Sinergi Positif Penjaga Sekolah: Tasyakuran Menuju PPKL Tegas dan Disiplin dalam bekerja

LUMBIR, INFO BANYUMAS — Paguyuban Penjaga Kecamatan Lumbir (PPKL) resmi memperingati hari jadi yang ke-9 melalui gelaran tasyakuran khidmat yang dipusatkan di Aula Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan (Dindik) Lumbir. Momentum perayaan bertambahnya usia paguyuban ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang organisasi, melainkan juga bertransformasi menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi, kedisiplinan, serta sinergisitas kerja antara para penjaga sekolah dengan jajaran pemangku kebijakan pendidikan di tingkat kecamatan dalam mendukung ekosistem belajar yang kondusif.


Agenda tasyakuran yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh jajaran penting di lingkungan Korwilcam Dindik Lumbir. Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak hadir Korwilcam Dindik Lumbir Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pengawas dan penilik sekolah setempat. Hadir pula Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Korwilcam Dindik Lumbir, Tasirin, S.Pd., yang datang mewakili seluruh kepala sekolah di wilayah tersebut. Prosesi acara sakral tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama oleh seluruh tamu undangan, yang seketika menghadirkan atmosfer nasionalisme dan kekompakan di dalam ruangan.


Tersebut dalam jalannya acara, jalannya organisasi yang telah menapak usia sembilan tahun ini dinilai memiliki rekam jejak yang solid dalam menjembatani komunikasi antar-sesama penjaga sekolah dasar. Wadah tersebut bentukan tahun 2018 ini diakui telah sukses membangun ruang komunikasi yang positif dan konstruktif, hingga mampu mengawal aspirasi kesejahteraan para anggotanya di tingkat birokrasi yang lebih tinggi. Keberhasilan kolektif tersebut dibuktikan dengan berhasilnya para penjaga sekolah di wilayah Kecamatan Lumbir dalam memperoleh Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, sebuah pencapaian regulasi yang dinilai sangat membanggakan bagi internal paguyuban.


Lebih lanjut, apresiasi besar turut mengalir dari pihak manajemen sekolah yang memandang vitalnya eksistensi profesi ini di garda depan keamanan dan kenyamanan fasilitas pendidikan. Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menghargai setiap tetes keringat serta perjuangan operasional yang telah didedikasikan oleh para penjaga. Kerja sama yang harmonis tersebut dipandang telah melahirkan sinergi positif yang berdampak langsung pada stabilitas lingkungan belajar mengajar sehari-hari, di mana setiap elemen kelembagaan dituntut untuk saling menghormati tanpa memandang sekat tingkatan jabatan struktural.


Kendati demikian, seiring dengan peralihan status kepegawaian para anggota paguyuban menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), tuntutan profesionalisme pun kini kian meningkat secara signifikan. Otoritas pendidikan setempat mengingatkan bahwa seluruh aturan birokrasi yang berlaku saat ini mengikat secara menyeluruh tanpa terkecuali, baik bagi PPPK penuh waktu maupun PPPK paruh waktu. Oleh karena itu, kesadaran personal yang tinggi dalam mengimplementasikan regulasi mutakhir—terutama yang berkaitan erat dengan sistem presensi digital kedatangan dan kepulangan serta pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bulanan melalui platform MyASN—wajib dipatuhi secara ketat guna menghindari hambatan administratif di masa mendatang.


"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kepala sekolah melalui perwakilannya yaitu Bapak Tasirin, S.Pd selaku ketua K3S, Korwilcam Dindik Lumbir, dan para pengawas yang selama ini selalu konsisten memberikan pembinaan kepada kami mengenai tupoksi selaku penjaga sekolah. Jika melihat sedikit histori, Paguyuban Penjaga Kecamatan Lumbir (PPKL) ini pertama kali berdiri pada tahun 2018 lalu. Hari ini, kami merasa sangat bangga karena seluruh penjaga di Lumbir bisa terus berkomunikasi secara positif hingga perjuangan kami membuahkan hasil dengan didapatkannya SK PPPK Paruh Waktu," ungkap Ketua Paguyuban Penjaga, Amin Musalim, dalam sambutan pembukanya.

 

"Jangan pernah memandang seseorang hanya berdasarkan jabatannya saja. Saya pribadi sangat berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan penjaga, karena peran nyata kalian di lapangan sangat membantu operasional dan keberlangsungan aktivitas di sekolah. Tentunya hal ini telah menjadi sinergi positif di lingkungan sekolah, dan semoga sinergi yang baik ini terus membawa dampak yang jauh lebih baik lagi untuk kemajuan lembaga. Intinya, peran masing-masing orang di dalam lembaga harus diperhatikan dan dipahami betul apa yang menjadi tupoksinya. Kami dari pihak K3S akan selalu mendukung dan menghargai segala perjuangan yang telah dilakukan oleh rekan-rekan penjaga," tutur Ketua K3S Korwilcam Dindik Lumbir, Tasirin, S.Pd., menegaskan dukungannya.

 

"Tentunya saya tidak akan pernah lelah untuk selalu mengingatkan bahwa nilai kedisiplinan dan konsistensi dalam bekerja adalah hal yang mutlak bagi semua ASN, baik itu P3K maupun P3K paruh waktu, karena hal ini sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita bersama secara institusi. Teman-teman penjaga yang belum maupun yang sudah berstatus P3K paruh waktu tidak akan pernah luput dari aturan hukum yang ada, maka dari itu diperlukan kesadaran yang tinggi dari diri kita masing-masing," papar Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nur Hayadi, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya.

 

"Hal yang sedang hangat dan krusial saat ini adalah tentang kedisiplinan presensi kehadiran dan kepulangan. Kami sama sekali tidak menginginkan adanya keteledoran hanya karena lupa melakukan presensi, yang nantinya justru bakal menjadi hambatan serius dalam regulasi kepegawaian Anda. Selain itu, satu hal lagi yang menjadi perhatian dan tidak kalah pentingnya adalah dokumen SKP dalam laman MyASN yang wajib diisi dan diperbarui tiap bulan. Dalam bekerja kita sudah memiliki tupoksi masing-masing, maka maksimalkanlah setiap pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawab tersebut," pungkas Arifin dengan tegas menutup arahannya.

 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama