Kejuaraan yang menjadi ajang bergengsi bagi keluarga besar Pagar Nusa Banyumas itu diikuti ratusan pesilat dari berbagai kecamatan. Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Dalam situasi tersebut, Indah Karunia Putri tampil gemilang dan berhasil meraih Juara I Pencak Silat kelas K. Rekannya, Arif Kurniawan, menyusul dengan menyabet Juara II kelas H, sementara Candra Arief Saputra mengamankan Juara III kelas I. Capaian ini menempatkan SMP Negeri 1 Lumbir sebagai salah satu sekolah yang paling bersinar dalam kejuaraan tersebut.
Kejurcab V PSNU Pagar Nusa Banyumas sendiri merupakan agenda rutin organisasi yang berfungsi sebagai wadah pembinaan sekaligus evaluasi hasil latihan para atlet, mulai dari usia dini hingga remaja. Melalui kejuaraan ini, para pesilat diuji tidak hanya dari sisi teknik dan fisik, tetapi juga mental bertanding, kedisiplinan, serta kemampuan mengendalikan emosi di arena. Nilai-nilai tersebut menjadi ciri khas Pagar Nusa yang menempatkan pencak silat bukan semata olahraga, melainkan sarana pembentukan karakter dan akhlak.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ruang silaturahmi antarpesilat dan pelatih. Kehadiran tokoh-tokoh penting semakin memperkuat bobot kejuaraan. Ketua PC Pagar Nusa Banyumas, Sohib Maryanto, bersama Sekretaris Umum Pengkab IPSI Banyumas, Arif Hidayat, tampak mengikuti jalannya pertandingan. Jajaran Dewan Khos dan para sesepuh Pagar Nusa turut hadir memberikan nilai spiritual serta motivasi, sehingga kejuaraan tidak kehilangan ruh kebudayaan dan keagamaan yang menjadi fondasi organisasi.
Peran tuan rumah Desa Canduk juga dinilai signifikan dalam menyukseskan kegiatan. Dukungan masyarakat setempat, panitia, ofisial, serta relawan membuat seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan kondusif. Kondisi tersebut mencerminkan semangat persaudaraan yang kuat di antara seluruh pihak yang terlibat, sekaligus menunjukkan bahwa pencak silat masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat Banyumas.
Di balik prestasi para atlet SMP Negeri 1 Lumbir, terdapat proses pembinaan yang tidak singkat. Pelatih pencak silat sekolah, Joko Sungkono, mendampingi langsung para atlet sejak persiapan hingga pertandingan berlangsung. Pendampingan intensif tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga fokus dan mental bertanding para siswa di tengah tekanan kompetisi. Selama kejuaraan, ia terus memberikan arahan teknis sekaligus motivasi agar para atlet tetap percaya diri dan menjunjung tinggi etika bertanding.
Baca juga:
- Dari Sapu hingga Sajadah: Jumat Pagi di SDN 1 Bojong Menyemai Iman, Disiplin, dan Kebersamaan
- Menata Arah Gerak Pramuka 2026: Kwarran Kedungbanteng Matangkan Rakeran Lewat Rapat Panitia
Keberhasilan tiga siswa ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 1 Lumbir, Sutomo, S.Pd., M.Pd., menilai prestasi tersebut sebagai hasil nyata dari sinergi antara siswa, pelatih, dan dukungan sekolah. Ia menyampaikan rasa bangga atas capaian anak didiknya yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi siswa yang menjuarai lomba silat Pagar Nusa. Terima kasih kepada para atlet silat dan pelatihnya. Semoga ke depan lebih banyak lagi prestasi yang diraih. Bravo SMP Negeri 1 Lumbir,” ujarnya.
Pernyataan senada disampaikan pembina ekstrakurikuler pencak silat SMP Negeri 1 Lumbir, Patria Ondang Maradela, S.E., S.Pd. Ia menegaskan bahwa raihan juara tersebut bukan hasil instan, melainkan buah dari proses panjang yang dijalani para atlet melalui latihan rutin dan disiplin tinggi.
“Saya sebagai pembina pencak silat merasa bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas capaian Juara I, II, dan III yang diraih oleh atlet kami. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, latihan yang konsisten, serta semangat pantang menyerah. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” tuturnya.
Bagi para atlet, kemenangan ini memiliki makna tersendiri. Salah satu peraih juara, Candra Arief Saputra, mengaku bersyukur dapat memberikan yang terbaik bagi sekolah dan rekan-rekannya. Menurutnya, pengalaman bertanding di kejuaraan tingkat kabupaten menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
“Senang banget dan merasa bangga bisa mewakili teman-teman dan meraih prestasi. Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi dan bisa meraih juara satu,” ungkapnya penuh semangat.
Prestasi di Kejurcab V PSNU Pagar Nusa Banyumas ini sekaligus mempertegas komitmen SMP Negeri 1 Lumbir dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Sekolah tidak hanya mendorong keunggulan akademik, tetapi juga memberikan ruang luas bagi pengembangan minat dan bakat nonakademik, termasuk di bidang olahraga tradisional pencak silat. Pendekatan ini dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang seimbang, berprestasi, dan berkarakter.
Keberhasilan para pesilat muda tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani berkompetisi dan mengukir prestasi di berbagai bidang. Lebih dari sekadar medali, capaian ini menjadi simbol semangat juang, kerja keras, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Dengan konsistensi pembinaan dan dukungan semua pihak, SMP Negeri 1 Lumbir optimistis dapat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama sekolah dan daerah di ajang yang lebih tinggi.
Kontributor: Nuzulina Kurnia

Posting Komentar