Purwokerto, Info Banyumas. Momentum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Banyumas diwarnai dengan kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan. Sebanyak tiga sekolah dasar di wilayah Korwilcam Dindik Lumbir menerima bantuan perangkat pembelajaran digital OneTab dari Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Sipanji Banyumas pada Senin (13/7/2026) sebagai bagian dari program penguatan transformasi pendidikan berbasis teknologi, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses internet.
Penyaluran perangkat digital ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di era digital. Kehadiran OneTab diharapkan tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga menjadi media yang mampu memperkaya pengalaman belajar peserta didik melalui pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Momentum penyerahan yang bertepatan dengan dimulainya MPLS dinilai memberikan makna tersendiri karena peserta didik baru langsung memasuki lingkungan sekolah yang mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Banyumas menerima total 250 unit OneTab yang didistribusikan kepada 25 satuan pendidikan, dengan masing-masing sekolah memperoleh 10 unit perangkat. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan perangkat digital agar mampu meningkatkan kualitas layanan pembelajaran meskipun berada di wilayah dengan tantangan jaringan internet.
Di lingkungan Korwilcam Dindik Lumbir, terdapat tiga sekolah dasar yang menjadi penerima bantuan, yakni SD Negeri 4 Lumbir, SD Negeri 2 Cidora, dan SD Negeri 3 Cirahab. Ketiga sekolah tersebut masing-masing memperoleh sepuluh unit OneTab yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di kelas maupun sebagai sarana pendukung penguatan literasi digital peserta didik.
Program bantuan OneTab merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gerakan Solidaritas Nasional dalam memperluas akses pendidikan berbasis teknologi. Pemerintah berharap perangkat tersebut mampu menjadi solusi bagi sekolah-sekolah yang selama ini memiliki keterbatasan sarana digital sehingga peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selain seremoni penyerahan bantuan, seluruh kepala sekolah penerima juga mengikuti kegiatan pendampingan mengenai pemanfaatan perangkat OneTab. Pelatihan tersebut diberikan agar perangkat yang diterima tidak hanya tersimpan sebagai inventaris sekolah, melainkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran sehari-hari.
Baca juga:
- Dari Layar ke Pelayanan Nyata, SD Negeri 8 Kranji Permudah SPMB dengan Pendampingan Online dan Offline
- Saka Pustaka Banyumas Bersama Duta Baca Indonesia Resmi Luncurkan "Larik-Larik Pandu Pertiwi"
Koordinator Korwilcam Dindik Lumbir, Arifin Nurhayadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, terutama dalam mendukung penerapan pembelajaran yang lebih inovatif.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Gerakan Solidaritas Nasional atas perhatian yang diberikan kepada sekolah-sekolah di wilayah Lumbir. Bantuan ini bukan sekadar perangkat digital, tetapi menjadi amanah yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Gunakan OneTab ini sebagai media pembelajaran yang mampu menciptakan proses belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik," ujar Arifin Nurhayadi.
Ia juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus disikapi secara positif oleh dunia pendidikan. Guru dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi pembelajaran agar peserta didik memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Oleh karena itu, keberadaan OneTab diharapkan dapat memperkuat budaya belajar digital tanpa menghilangkan nilai-nilai karakter yang selama ini menjadi fondasi pendidikan.
Sementara itu, perwakilan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Henriono, tidak hanya menyerahkan bantuan perangkat, tetapi juga memberikan pelatihan teknis kepada seluruh penerima bantuan. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan berbagai fitur OneTab serta strategi pemanfaatannya agar benar-benar mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
"Perangkat OneTab dirancang untuk membantu sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Kami berharap seluruh guru dapat memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia sehingga perangkat ini benar-benar menjadi media pembelajaran yang produktif. Dengan pendampingan ini, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan," ungkap Henriono.
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mencoba langsung berbagai fungsi perangkat, mulai dari pengoperasian dasar, pengelolaan materi pembelajaran digital, hingga strategi pemanfaatannya dalam kegiatan belajar mengajar. Antusiasme para kepala sekolah menunjukkan besarnya harapan terhadap hadirnya teknologi sebagai pendukung pembelajaran di sekolah masing-masing.
Momentum penyerahan bantuan yang bertepatan dengan pelaksanaan MPLS juga memberikan pesan simbolis bahwa peserta didik baru memasuki dunia pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sekolah tidak lagi hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan secara konvensional, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi digital secara bertanggung jawab.
Program ini sekaligus memperlihatkan komitmen berbagai pihak dalam mempercepat transformasi pendidikan di Kabupaten Banyumas. Sinergi antara pemerintah daerah, Gerakan Solidaritas Nasional, Korwilcam Dindik, dan satuan pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang modern, inklusif, dan berkualitas.
Dengan dukungan perangkat OneTab, sekolah-sekolah penerima diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif melalui pemanfaatan media digital. Guru dapat menyajikan materi secara lebih menarik, sedangkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Kehadiran teknologi juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.
Melalui bantuan ini, transformasi digital di lingkungan pendidikan Banyumas semakin menunjukkan langkah nyata. Bagi tiga sekolah dasar di Korwilcam Dindik Lumbir, bantuan OneTab bukan sekadar tambahan fasilitas, melainkan menjadi awal dari penguatan budaya belajar berbasis teknologi yang tetap berpijak pada pendidikan karakter. Bertepatan dengan semangat MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, kehadiran perangkat digital tersebut menjadi simbol harapan baru bahwa kolaborasi berbagai pihak akan terus melahirkan inovasi demi mewujudkan pendidikan Banyumas yang maju, adaptif, dan mampu mencetak generasi yang cakap digital serta siap menghadapi perkembangan zaman.
Kontributor: Topo S.
Editor: Suripto


Posting Komentar