KEDUNGBANTENG – Suasana khidmat bercampur bangga menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Kedungbanteng, Jumat (13/2), saat sebanyak 444 Pramuka Penggalang resmi dilantik dalam upacara kenaikan tingkat. Sebanyak 224 siswa naik menjadi Penggalang Ramu dan 220 siswa dilantik sebagai Penggalang Rakit, menandai babak baru perjalanan mereka dalam Gerakan Pramuka. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan tonggak penting pembentukan karakter generasi muda.
Upacara berlangsung tertib dan sarat makna, diawali dengan penghormatan kepada pembina, pengucapan Tri Satya, serta penyematan tanda kecakapan umum sebagai simbol resmi kenaikan tingkat. Prosesi tersebut menjadi puncak dari rangkaian panjang latihan, ujian SKU (Syarat Kecakapan Umum), serta pembiasaan sikap disiplin dan tanggung jawab yang telah ditempuh para siswa.
“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bukti bahwa kalian telah berproses, berlatih disiplin, belajar mandiri, dan menunjukkan tanggung jawab. Setiap tanda yang disematkan di pundak kalian adalah simbol perjuangan, bukan hadiah instan. Kalian telah membuktikan diri layak menyandang tingkat yang lebih tinggi,” tegas Kamabigus SMP Negeri 1 Kedungbanteng, Kak Sujoto, S.Pd., M.Pd.
“Menjadi Penggalang Ramu dan Rakit berarti kalian siap menjadi teladan di antara teman-teman sebaya. Kalian harus lebih sigap, lebih peduli, dan lebih bertanggung jawab. Jangan hanya bangga dengan atribut, tetapi buktikan melalui sikap dan tindakan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” lanjut Kak Sujoto dengan nada penuh penekanan.
Kegiatan pelantikan ini merupakan bagian dari sistem pembinaan berjenjang dalam Gerakan Pramuka. Sebelum dilantik, seluruh peserta telah melalui serangkaian ujian kecakapan yang menguji keterampilan, pengetahuan kepramukaan, hingga sikap mental dan kerja sama tim. Proses tersebut dirancang untuk memastikan setiap Penggalang benar-benar siap naik tingkat secara kualitas, bukan sekadar kuantitas.
“Pramuka bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler biasa. Di sini kalian ditempa menjadi pribadi yang tangguh, jujur, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai itu tidak hanya dibutuhkan saat latihan, tetapi sepanjang hidup kalian. Inilah bekal menjadi generasi yang kuat secara karakter,” ujar Kak Sujoto di hadapan seluruh peserta upacara.
“Saya berharap 224 Ramu dan 220 Rakit yang dilantik hari ini mampu menjaga nama baik sekolah. Jadilah pelopor kedisiplinan, penggerak kegiatan positif, dan contoh dalam hal etika serta kepedulian sosial. Tunjukkan bahwa Pramuka SMP Negeri 1 Kedungbanteng benar-benar unggul dalam sikap dan prestasi,” tambahnya penuh motivasi.
Upacara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan yel-yel yang menggema di seluruh lapangan. Sorak “Pramuka… Jaya!” berkumandang lantang, membangkitkan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus berkembang. Momen tersebut menjadi simbol kesiapan para Penggalang untuk melangkah lebih jauh dalam perjalanan pembinaan diri.
“Mulai hari ini, kalian memikul tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan setiap latihan sebagai ruang belajar, setiap tantangan sebagai kesempatan bertumbuh, dan setiap pengabdian sebagai kebanggaan. Teruslah melangkah, belajar, dan mengabdi bagi sekolah, masyarakat, serta bangsa,” pungkas Kak Sujoto, menutup rangkaian pelantikan yang sarat makna dan harapan.
Kontributor: HUMASTIKA KWARRAN KEDUNGBANTENG
Posting Komentar