KEMRANJEN, INFO BANYUMAS — Upaya memperkuat kapasitas organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepramukaan terus dilakukan Kwartir Ranting (Kwarran) Kemranjen. Melalui kegiatan Capacity Building dan Upgrading Pengurus Masa Bakti 2026–2029 yang digelar di Sanggar Pramuka Kwarran Kemranjen, Kamis (21/5/2026), seluruh jajaran pengurus dibekali pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi organisasi guna mendukung jalannya program Gerakan Pramuka secara lebih profesional, aktif, dan terarah.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut mengangkat tema “Satu Visi, Satu Aksi, Mengabdi untuk Negeri”. Tema itu menjadi penegasan komitmen bersama seluruh pengurus untuk membangun sinergi dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan roda organisasi kepramukaan di wilayah Kecamatan Kemranjen.
Sejak pagi, suasana Sanggar Pramuka tampak dipenuhi semangat para peserta yang berasal dari seluruh unsur pengurus Kwarran Kemranjen. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antarbidang dalam kepengurusan baru masa bakti 2026–2029.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Mabiran Kemranjen, Kak Ika Supriatin, S.STP. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kerja sama dan kekompakan seluruh pengurus dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di tingkat ranting. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang baik, tetapi juga ditopang oleh komunikasi dan koordinasi yang kuat di antara para pengurus.
“Pengurus Kwarran harus memiliki semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi bentuk pengabdian untuk membina generasi muda melalui Gerakan Pramuka,” ujar Kak Ika Supriatin di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga berharap seluruh pengurus mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta menghadirkan inovasi yang dapat memperkuat eksistensi Pramuka di wilayah Kemranjen. Menurutnya, tantangan organisasi ke depan akan semakin dinamis sehingga diperlukan pengurus yang adaptif, kreatif, dan memiliki visi yang sama dalam membangun organisasi.
Kegiatan upgrading tersebut menghadirkan pemateri dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kwartir Cabang Banyumas, yakni Kak Mahali dan Kak Doni Damara. Keduanya memberikan pembekalan terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing andalan bidang dalam struktur kepengurusan kwartir ranting.
Materi yang disampaikan tidak hanya berisi pemahaman administratif organisasi, tetapi juga strategi membangun pola kerja efektif dalam mendukung program kepramukaan. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai peran setiap bidang, mekanisme koordinasi, hingga langkah-langkah penyusunan program kerja yang selaras dengan visi organisasi.
Dalam paparannya, Kak Mahali menyampaikan bahwa pengurus kwartir harus mampu memahami perannya secara menyeluruh agar organisasi dapat berjalan optimal. Ia menilai, masih banyak organisasi yang mengalami hambatan karena lemahnya koordinasi dan ketidakjelasan pelaksanaan tupoksi antarbidang.
“Ketika setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya, maka program organisasi akan berjalan lebih efektif. Karena itu upgrading seperti ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pola kerja bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Kak Doni Damara menegaskan bahwa pengurus Pramuka perlu terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Menurutnya, Gerakan Pramuka harus hadir sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda yang relevan dengan kondisi saat ini.
“Pramuka bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi proses pendidikan karakter. Karena itu pengurus harus memiliki kemampuan manajerial, komunikasi, dan kepemimpinan yang baik,” ujarnya.
Selain sesi penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antar pengurus. Dalam sesi tersebut, peserta saling menyampaikan pandangan mengenai tantangan organisasi serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepramukaan di tingkat ranting.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan dinamis. Sejumlah pengurus menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu menghadirkan program-program yang lebih inovatif dan menyentuh kebutuhan anggota Pramuka di gugus depan. Penguatan koordinasi lintas bidang juga menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan tersebut.
Ketua Kwarran Kemranjen, Kak Maskuri, mengatakan bahwa kegiatan capacity building menjadi langkah awal untuk membangun fondasi organisasi yang kuat pada masa bakti 2026–2029. Menurutnya, pengurus baru harus memiliki semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kita ingin membangun kepengurusan yang solid, aktif, dan profesional. Semua bidang harus saling mendukung agar program kerja dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi anggota Pramuka maupun masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pengurus Kwarran memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama organisasi.
Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti prosesi penyematan tanda jabatan andalan ranting yang dilakukan langsung oleh Ketua Kwarran Kemranjen. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol resmi dimulainya pengabdian pengurus Kwarran Kemranjen Masa Bakti 2026–2029.
Penyematan tanda jabatan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni organisasi, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab yang harus dijalankan selama masa kepengurusan. Para pengurus diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membangun Gerakan Pramuka yang lebih maju dan berdaya guna.
Kegiatan Capacity Building dan Upgrading Pengurus Kwarran Kemranjen tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi sekaligus membangun kesamaan visi di antara seluruh pengurus. Dengan pembekalan yang diberikan, para pengurus diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal serta menghadirkan pelayanan kepramukaan yang lebih berkualitas.
Melalui semangat “Satu Visi, Satu Aksi, Mengabdi untuk Negeri”, Kwarran Kemranjen menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda. Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan kepanduan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pengabdian bagi masyarakat dan bangsa.
Kontributor: Aris S. Bono


Posting Komentar