SEMARANG - Inovasi pendampingan calon guru berbasis teknologi digital dikembangkan oleh Yuni Nur Hidayah, S.Pd., Guru Pamong Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dari SDN Pakintelan 02, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Melalui pendekatan TUMBUH yang terintegrasi dengan aplikasi SiPena, inovasi ini dirancang untuk memperkuat proses refleksi, kolaborasi, dan peningkatan kompetensi mahasiswa PPG Prajabatan selama menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Inovasi berjudul Transformasi Pendampingan PPG Prajabatan melalui Pendekatan TUMBUH Berbasis Aplikasi SiPena untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa tersebut menempatkan pendampingan sebagai proses pembelajaran berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya berlatih mengajar di kelas, tetapi juga diarahkan untuk mengenali persoalan pembelajaran, merumuskan alternatif penyelesaian, menerapkan perbaikan, dan mengevaluasi hasil praktiknya.
Pendekatan TUMBUH merupakan akronim dari Telaah, Urai Masalah, Maknai Nilai, Bertindak, Umpan Balik, dan Hasil. Keenam tahapan ini menjadi panduan bagi mahasiswa untuk menjalani proses praktik mengajar secara terstruktur, mulai dari memahami karakteristik peserta didik hingga menilai efektivitas strategi pembelajaran yang diterapkan.
Melalui tahapan tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menyelesaikan tugas praktik lapangan. Mereka juga belajar menganalisis situasi kelas, menyusun perangkat ajar, menentukan tindakan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, serta memanfaatkan masukan guru pamong dan dosen pembimbing sebagai dasar perbaikan.
Untuk mendukung penerapan TUMBUH, aplikasi SiPena atau Sistem Pendampingan, Eksplorasi, Networking, dan Aksi Mahasiswa dikembangkan sebagai ruang digital yang menghubungkan mahasiswa, guru pamong, dan dosen pembimbing. Platform ini menyediakan delapan menu utama untuk mendukung proses pendampingan dan pengembangan kompetensi calon guru.
Delapan menu tersebut meliputi Pendampingan Perangkat Ajar, Bank Praktik Baik, Buku Bacaan Sesuai Fase, Inspirasi Modul Ajar, Inspirasi Modul Proyek, Peningkatan Soft Skill Mahasiswa, Media Digital, serta Galeri Produk Mahasiswa. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mencari referensi, menyempurnakan perangkat pembelajaran, berbagi pengalaman, dan mendokumentasikan karya mahasiswa selama PPL.
Integrasi pendekatan reflektif dengan teknologi digital juga membuka peluang komunikasi dan pemantauan perkembangan mahasiswa secara lebih terorganisasi. Namun, keberhasilan penerapannya tetap bergantung pada kualitas pendampingan, keterlibatan aktif pengguna, serta konsistensi pemberian umpan balik.
Inovasi TUMBUH berbasis SiPena turut diarahkan untuk mendukung pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Melalui proses pendampingan yang terarah, calon guru diharapkan semakin mampu merancang pembelajaran sesuai kebutuhan siswa sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.
Evaluasi penerapan inovasi dilakukan menggunakan instrumen yang diisi mahasiswa serta wawancara dengan sebagian mahasiswa dan dosen pembimbing. Berdasarkan evaluasi tersebut, rata-rata efektivitas dilaporkan berada di atas 92 persen. Angka ini menjadi indikasi awal yang positif terhadap penerimaan dan manfaat inovasi dalam proses pendampingan.
Meski demikian, angka tersebut perlu dibaca sesuai cakupan responden, instrumen, dan metode evaluasi yang digunakan. Informasi mengenai jumlah responden, indikator penilaian, serta perbandingan kompetensi sebelum dan sesudah penerapan akan membantu memperjelas dampak inovasi secara lebih terukur.
Pengembangan berikutnya direncanakan melalui diseminasi praktik baik dalam forum Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan Gunungpati. Penyebarluasan juga akan dilakukan melalui pelatihan dan kanal YouTube Pembelajaran SD Kota Semarang, yang berdasarkan informasi penyelenggara memiliki sekitar 71 ribu pelanggan dan lebih dari 1.600 video pembelajaran.
Melalui perluasan tersebut, TUMBUH berbasis SiPena diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru pamong dan sekolah mitra di berbagai daerah. Inovasi ini menegaskan bahwa teknologi akan lebih bermakna ketika dipadukan dengan refleksi, pendampingan yang konsisten, dan kolaborasi untuk mempersiapkan calon guru profesional.
Pada akhirnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga oleh kemampuan guru untuk terus belajar dan memperbaiki praktiknya. Pendekatan TUMBUH dan dukungan SiPena menawarkan salah satu cara untuk membangun proses tersebut secara lebih sistematis, adaptif, dan berkelanjutan.


Posting Komentar