Ajang Kejurdo BKC tersebut menjadi salah satu kompetisi bergengsi tingkat regional yang bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan atlet karate usia pelajar sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter disiplin, sportivitas, dan mental bertanding bagi generasi muda. Ribuan peserta dari berbagai dojo tampak memadati arena pertandingan sejak pagi hari. Suasana kompetisi berlangsung meriah, penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan antar atlet karate.
Dalam kejuaraan tersebut, atlet SMP Negeri 1 Lumbir berhasil menunjukkan performa luar biasa. Muhamad Adhaqil Shabitun Ali tampil gemilang dengan meraih Juara 1 Kumite -55 kilogram junior putra setelah melalui pertandingan sengit melawan lawan-lawannya dari berbagai daerah. Sementara itu, Silfya Dwi Nuraeny berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali sekaligus, yakni Juara 1 Kata Perorangan SMP Putri dan Juara 3 Kumite Pemula +47 kilogram putri. Prestasi lainnya juga diraih oleh Nirmala Mauritza Dharmawan yang memperoleh Juara 2 Kumite -40 kilogram SMP putri serta Nuansa Amalia Arafah yang sukses menyabet Juara 2 Kumite +40 kilogram SMP putri.
Keberhasilan para atlet muda tersebut tidak lepas dari proses latihan yang panjang dan disiplin tinggi yang diterapkan selama pembinaan di Dojo Spensa Lumbir. Selain kemampuan teknik, para atlet juga dibentuk mental bertandingnya agar mampu tampil percaya diri di arena kompetisi. Dukungan sekolah, orang tua, dan lingkungan dojo menjadi faktor penting dalam membangun semangat para atlet untuk terus berkembang dan berprestasi.
Pelatih Dojo Spensa Lumbir, Sugeng Riyanto, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian anak didiknya dalam ajang tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat latihan yang konsisten selama ini. Ia menilai para atlet sudah menunjukkan perkembangan yang baik, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh anak-anak pada Kejurdo kali ini. Mereka sudah berlatih dengan sungguh-sungguh dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena pertandingan. Prestasi ini tentu menjadi motivasi agar mereka semakin semangat berlatih dan tidak cepat puas,” ujar Sugeng Riyanto saat ditemui usai pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa kejuaraan seperti ini sangat penting bagi perkembangan atlet usia pelajar karena menjadi sarana evaluasi kemampuan sekaligus pengalaman bertanding secara langsung. Menurutnya, atmosfer kompetisi mampu membentuk karakter disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan mental pantang menyerah pada diri peserta didik.
“Melalui kejuaraan seperti ini, anak-anak belajar bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga belajar menghargai lawan, menjaga sportivitas, dan membangun mental juara. Ini sangat penting untuk perkembangan karakter mereka ke depan,” tambahnya.
Salah satu atlet peraih medali emas, Silfya Dwi Nuraeny, mengaku bahagia dan tidak menyangka dapat membawa pulang dua medali sekaligus dalam kejuaraan tersebut. Ia mengaku sempat merasa gugup saat memasuki arena pertandingan karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki kemampuan yang sangat baik. Namun, dukungan pelatih, keluarga, dan teman-teman membuat dirinya mampu tampil lebih percaya diri.
“Saya senang sekali bisa mendapatkan juara. Awalnya deg-degan karena lawannya hebat-hebat, tetapi saya mencoba fokus dan mengikuti arahan pelatih. Alhamdulillah bisa mendapat hasil yang baik. Semoga ke depan saya bisa lebih rajin latihan dan berprestasi lagi,” ungkap Silfya dengan wajah bahagia.
Prestasi para atlet SMP Negeri 1 Lumbir juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa peserta didik tidak hanya mampu berkembang di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan pengembangan karakter. Ajang olahraga seperti karate menjadi ruang positif bagi siswa untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus membangun jiwa kompetitif yang sehat.
Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Kejurdo BKC Piala SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar dojo karate di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Para peserta tampak saling memberikan dukungan dan semangat meskipun berasal dari daerah yang berbeda. Nilai persaudaraan dalam dunia karate tetap terasa kuat di tengah ketatnya persaingan pertandingan.
Dengan capaian membanggakan tersebut, SMP Negeri 1 Lumbir berharap para atlet dapat terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat latihan demi menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya. Prestasi ini diharapkan pula menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri dalam bidang yang diminati. Semangat juang, disiplin, dan kerja keras yang ditunjukkan para karateka muda Spensa Lumbir menjadi bukti bahwa generasi muda Banyumas mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional bahkan lebih tinggi lagi di masa mendatang.
Kontributor: Ida/ Fatimah Hidayah
Editor: Suripto

Posting Komentar