Kejuaraan karate tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sejak pagi hari arena pertandingan dipadati atlet, pelatih, orang tua, dan pendukung dari berbagai daerah. Para peserta tampil penuh percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam nomor kata maupun kumite. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga bela diri, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter disiplin, sportivitas, keberanian, dan mental juara bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Kontingen Dojo SDN 1 Lumbir tampil cukup menonjol dalam berbagai kategori pertandingan. Pada kelas open, Ahza Danish Hartanto berhasil meraih dua medali perunggu sekaligus, yakni Juara 3 Kata Perorangan Pra Pemula Putra dan Juara 3 Kumite Pra Pemula -30 kilogram putra. Prestasi lainnya diraih oleh Mezzaluna Gie Nailandry yang memperoleh Juara 3 Kumite Pra Pemula -25 kilogram putri, serta Erlisa Nadhira Almahyra yang sukses menyabet Juara 3 Kumite Usia Dini -25 kilogram putri.
Sementara itu, pada kelas festival, para karateka cilik SDN 1 Lumbir juga tampil luar biasa dengan memborong medali emas dan perak. Erlisa Nadhira Almahyra berhasil meraih medali emas pada nomor Kata Perorangan Putri tingkat SD. Medali emas lainnya diraih Mezaluna Gie Nailandry pada nomor Kata Perorangan Putri SD serta Nabila Chika yang sukses menjadi juara pada nomor Kumite SD -30 kilogram putri. Adapun medali perak berhasil diraih Nabila Chika pada nomor Kata Perorangan dan Ahza Danish Hartanto pada nomor Kumite SD -30 kilogram putra.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi SDN 1 Lumbir karena para atlet yang berlaga masih berusia sangat muda. Mereka adalah Ahza Danish Hartanto siswa kelas 4, Mezaluna Gie Nailandry kelas 4, Nabila Chika kelas 4, serta Erlisa Nadhira Almahyra siswa kelas 2. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, mereka mampu menunjukkan kemampuan bertanding yang luar biasa dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY.
Suasana pertandingan selama dua hari berlangsung sangat kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Setiap atlet berusaha memberikan penampilan terbaiknya di arena tatami. Sorak dukungan dari para pelatih dan orang tua turut menambah semangat para peserta dalam bertanding. Tidak sedikit pertandingan berlangsung sengit karena kemampuan peserta yang cukup merata.
Salah satu pelatih Dojo SDN 1 Lumbir mengungkapkan bahwa keberhasilan para atlet muda tersebut merupakan hasil dari latihan rutin dan kedisiplinan yang terus dibangun sejak awal. Menurutnya, anak-anak tidak hanya dilatih teknik bertanding, tetapi juga dibentuk mental dan karakter positif melalui olahraga karate.
“Alhamdulillah kami bersyukur anak-anak bisa tampil maksimal dan membawa pulang banyak medali. Mereka sudah berlatih dengan tekun dan disiplin selama ini. Prestasi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi agar mereka semakin semangat berlatih dan tidak cepat puas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kejuaraan seperti ini sangat penting untuk melatih mental bertanding anak sejak usia dini. Selain mengembangkan kemampuan fisik, karate juga mengajarkan nilai tanggung jawab, keberanian, dan rasa hormat kepada orang lain.
“Karate bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak belajar disiplin, menghargai lawan, dan berani menghadapi tantangan. Itu yang paling penting dari sebuah kejuaraan,” tambahnya.
Salah satu atlet peraih medali emas, Erlisa Nadhira Almahyra, mengaku senang dapat mengikuti kejuaraan dan meraih hasil yang membanggakan. Meski sempat merasa gugup saat memasuki arena pertandingan, ia mencoba tetap fokus dan mengikuti arahan pelatih.
“Saya senang sekali bisa dapat juara. Tadi sempat takut saat mau tanding, tetapi pelatih dan teman-teman memberi semangat. Saya jadi lebih percaya diri,” ungkap Erlisa polos.
Hal serupa juga disampaikan Ahza Danish Hartanto yang berhasil membawa pulang beberapa medali sekaligus. Ia mengaku akan terus berlatih agar bisa meraih prestasi lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.
“Senang sekali bisa dapat medali. Saya ingin latihan lebih rajin lagi supaya nanti bisa juara satu,” katanya penuh semangat.
Keberhasilan kontingen Dojo SDN 1 Lumbir dalam Kejurdo BKC Jateng–DIY 2026 mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini mampu membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Dukungan sekolah terhadap pengembangan minat dan bakat siswa di bidang nonakademik juga dinilai sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.
Ajang Kejurdo Bandung Karate Club sendiri setiap tahun menjadi salah satu kompetisi bergengsi bagi para atlet karate pelajar di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Selain menjadi sarana evaluasi hasil latihan, kejuaraan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar dojo serta wadah mencari bibit atlet potensial untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi yang diraih karateka cilik SDN 1 Lumbir di GOR Satria Purwokerto menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan disiplin mampu membawa anak-anak desa bersaing di tingkat regional. Dengan usia yang masih sangat muda, mereka telah menunjukkan keberanian dan kemampuan luar biasa yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani meraih prestasi.
Kontributor: Ida/ Fatimah Hidayah

Posting Komentar