Menembus Batas Wilayah, Menyalakan Asa: Kunjungan Kadinas Pendidikan Banyumas Kobarkan Semangat Siswa Sekolah Perbatasan


TAMBAK – Semangat baru mengalir di sekolah-sekolah dasar perbatasan Banyumas–Kebumen saat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono, M.R., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke SDN 3 Buniayu, SDN 2 Buniayu, dan SDN 1 Buniayu, Rabu (11/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di jajaran pendidikan dasar Banyumas itu menjadi suntikan motivasi bagi siswa dan guru di wilayah Korwilcam Dindik Tambak yang berada di tapal batas kabupaten.


Kegiatan diawali di SDN 3 Buniayu sebagai lokasi pertama yang dikunjungi. Rombongan hadir untuk melihat secara langsung proses pembelajaran sekaligus memastikan layanan pendidikan di sekolah perbatasan berjalan optimal. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Taryono, ST., MPA., Koordinator Korwilcam Dindik Tambak Untung Iswanto, S.IP., M.M., serta Ketua K3S Mahameru Markoni, S.Pd.


“Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud perhatian kami agar tidak ada sekolah yang merasa jauh dari pusat perhatian, meskipun berada di perbatasan. Anak-anak di sini memiliki hak dan potensi yang sama untuk sukses,” ujar Joko Wiyono saat memberikan sambutan di hadapan siswa dan guru.


Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala SDN 3 Buniayu Siti Sofati, S.Pd.SD., bersama Kepala SDN 2 Buniayu Suparsih, S.Pd., dan Kepala SDN 1 Buniayu Tri Tura Zaenaludin, S.Pd. Sejak pagi, para siswa telah berbaris rapi menunggu momen langka tersebut. Raut wajah ceria dan rasa ingin tahu terpancar ketika mereka berinteraksi langsung dengan kepala dinas dan jajaran pendamping.


“Kami merasa bangga dan terhormat atas kunjungan ini. Kehadiran Bapak Kepala Dinas menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, meskipun berada di wilayah perbatasan,” ungkap Siti Sofati mewakili kepala sekolah lainnya.


Dalam arahannya, Kepala Dinas Pendidikan tidak hanya menyampaikan pesan formal, tetapi juga berdialog langsung dengan siswa. Ia melontarkan beberapa pertanyaan sederhana untuk menguji keberanian dan kepercayaan diri mereka. Beberapa siswa yang berani menjawab mendapatkan apresiasi langsung, disambut tepuk tangan meriah dari teman-temannya.


“Kalian harus menjadi anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga berani dalam hal yang benar. Jangan takut berbicara, jangan ragu menunjukkan kemampuan. Keberanian adalah bagian dari karakter yang akan membawa kalian meraih masa depan,” tegasnya disambut sorak semangat para siswa.


Selain memotivasi peserta didik, Kepala Dinas juga memberikan arahan kepada para guru. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada capaian akademik semata, melainkan harus mampu membentuk karakter dan menguatkan soft skill siswa sebagai bekal kehidupan. Sekolah, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.


“Akademik itu penting, tetapi karakter jauh lebih menentukan. Kita harus memastikan anak-anak memiliki keterampilan komunikasi, kerja sama, dan etika yang baik. Soft skill inilah yang akan memperkuat mental mereka menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya dengan nada serius namun penuh harap.


Arahan tersebut disambut positif oleh para kepala sekolah dan guru yang hadir. Mereka menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembelajaran yang mendukung penguatan karakter, termasuk kegiatan ekstrakurikuler dan pembiasaan positif di sekolah. Bagi mereka, kunjungan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di wilayah perbatasan.


“Kami siap menindaklanjuti arahan ini dengan memperkuat program pengembangan karakter dan soft skill siswa. Kunjungan ini menjadi energi baru bagi guru dan anak-anak untuk terus berprestasi,” ujar Tri Tura Zaenaludin menegaskan komitmen bersama.


Kunjungan kerja tersebut pun menjadi penanda eratnya komunikasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas dengan sekolah-sekolah di wilayah perbatasan. Para siswa mengaku senang mendapat perhatian langsung dari kepala dinas dan merasa lebih termotivasi untuk belajar giat. Di tengah keterbatasan geografis, kunjungan itu menegaskan satu pesan kuat: tidak ada batas bagi semangat pendidikan untuk terus menyala dan mengantarkan generasi muda meraih masa depan gemilang.






Post a Comment

Lebih baru Lebih lama