Hari Santri Nasional 2026, SDN 2 Petahunan Tanamkan Nilai Religius dan Semangat Berprestasi



PETAHUNAN, BANYUMAS -  SD Negeri 2 Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui serangkaian kegiatan edukatif dan perlombaan yang melibatkan 89 siswa serta didukung 10 guru dan tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan ini menjadi sarana menanamkan karakter religius, mengembangkan kreativitas, serta mendorong semangat berprestasi dan kecintaan terhadap tanah air sejak usia dini.


Peringatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut mengangkat nilai perjuangan para santri dan ulama dalam sejarah bangsa. Semangat tersebut diterjemahkan ke dalam kegiatan pembelajaran yang menyenangkan agar siswa tidak hanya mengenal nilai-nilai keislaman, tetapi juga belajar menerapkan kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.


Di bawah kepemimpinan Kepala SD Negeri 2 Petahunan, Desi Indah Purwanti, S.Pd., kegiatan dirancang sesuai jenjang kelas dan karakteristik perkembangan peserta didik. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk berpartisipasi, mengembangkan kemampuan, serta memperoleh pengalaman belajar melalui aktivitas yang berbeda dari pembelajaran rutin di kelas.


Siswa kelas I dan II mengikuti lomba mewarnai yang melatih kreativitas, ketelitian, dan keberanian mengekspresikan diri. Melalui perpaduan warna dan bentuk, anak-anak didorong untuk menghasilkan karya sesuai imajinasi masing-masing sekaligus belajar menyelesaikan tugas dengan tekun dan percaya diri.


Sementara itu, siswa kelas III mengikuti lomba menulis surat pendek. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melatih kemampuan menulis, ketelitian, dan pemahaman materi keagamaan. Adapun siswa kelas IV, V, dan VI berkompetisi dalam Lomba Cerdas Cermat Islami (LCC Islami) yang menguji pengetahuan agama, ketepatan menjawab pertanyaan, kecepatan berpikir, dan kerja sama tim.



Ketiga jenis perlombaan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan pengembangan keterampilan akademik dan kreativitas. Siswa belajar bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses, usaha, kejujuran, dan kemampuan menghormati peserta lain.


Kepala SD Negeri 2 Petahunan, Desi Indah Purwanti, S.Pd., menegaskan bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritualitas, dan perilaku sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai kebaikan perlu ditanamkan secara konsisten agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga anak-anak dewasa.


“Melihat guru, tendik, dan murid menikmati peringatan Hari Santri Nasional, nilai keikhlasan dan kedermawanan diharapkan dapat ditanamkan dengan cara yang mengesankan dan tertanam kepada murid sampai mereka dewasa nanti,” ujar Desi Indah Purwanti.


Ia berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Keteladanan guru, dukungan keluarga, dan suasana belajar yang mendukung dinilai penting untuk membantu siswa menerapkan nilai agama, menghargai sesama, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.


Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di SDN 2 Petahunan menjadi pengingat bahwa membangun generasi unggul membutuhkan pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Melalui semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, sekolah berharap lahir generasi yang beriman, berilmu, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.


Kontributor: Agus Priyono

Editor: Andi Dwi A

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama