasi tersebut perlu dibagikan kepada rekan-rekan guru agar dapat menjadi sumber inspirasi, memperluas praktik baik, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya berkarya di lingkungan pendidikan.


“Karya Bapak dan Ibu hendaknya dapat dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya. Dengan demikian, kreativitas yang dikembangkan tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat memotivasi guru lain untuk terus berkarya dan berinovasi,” pesannya.


Jumanto menambahkan, hasil penilaian dewan juri hendaknya dipandang sebagai bahan refleksi untuk memperbaiki dan mengembangkan karya. Masukan yang diberikan diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan kualitas inovasi sehingga semakin bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para pemenang LKG di tingkat nasional direncanakan akan diundang dalam acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI tingkat nasional pada 28 November 2026.


Melalui LKG 2026, PGRI Jawa Tengah diharapkan terus mendorong lahirnya guru-guru kreatif dan inovatif yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak. Dengan berbagi praktik baik dan melakukan perbaikan berkelanjutan, kreativitas guru dapat menjadi salah satu penggerak transformasi pendidikan Indonesia di era AI.


Kontributor: Prio Wibowo 

Editor: Yusep Kurniawan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama