Menakar Dedikasi, Mengukuhkan Prestasi, Kwarran Kedungbanteng Mantapkan Langkah Menuju Kwarran Tergiat Banyumas 2026

 


KEDUNGBANTENG - Semangat kebersamaan dan komitmen membangun Gerakan Pramuka yang aktif, inovatif, dan berdampak kembali ditunjukkan Kwartir Ranting (Kwarran) Kedungbanteng saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kwarran Tergiat Tahun 2026 dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas, Minggu (12/7/2026). Bertempat di Sekretariat Kwarran Kedungbanteng, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menampilkan berbagai capaian organisasi, inovasi program, serta dedikasi seluruh jajaran pengurus dalam membina generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Lebih dari sekadar kompetisi, penilaian tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus motivasi bagi Kwarran Kedungbanteng untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan pembinaan kepramukaan di wilayahnya.


Kedatangan tim penilai disambut hangat oleh jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), perwakilan Majelis Pembimbing Satuan (Mabisa), para andalan ranting, pembina, serta perwakilan gugus depan se-Kecamatan Kedungbanteng. Nuansa kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan kuatnya sinergi antarunsur Gerakan Pramuka di wilayah tersebut. Seluruh peserta menunjukkan kesiapan dan optimisme dalam mengikuti rangkaian penilaian yang meliputi administrasi organisasi, pelaksanaan program kerja, pembinaan peserta didik, pengembangan sumber daya manusia, kemitraan lintas sektor, hingga berbagai prestasi yang berhasil diraih selama periode penilaian.


Ketua Kwarran Kedungbanteng, Supriyati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada Kwarran Kedungbanteng untuk mengikuti Lomba Kwarran Tergiat Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen seluruh pengurus dalam menghadirkan program-program kepramukaan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.


"Kegiatan ini bukan semata-mata ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana evaluasi dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan. Kami berupaya menghadirkan program-program yang inovatif, edukatif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun masyarakat. Semoga apa yang telah kami lakukan dapat memberikan hasil terbaik bagi Kwarran Kedungbanteng," ujar Supriyati, S.Pd.


Lebih lanjut, Supriyati menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih Kwarran Kedungbanteng selama ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur Gerakan Pramuka. Ia menyampaikan bahwa dukungan Mabiran, Mabigus, para pembina, andalan ranting, relawan, hingga gugus depan menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang aktif dan produktif. Semangat gotong royong itulah yang menurutnya harus terus dipelihara agar Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, mandiri, dan berjiwa kepemimpinan.


Mewakili Majelis Pembimbing Ranting, Didit Hermawan, S.Sos., menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat, pendidikan kepramukaan dinilai tetap relevan sebagai sarana menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat perlu terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembinaan yang dijalankan oleh Kwarran.


"Kami mendukung penuh berbagai program yang dilaksanakan oleh Kwarran Kedungbanteng. Keaktifan kegiatan kepramukaan merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Saya berharap hasil penilaian ini menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pembinaan kepada anggota muda. Sinergi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan Gerakan Pramuka adalah kunci mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur kepramukaan," tutur Didit Hermawan, S.Sos.


Sementara itu, Budi Nugroho, S.STP., M.Si., selaku Pimpinan Pendamping dari Kwarcab Banyumas, menjelaskan bahwa Lomba Kwarran Tergiat merupakan agenda pembinaan rutin yang bertujuan mengukur sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola kwartir ranting di seluruh Kabupaten Banyumas. Ia menekankan bahwa proses penilaian tidak dimaksudkan untuk mencari kelemahan, melainkan menjadi media evaluasi yang konstruktif agar setiap kwartir terus berkembang melalui inovasi dan perbaikan berkelanjutan.


"Penilaian ini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai sarana pembinaan dan evaluasi agar setiap kwartir ranting semakin berkembang. Kami melihat bagaimana program kerja dijalankan, inovasi yang dilakukan, serta dampaknya terhadap perkembangan Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing. Kami mengapresiasi semangat dan kesiapan Kwarran Kedungbanteng dalam mengikuti proses penilaian ini," ungkap Budi Nugroho, S.STP., M.Si.


Usai sambutan, tim penilai melaksanakan verifikasi administrasi, telaah dokumen program kerja, serta berdialog dengan pengurus dan andalan ranting. Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif, membahas berbagai inovasi yang telah dijalankan selama periode penilaian. Tim juga menggali bagaimana setiap program diimplementasikan, dampaknya terhadap peserta didik, serta keberlanjutan kegiatan yang telah dirancang oleh Kwarran Kedungbanteng sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pelayanan kepada anggota Pramuka.


Selama beberapa tahun terakhir, Kwarran Kedungbanteng dikenal konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan pembinaan, di antaranya Pesta Siaga, Jambore Ranting, Gladian Pemimpin Regu (DIANPINRU), pelatihan kehumasan, kegiatan bakti masyarakat, hingga peningkatan kompetensi pembina dan pelatih. Program-program tersebut tidak hanya memperkuat kualitas organisasi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kepemimpinan, kemandirian, keterampilan hidup, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Konsistensi inilah yang menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi penilaian Kwarran Tergiat Tahun 2026.


Optimisme pun mengiringi seluruh rangkaian kegiatan penilaian. Kwarran Kedungbanteng berharap mampu memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik wilayahnya di tingkat Kwarcab Banyumas. Namun lebih dari sekadar mengejar prestasi, seluruh pengurus sepakat bahwa proses evaluasi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat budaya organisasi yang adaptif, profesional, dan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan pengabdian yang terus menyala, Kwarran Kedungbanteng bertekad menjadikan Gerakan Pramuka sebagai wahana pendidikan karakter yang melahirkan generasi muda beriman, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta siap menjadi pemimpin masa depan.


Kontributor: HUMASTIKA Kwarran Kedungbanteng

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama