
Dokumentasi: SMP Negeri 3 Karanglewas
Kompetisi yang berlangsung di lapangan belakang SMK Citra Bangsa Mandiri tersebut menjadi arena bagi para peserta untuk menunjukkan keterampilan, kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan bekerja sama. Raihan tersebut sekaligus menjadi hasil dari proses latihan intensif yang dilakukan para anggota Pramuka SMPN 3 Karanglewas sebelum mengikuti perlombaan.
Empat penghargaan yang berhasil diraih masing-masing Juara 1 Pionering, Juara 1 PBB Putra, Juara 1 PBB Putri, serta Juara Best of The Best Scout Skill Competition IV. Perolehan tersebut semakin menambah deretan capaian Pangkalan SMPN 3 Karanglewas dalam kegiatan kepramukaan.
Baca juga:
- MENDOAN, Model Pendampingan Sekolah Banyumas yang Padukan Pendekatan Humanis dan Teknologi
- Lumbir Bikin Geger Jambore Karang Taruna 2026, Empat Piala Dibawa Pulang, Prestasi Pemuda Makin Gemilang
Kepala SMP Negeri 3 Karanglewas, Mayasari Sasmito, S.Kom., M.Kom., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada peserta didik, guru, dan pembina Pramuka yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
“Terima kasih Bapak/Ibu Guru dan Pembina Pramuka SMPN 3 Karanglewas yang telah memberikan dukungan dan pendampingan sehingga anak-anak mampu meraih prestasi yang membanggakan,” ungkap Mayasari.
Menurutnya, pencapaian empat piala tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah. Prestasi tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi peserta didik untuk semakin berani mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai kegiatan kompetitif secara sehat.
“Alhamdulillah, tahun ini Pangkalan SMPN 3 Karanglewas mendapat empat piala kejuaraan,” tuturnya.
![]() |
| Dokumentasi: SMP Negeri 3 Karanglewas |
“Barokalloh untuk anak-anak hebat dan kita semua. Semoga prestasi ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka SMPN 3 Karanglewas, Achmad Sa'bani, menjelaskan bahwa kontingen yang dikirim dalam CFA Vol. 17 Tahun 2026 terdiri atas dua regu PBB putra, dua regu PBB putri, dan satu tim Pionering.
Komposisi tersebut dipersiapkan untuk mengikuti sejumlah kategori lomba dengan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tim. PBB membutuhkan ketepatan gerakan dan kekompakan, sedangkan Pionering menuntut keterampilan teknis, ketelitian, serta kemampuan bekerja sama.
“Tahun ini di ajang CFA sekolah mengirim dua regu PBB putra, dua regu PBB putri, dan satu pionering,” jelas Achmad Sa'bani.
Persiapan kontingen tersebut dilakukan selama kurang lebih dua minggu sebelum perlombaan. Latihan dilaksanakan secara intensif dan terjadwal dengan fokus pada penguasaan materi lomba, ketepatan gerakan, kekompakan, kedisiplinan, serta kesiapan mental peserta.
Proses tersebut membutuhkan komitmen tinggi dari para anggota Pramuka. Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran di sekolah, mereka masih harus mengikuti latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi CFA.
“Anak-anak latihan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, setiap hari pulang sore,” ungkap Achmad Sa'bani.
Kesungguhan tersebut kemudian terbayar melalui hasil yang diraih di arena kompetisi. Pangkalan SMPN 3 Karanglewas mampu mengamankan tiga gelar juara pertama sekaligus satu penghargaan bergengsi lainnya.
Pada kategori Pionering, tim SMPN 3 Karanglewas berhasil meraih Juara 1. Prestasi serupa juga diraih regu PBB Putra dan PBB Putri, yang masing-masing berhasil menempati posisi pertama.
Tidak berhenti pada tiga gelar juara tersebut, kontingen SMPN 3 Karanglewas juga memperoleh penghargaan Best of The Best Scout Skill Competition IV. Penghargaan tersebut menjadi pelengkap keberhasilan kontingen setelah menunjukkan performa dalam kompetisi.
“Alhamdulillah, kami mendapat empat piala, yaitu Juara 1 Pionering, Juara 1 PBB Putra, Juara 1 PBB Putri, dan Juara Best of The Best Scout Skill Competition IV,” terang Achmad Sa'bani.
Raihan tersebut menunjukkan bahwa proses latihan yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan capaian yang nyata. Bagi para peserta didik, kompetisi tersebut juga menjadi pengalaman untuk menerapkan berbagai keterampilan kepramukaan dalam suasana perlombaan yang menuntut konsentrasi dan kerja sama.
![]() |
| Dokumentasi: SMP Negeri 3 Karanglewas |
Pramuka menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk belajar melalui pengalaman langsung. Dalam proses tersebut, siswa tidak hanya dituntut menguasai keterampilan teknis, tetapi juga belajar mengatur waktu, mematuhi aturan, bekerja dalam regu, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Sinergi antara peserta didik, pembina Pramuka, guru, dan pihak sekolah menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kontingen hingga mampu tampil maksimal di ajang CFA Vol. 17 Tahun 2026.
Bagi SMPN 3 Karanglewas, capaian tersebut menjadi tambahan motivasi untuk terus mengembangkan kegiatan kepramukaan. Prestasi yang diraih diharapkan tidak hanya menjadi catatan keberhasilan, tetapi juga menjadi pemantik bagi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kegiatan positif.
Dengan empat piala yang berhasil dibawa pulang dari CFA Vol. 17 Tahun 2026, Pangkalan SMPN 3 Karanglewas kembali menunjukkan bahwa latihan, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat pantang menyerah dapat menjadi modal penting dalam meraih prestasi.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dari latihan yang dijalani sepulang sekolah, lahir keberanian untuk bertanding, kekompakan untuk berjuang, dan akhirnya empat piala untuk dibawa pulang ke Karanglewas.
Kontributor: Rery Mei
Editor: Didi Indramawan

.jpeg)
Posting Komentar