GUMELAR - Suasana penuh semangat organisasi dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Konferensi Kerja Cabang (Konkercab) Tahun Pertama Masa Bakti XXIII PGRI Cabang Gumelar yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Gumelar tersebut menjadi momentum penting bagi para pengurus dan anggota organisasi profesi guru untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah strategis demi mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru.
Konkercab dihadiri oleh berbagai unsur penting organisasi pendidikan, di antaranya Ketua PGRI Kabupaten Banyumas Sarno, S.Pd., SH., M.Si., Sekretaris PGRI Kabupaten Banyumas Yusep Kurniawan, S.Pd., M.Pd., jajaran pengurus cabang, serta pengurus ranting se-Cabang Gumelar. Kehadiran para peserta menunjukkan tingginya komitmen organisasi dalam menjaga soliditas dan keberlangsungan program kerja yang berpihak pada kemajuan dunia pendidikan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI secara khidmat. Seluruh peserta tampak mengikuti prosesi tersebut dengan penuh semangat, mencerminkan kecintaan terhadap tanah air sekaligus kebanggaan terhadap organisasi profesi guru yang selama ini menjadi wadah perjuangan dan pengabdian para pendidik.
“Konferensi kerja ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi agar PGRI semakin kuat, profesional, dan mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujar Ketua Panitia Agus Muslim, S.Pd., saat menyampaikan laporan kegiatan.
Dalam laporannya, Agus Muslim menjelaskan bahwa Konkercab memiliki peran strategis sebagai forum demokratis untuk mengevaluasi pelaksanaan program organisasi selama satu tahun pertama masa bakti. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media koordinasi antarbidang dan antarranting dalam memperkuat sinergi demi menjalankan program kerja yang lebih efektif dan terarah.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator Korwilcam Dindik Gumelar, Sugito, S.Pd.SD., M.Pd. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya Konkercab sebagai bentuk komitmen PGRI dalam menjaga profesionalitas guru dan memperkuat eksistensi organisasi profesi di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berubah.
“Kerja sama yang harmonis antara organisasi profesi, sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan zaman. Guru harus terus adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penggerak perubahan,” tutur Sugito di hadapan peserta konferensi.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Banyumas Sarno, S.Pd., SH., M.Si. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan loyalitas anggota agar PGRI tetap menjadi organisasi yang kuat, relevan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi para guru maupun dunia pendidikan secara luas.
Menurut Sarno, PGRI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga organisasi perjuangan dan ketenagakerjaan yang memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kesejahteraan guru serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus berinovasi dalam menjalankan program kerja.
“PGRI harus terus bergerak maju. Pengurus dituntut adaptif terhadap perubahan kebijakan pendidikan dan mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota. Soliditas organisasi adalah kekuatan utama kita,” tegas Sarno.
Memasuki agenda inti, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang membahas pengesahan tata tertib dan jadwal acara. Sidang tersebut berlangsung tertib dan menjadi dasar penting dalam memastikan seluruh proses konferensi berjalan sesuai mekanisme organisasi. Setelah itu, Sidang Pleno II digelar dengan agenda penyampaian laporan pengurus cabang, evaluasi pelaksanaan program kerja tahun pertama, serta pemaparan rencana anggaran belanja organisasi tahun 2026.
Dalam sesi tersebut, pengurus cabang memaparkan berbagai capaian organisasi selama satu tahun masa bakti, termasuk program peningkatan kompetensi guru, kegiatan sosial organisasi, serta penguatan koordinasi antaranggota. Selain capaian, pengurus juga menyampaikan berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi, sekaligus langkah strategis yang akan dilakukan pada tahun berikutnya agar organisasi semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan anggota.
Sidang Pleno III kemudian menjadi ruang terbuka bagi peserta untuk menyampaikan pandangan umum, kritik konstruktif, saran, dan aspirasi terkait pelaksanaan program organisasi. Suasana diskusi berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Pengurus cabang memberikan tanggapan terhadap berbagai masukan sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen membangun organisasi yang lebih baik.
Setelah sidang pleno selesai, peserta dibagi ke dalam sidang komisi A, B, C, dan D sesuai bidang masing-masing. Pada sesi ini, pembahasan dilakukan lebih mendalam mengenai program kerja, evaluasi kegiatan, serta penyusunan rekomendasi strategis untuk masa mendatang. Berbagai gagasan dan ide baru muncul dari para peserta yang diharapkan mampu memperkuat arah gerak organisasi ke depan.
Sebagai penutup, seluruh hasil pembahasan dirangkum dalam Pernyataan Konferensi yang memuat keputusan dan komitmen bersama seluruh peserta Konkercab Tahun Pertama Masa Bakti XXIII. Ketua PGRI Cabang Gumelar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Ia berharap hasil konferensi dapat menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi yang lebih solid, transparan, dan berdampak nyata bagi anggota.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan Hymne PGRI yang menggema penuh penghayatan di ruang konferensi. Lantunan lagu tersebut menjadi simbol semangat pengabdian, persatuan, dan dedikasi para guru dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui Konkercab ini, PGRI Cabang Gumelar diharapkan semakin kokoh sebagai organisasi profesi yang mampu mewadahi aspirasi guru, mempererat solidaritas, serta berkontribusi nyata dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Kontributor: Winda Istanti
Posting Komentar